Total Kekayaan Meutya Hafid, Calon Menteri Kabinet Prabowo yang Pernah Disandera di Irak Saat Jadi Wartawan

Riki Chandra

Selasa, 15 Oktober 2024 | 23:20 WIB
Total Kekayaan Meutya Hafid, Calon Menteri Kabinet Prabowo yang Pernah Disandera di Irak Saat Jadi Wartawan
Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid. (Dok: DPR)

Suara.com - Meutya Hafid, salah satu kandidat menteri kabinet Prabowo-Gibran. Dia telah dipanggil oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta. Politikus Partai Golkar itu termasuk dalam daftar 48 tokoh yang akan berkontribusi dalam pemerintahan mendatang.

Diketahui, sejumlah tokoh yang hadir juga merupakan bagian dari pemerintahan Jokowi. Dimana, 24 di antaranya berasal dari unsur politisi dari berbagai partai seperti Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, PKB, PSI, dan eks-politikus.

Sebagai kader Partai Golkar, Meutya Hafid kini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPR dan dikabarkan akan mengemban tugas sebagai menteri komunikasi dan informatika.

Lahir di Bandung pada 3 Mei 1978, Meutya menempuh pendidikan di UNSW Sydney, Australia, dengan jurusan Manufacturing Engineering. Setelah menyelesaikan pendidikannya, Meutya memilih untuk kembali ke tanah air dan memulai karir sebagai wartawan di sebuah stasiun televisi swasta.

Perjalanan politik Meutya Hafid dimulai pada tahun 2009 saat bergabung dengan Partai Golkar. Setelah jadi anggota DPR RI, tentu saja ia wajib melaporkan harta kekayaannya.

Lantas, berapa harta kekayaan Meutya Hafid?

Mengacu pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (e-LHKPN) yang diserahkan pada 22 Juli 2024, Meutya tercatat memiliki total harta kekayaan senilai Rp 18,7 miliar untuk periode tahun 2023.

Harta kekayaan tersebut terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 20 miliar, serta harta bergerak lainnya yang mencapai Rp 198 juta. Selain itu, Meutya memiliki kas dan setara kas senilai Rp 6 miliar.

Kekayaan Meutya juga mencakup sejumlah kendaraan, terdiri dari dua mobil dan satu motor. Ia memiliki motor Yamaha tahun 2017 senilai Rp 25 juta dan dua mobil, yaitu Hyundai Palisade tahun 2021 yang bernilai Rp 490 juta dan Toyota Innova tahun 2017 seharga Rp 150 juta. Namun, Meutya juga mencatatkan utang senilai Rp 8,6 miliar.

Di sisi lain, Meutya Hafid memiliki pengalaman hidup yang tak akan terlupakan saat menjadi wartawan di Metro TV. Peristiwa tragis itu terjadi pada 18 Februari 2005, ketika ia dan juru kamera Budiyanto diculik oleh sekelompok pria bersenjata saat bertugas di Irak.

Beruntung, Meutya Hafid berhasil dibebaskan pada 21 Februari 2005, setelah mengalami masa-masa menegangkan yang tak akan pernah terlupakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional

Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:26 WIB

Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power

Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:22 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Istana Bantah Isu Reshuffle Besar-besaran, Prabowo Disebut Fokus Bekerja

Istana Bantah Isu Reshuffle Besar-besaran, Prabowo Disebut Fokus Bekerja

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:18 WIB

Said Iqbal Masuk Istana! Prabowo Lantik Tokoh Buruh Jadi Penasihat Sore Ini

Said Iqbal Masuk Istana! Prabowo Lantik Tokoh Buruh Jadi Penasihat Sore Ini

News | Senin, 08 Juni 2026 | 12:48 WIB

Said Iqbal Lulusan Mana? Ini Jejak Pendidikan Presiden KSPI yang Disebut Masuk Kabinet Prabowo

Said Iqbal Lulusan Mana? Ini Jejak Pendidikan Presiden KSPI yang Disebut Masuk Kabinet Prabowo

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:32 WIB

Chatib Basri Menteri Keuangan Era Siapa? Rumor Bakal Gantikan Purbaya

Chatib Basri Menteri Keuangan Era Siapa? Rumor Bakal Gantikan Purbaya

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:25 WIB

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:48 WIB

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo  Trump, Menkomdigi Buka Suara

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:04 WIB

Meutya Hafid Peringatkan E-Wallet dan Operator Seluler: Jadi Alat Transaksi Judi Online

Meutya Hafid Peringatkan E-Wallet dan Operator Seluler: Jadi Alat Transaksi Judi Online

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB

Terkini

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:12 WIB

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:10 WIB

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:41 WIB

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:40 WIB

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:32 WIB

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:30 WIB

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:24 WIB

Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor

Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

×