Terungkap Rencana Pembunuhan Terhadap Salman Khan, Pelaku Dibayar Hampir Setenga Miliar dan Pesan AK-47 dari Pakistan

Bella | Suara.com

Kamis, 17 Oktober 2024 | 19:21 WIB
Terungkap Rencana Pembunuhan Terhadap Salman Khan, Pelaku Dibayar Hampir Setenga Miliar dan Pesan AK-47 dari Pakistan
Salman Khan (Instagram/@beingsalmankhan)

Suara.com - Rencana pembunuhan aktor Bollywood Salman Khan terungkap dalam sebuah berkas dakwaan yang diajukan oleh Polisi Navi Mumbai. Berdasarkan dokumen tersebut, sebuah kontrak bernilai 25 lakh (sekitar Rp462.500.000) diambil oleh geng kriminal yang dipimpin oleh gangster Lawrence Bishnoi yang saat ini mendekam di penjara.

Target dari rencana tersebut adalah Salman Khan, yang akan dibunuh di sekitar rumah peristirahatannya di Panvel, Maharashtra.

Dalam dakwaan tersebut, polisi menamakan lima orang yang terlibat dalam konspirasi ini. Para tersangka sedang mempersiapkan untuk membeli senjata canggih seperti AK-47, AK-92, M-16 dari Pakistan, serta senjata Zigana buatan Turki, yang sama dengan senjata yang digunakan dalam pembunuhan penyanyi Punjabi, Sidhu Moosewala.

Senapan AK-47. [Shutterstock]
Senapan AK-47. [Shutterstock]

Para pelaku juga melibatkan remaja di bawah usia 18 tahun yang akan menjadi eksekutor, dan saat ini mereka diyakini bersembunyi di Pune, Raigad, Navi Mumbai, Thane, serta Gujarat.

Investigasi menunjukkan bahwa sekitar 60 hingga 70 orang sedang memantau pergerakan Salman Khan, terutama di rumahnya di Bandra, rumah peristirahatan di Panvel, dan lokasi syuting di Film City, Goregaon. Menurut dakwaan, rencana untuk membunuh Salman Khan mulai disusun sejak Agustus 2023 hingga April 2024.

Rencana Detail dan Persiapan Senjata Canggih

Salah satu tersangka utama, Sukkha, yang baru-baru ini ditangkap di Panipat, Haryana, dituduh menugaskan Ajay Kashyap alias AK sebagai penembak utama, bersama empat orang lainnya yang ikut serta dalam konspirasi ini. Sebelum aksi mereka, Kashyap dan timnya melakukan survei di beberapa lokasi untuk menilai tingkat keamanan Salman Khan.

Mereka menemukan bahwa aktor tersebut memiliki pengamanan ketat, termasuk kendaraan antipeluru, sehingga mereka memutuskan untuk memerlukan senjata berteknologi tinggi guna menjalankan rencana pembunuhan.

Dalam salah satu negosiasi, Sukkha melakukan panggilan video dengan dealer senjata asal Pakistan, Dogar. Ia menunjukkan AK-47 dan senjata canggih lainnya yang dibungkus kain syal sambil membahas syarat-syarat pembelian. Dogar setuju untuk memasok senjata tersebut, sementara Sukkha sepakat membayar 50 persen di muka dan sisanya saat pengiriman tiba di India.

Penyelidikan juga mengungkap bahwa para penembak ini sedang menunggu persetujuan dari gangster Kanada, Goldie Brar, serta saudara Lawrence Bishnoi, Anmol Bishnoi, untuk melancarkan serangan tersebut.

Salman Khan [Instagram]
Salman Khan [Instagram]

Setelah melakukan pembunuhan, para pelaku berencana untuk berkumpul di Kanyakumari sebelum melarikan diri ke Sri Lanka melalui jalur laut. Dari Sri Lanka, mereka berencana melanjutkan perjalanan ke negara lain yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan India, sehingga mempersulit investigasi.

Konspirasi ini pertama kali terungkap saat polisi menyelidiki insiden penembakan di luar rumah Salman Khan di Bandra. Selain itu, pengamanan di sekitar kediaman Salman Khan di Bandra telah diperketat, terutama setelah pembunuhan mantan menteri dan pemimpin NCP, Baba Siddique, yang ditembak mati di dekat Nirmal Nagar, Bandra.
Siddique, mantan anggota legislatif dari Bandra, dikenal sebagai tokoh kunci dalam faksi Ajit Pawar di Partai Kongres Nasionalis (NCP).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jauh-jauh Kabur ke India, Mantan Pemimpin Bangladesh Sheikh Hasina Dapat Surat Penangkapan dari Pengadilan

Jauh-jauh Kabur ke India, Mantan Pemimpin Bangladesh Sheikh Hasina Dapat Surat Penangkapan dari Pengadilan

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 18:30 WIB

Bank Gadungan Bikin Heboh India, Beroperasi 10 Hari Tipu Nasabah Hingga Ratusan Juta

Bank Gadungan Bikin Heboh India, Beroperasi 10 Hari Tipu Nasabah Hingga Ratusan Juta

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 09:10 WIB

Mesin Waktu 'Made in Israel' Tipu Ratusan Orang di India, Janjikan Awet Muda!

Mesin Waktu 'Made in Israel' Tipu Ratusan Orang di India, Janjikan Awet Muda!

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 08:19 WIB

Ternyata Ini yang jadi Penyebab Geng Lawrence Bishnoi Punya Dendam Kesumat Terhadap Aktor Bollywood Salman Khan

Ternyata Ini yang jadi Penyebab Geng Lawrence Bishnoi Punya Dendam Kesumat Terhadap Aktor Bollywood Salman Khan

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 16:32 WIB

Anggota Gengster di India Ngaku Membunuh Seorang Politikus dan Ancam Aktor Salman Khan: Bersiaplah untuk...

Anggota Gengster di India Ngaku Membunuh Seorang Politikus dan Ancam Aktor Salman Khan: Bersiaplah untuk...

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 15:55 WIB

Sempat Pindah Partai, Seorang Politikus di India Tewas Ditembak

Sempat Pindah Partai, Seorang Politikus di India Tewas Ditembak

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 15:20 WIB

3 Rekomendasi Film India yang Dibintangi Alia Bhatt, Terbaru Ada Jigra

3 Rekomendasi Film India yang Dibintangi Alia Bhatt, Terbaru Ada Jigra

Your Say | Minggu, 13 Oktober 2024 | 12:39 WIB

Sinopsis Vicky Vidya Ka Woh Wala Video, Film India Dibintangi Rajkummar Rao

Sinopsis Vicky Vidya Ka Woh Wala Video, Film India Dibintangi Rajkummar Rao

Your Say | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 19:03 WIB

Perjalanan Bisnis Ratan Tata Hingga Menjadi Konglomerat Terkaya di India

Perjalanan Bisnis Ratan Tata Hingga Menjadi Konglomerat Terkaya di India

Bisnis | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 15:01 WIB

Kekayaan Ratan Tata, Konglomerat India yang Punya Perusahaan Teh Terbesar Kedua di Dunia

Kekayaan Ratan Tata, Konglomerat India yang Punya Perusahaan Teh Terbesar Kedua di Dunia

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 14:37 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB