Berdoa dan Sesajen, Ibu Kadek Sriari Menanti Kabar Anaknya Saat Terjebak Perang Lebanon

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Rabu, 09 Oktober 2024 | 15:34 WIB
Berdoa dan Sesajen, Ibu Kadek Sriari Menanti Kabar Anaknya Saat Terjebak Perang Lebanon
Ni Wayan Ariani bersama putrinya dan keluarga saat ditemui di Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Rabu (9/10/2024) (suara.com/Putu Yonat Udawananda)

Suara.com - Ni Kadek Sriari (21) menjadi salah satu dari tiga Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang berhasil dipulangkan dari Lebanon yang sedang dilanda perang.

Perjalanan panjang pun harus ditempuh Sriari sampai akhirnya bisa bertemu dengan keluarganya di Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar.

Namun, perjuangan yang sama juga harus dirasakan Ni Wayan Ariani (45), ibunda dari Sri. Ariani menceritakan jika dia bersama suaminya, I Wayan Supadma (55) tidak dapat tidur nyenyak sejak mendengar kabar Lebanon berstatus siaga 1 sejak Agustus 2024 lalu.

Dia mengaku selalu berkomunikasi secara intens dengan Sri sejak anak keduanya itu bekerja di Lebanon pada awal tahun 2023.

Namun, sejak dia mendengar cerita konflik di Lebanon yang mengkhawatirkan dari anaknya, dia mengaku sangat was-was. Ibu empat anak itu bahkan sempat jatuh sakit selama seminggu karena memikirkan keadaan anaknya.

“Pernah (sakit) ke rumah sakit, (berpikir) perasaan sama Sri gitu, untung tegar,” ujar Ariani dengan menggebu-gebu saat ditemui di rumahnya pada Selasa (9/10/2024).

Kekhawatirannya itu sempat memburuk ketika Sri tidak menelponnya selama sekitar satu minggu. Ariani yang sehari-harinya bekerja membuat alat upakara Hindu itu lantas menghaturkan sesajen di tempat ibadahnya yang ada di rumah.

Baru lah setelahnya dia menyebut berhasil kembali menghubungi anaknya itu.

“Ada satu minggu nggak nelpon, ibu takut banget. Langsung ibu bikin sesajen di merajan (tempat ibadah), langsung dah besoknya dia telpon, baru ibu tenang,” tuturnya.

Semua kekhawatirannya akhirnya baru bisa sirna saat Sri kembali ke rumahnya dan bertemu keluarganya lagi pada Selasa (8/10/2024) malam kemarin.

Jika sebelumnya Ariani mengaku sulit tidur, namun kemarin dia tidak menyia-nyiakan kesempatannya untuk tidur bersama Sri sampai berpelukan.

“(Sri) sampai di rumah duh lega sekali, sampai berpelukan tidurnya gitu,” ujarnya.

Hal yang sama juga dirasakan Sri ketika kembali bertemu dengan keluarganya setelah menempuh perjalaman selama delapan hari untuk dievakuasi dari Lebanon.

“Saya sudah merasa aman sudah sampai di rumah, sudah kembali sama keluarga sama orang tua juga,” ucapnya pada kesempatan yang sama.

Setelah pengalamannya di Lebanon, Sri mengaku akan mencari pekerjaan baru di dekat tempat tinggalnya saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Hari Terkurung di Apartemen, PMI Asal Bali Lolos dari Lebanon yang Dilanda Perang

3 Hari Terkurung di Apartemen, PMI Asal Bali Lolos dari Lebanon yang Dilanda Perang

News | Rabu, 09 Oktober 2024 | 14:32 WIB

LRT Bali Jadi Dibangun, Menko Luhut Sebut Masuk Tahap Studi Desain

LRT Bali Jadi Dibangun, Menko Luhut Sebut Masuk Tahap Studi Desain

Bisnis | Rabu, 09 Oktober 2024 | 14:03 WIB

Perjalanan Mencekam Seorang Ibu Lahirkan Bayi di Tengah Perang Lebanon!

Perjalanan Mencekam Seorang Ibu Lahirkan Bayi di Tengah Perang Lebanon!

News | Rabu, 09 Oktober 2024 | 09:06 WIB

Terkini

Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru

Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:43 WIB

Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026

Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:39 WIB

Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu

Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:30 WIB

Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki

Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:02 WIB

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:56 WIB

8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan

8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:48 WIB

DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'

DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:45 WIB

Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar

Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:42 WIB

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:37 WIB

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:34 WIB