Jubir TPNPB Klaim Punya Bukti Pembebasan Pilot Philip Mehrtens Bermotif Politik Pilkada Nduga

Chandra Iswinarno | Suara.com

Kamis, 10 Oktober 2024 | 11:51 WIB
Jubir TPNPB Klaim Punya Bukti Pembebasan Pilot Philip Mehrtens Bermotif Politik Pilkada Nduga
Sebuah video menampilkan sosok yang diduga Egianus Kogoya memberikan keterangan mengenai pembebasan pilot Philip Mehrtens yang dikaitkan dengan salah satu calon bupati di Nduga. [Tangkaoan Layar]

Suara.com - Pembebasan pilot asal Selandia Baru Philip Mark Mehrtens yang dilakukan kelompok Egianus Kogoya ditegaskan Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom, sebagai bagian dari kepentingan politik terkait Pilkada Kabupaten Nduga.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com pada Kamis (10/10/2024) siang Waktu Papua.

"Tim sukses Edison Gwijangge yang mencalonkan diri sebagai Bupati Kabupaten Nduga, telah terlibat aktif dan dimanfaatkan oleh TNI dan Polri,” kata Sebby.

Sebby menyatakan bahwa masyarakat dan anggota pasukan TPNPB Kodap III Ndugama di wilayah konflik tersebut telah lama menderita akibat kepentingan politik sejumlah pihak, baik dari TPNPB, TNI/Polri, maupun Pemerintah Indonesia.

Ia menyatakan perjanjian antara Egianus Kogoya dengan aparat hanya janji palsu saja.

"Perjanjian yang dibuat antara Egianus Kogoya dengan TNI/Polri untuk mendukung Edison Gwijangge dalam Pilkada Kabupaten Nduga, hanyalah janji palsu yang dimainkan oleh TNI, Polri, dan Pemerintah Indonesia untuk mengelabui Kodap III Ndugama,” tambahnya.

Sebby juga menyampaikan rasa prihatin atas penderitaan rakyat yang telah menjadi korban, baik harta, benda, maupun jiwa, hanya demi kepentingan politik.

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom. (Ist)
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom. (Ist)

"Sungguh menyedihkan. Semoga Tuhan Yesus mengampuni kita semua," katanya.

Sementara itu dalam sebuah video yang diterima Suara.com, terlihat sosok yang diduga Egianus Kogoya. Ia menyampaikan penjelasan alasan dibebaskannya Philip Mehrtens.

Sebelumnya diberitakan, Menkopolhukam Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa pembebasan Pilot Susi Air Philip Mehrtens dari sandera kelompok TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya dilakukan murni tanpa adanya bayaran. 

"Tanpa adanya satu permintaan untuk bayar dan sebagainya nggak, semua bebas, karena ini pendekatan dari tokoh agama, tokoh gereja, tokoh masyarakat, TNI, Polri," kata Hadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/9/2024). 

Ia mengatakan, pembebasan juga memakan waktu yang lama. Hal itu karena yang terpenting adalah keselamatan sang pilot itu sendiri. 

"Kita memang melakukan komunikasi yang cukup panjang, karena kita pikir bahwa keselamatan pilot adalah yang utama. Sehingga keberhasilan ini adalah keberhasilan kita semua," ujarnya. 

Kontributor : Elias Douw

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TPNPB-OPM Siap Bertanggung Jawab atas Gugurnya 2 Prajurit TNI di Intan  Jaya dan Nduga

TPNPB-OPM Siap Bertanggung Jawab atas Gugurnya 2 Prajurit TNI di Intan Jaya dan Nduga

News | Rabu, 09 Oktober 2024 | 06:45 WIB

Di Balik Layar Pembebasan Philip Mehrtens: Perjalanan Panjang Negosiasi dari Port Moresby hingga Singapura

Di Balik Layar Pembebasan Philip Mehrtens: Perjalanan Panjang Negosiasi dari Port Moresby hingga Singapura

Video | Minggu, 29 September 2024 | 19:40 WIB

Philip Mark Mehrtens Orang Mana? Pilot Susi Air Punya Istri Orang Indonesia Akhirnya Dibebaskan OPM

Philip Mark Mehrtens Orang Mana? Pilot Susi Air Punya Istri Orang Indonesia Akhirnya Dibebaskan OPM

News | Selasa, 24 September 2024 | 15:10 WIB

Terkini

Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini

Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:22 WIB

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:14 WIB

Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta

Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:29 WIB

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:52 WIB

Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis

Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!

Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:05 WIB

Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!

Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:50 WIB

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:50 WIB

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:30 WIB