Jelang Pelantikan, Kebijakan Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Disorot Media Internasional

Bella | Suara.com

Sabtu, 19 Oktober 2024 | 16:57 WIB
Jelang Pelantikan, Kebijakan Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Disorot Media Internasional
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. (tangkap layar)

Suara.com - Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka rencananya akan melaksanakan acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI untuk periode 2024—2029 pada Minggu (20/10) besok.

Namun, jelang acara pelantikan tersebut, media internasional ikut menyoroti soal kebijakan yang telah dijanjikan oleh Prabowo-Gibran, terutama soal makan siang gratis dengan anggaran sebesar Rp420 triliun. Salah satu media Internasional yang menyoroti hal itu adalah Alarabiya.

Menurut media tersebut, Prabowo berjanji untuk memanfaatkan kebijakan pendahulunya yakni Joko Widodo (Jokowi) guna mencapai pertumbuhan ekonomi delapan persen dengan menggali potensi sumber daya manusia yang melimpah.

“Dari kemakmuran, kita dapat menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Kita harus bersatu untuk menghilangkan kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan dari rakyat kita.” bunyi pidato kemenangan Prabowo yang dikutip pada Sabtu.

Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bertemu untuk menghabiskan hari Sabtu bersama di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/6/2024). (Foto dok. Prabowo)
Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bertemu untuk menghabiskan hari Sabtu bersama di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/6/2024). (Foto dok. Prabowo)

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, menurut Alarabiya, Prabowo mengandalkan proyek-proyek nasional besar, sumber daya alam yang melimpah, dan upaya menurunkan tingkat kemiskinan yang saat ini mencapai lebih dari sembilan persen. Selain rencana makan gratis, Prabowo juga disebut berkomitmen untuk meneruskan program ekonomi Jokowi yang populer, tetapi dengan fokus yang lebih jelas pada pengentasan kemiskinan di negara berpenduduk sekitar 280 juta jiwa ini.

Rencana Prabowo untuk menyediakan makanan gratis bagi puluhan juta anak sekolah dan ibu hamil di seluruh negeri direncanakan akan diluncurkan pada Januari mendatang. Prabowo berpendapat bahwa skema ini akan menghentikan pertumbuhan terhambat, yang saat ini mempengaruhi lebih dari sepertiga anak-anak di bawah lima tahun, serta menciptakan jutaan lapangan kerja baru.

Namun, rencana tersebut juga menghadapi kritik terkait masalah logistik dan biaya, dengan beberapa pihak mempertanyakan bagaimana ia bisa merealisasikan rencana ini sambil menjaga pengeluaran tetap dalam batas defisit fiskal tahunan sebesar tiga persen dari PDB, yang diatur oleh undang-undang.

Sementara Jokowi, diketahui lebih memfokuskan diri pada proyek infrastruktur besar seperti jalan, jembatan, dan bandara untuk menghubungkan kepulauan. Namun, para ahli memperkirakan bahwa Prabowo akan mengalihkan perhatian dari hal tersebut dalam usahanya mewujudkan janji kampanyenya untuk menjadikan Indonesia, yang merupakan anggota G20, sebagai ekonomi “maju dan berkembang”.

Agenda Prabowo juga akan menitikberatkan pada pengembangan pertanian, dengan program ketahanan pangan yang bertujuan mencapai swasembada pangan dan proyek bioetanol di wilayah Papua.

Di tengah semua rencana besar ini, Prabowo juga mewarisi proyek legasi Jokowi berupa pemindahan ibu kota dari Jakarta yang padat lalu lintas dan terendam air ke Nusantara, sebuah kota hijau yang sedang dibangun di Kalimantan timur. Meskipun kota ini tidak akan siap hingga tahun 2045, konstruksinya sudah mulai menyedot anggaran negara.

Prabowo berjanji untuk melanjutkan proyek tersebut meskipun ada spekulasi bahwa ia akan menundanya atau mempertahankan Jakarta sebagai ibu kota. Ia juga mendukung nasionalisme sumber daya Jokowi, terutama di sektor nikel, di mana Jakarta memberlakukan pembatasan ekspor untuk menjadi pemain utama dalam rantai pasokan kendaraan listrik.

Sebagai salah satu penghasil emisi gas rumah kaca terbesar di dunia, Prabowo mendukung pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Namun, keluarganya tetap memiliki hubungan dengan industri batubara, dan pemrosesan nikel dalam jumlah besar memerlukan pembangkit listrik berbahan bakar batubara.

Prabowo telah melakukan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping di China dalam kunjungan pertamanya ke luar negeri setelah terpilih, menunjukkan pentingnya menarik investasi dari Beijing yang telah terbukti krusial bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dengan pilihan kabinetnya dan anggaran pertamanya setelah dilantik, Prabowo diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai rencana ekonominya. Menteri Keuangan saat ini, Sri Mulyani, dilaporkan telah diminta untuk tetap menjabat, yang menunjukkan adanya kesinambungan dalam kebijakan ekonomi.

“Dengan Sri Mulyani bergabung dalam kabinetnya, ini menunjukkan bahwa Prabowo akan sangat hati-hati dalam masalah fiskal,” kata Bhima Yudhistira Adhinegara, seorang ekonom dari Center of Economic and Law Studies.
“Itulah sebabnya orang-orang Jokowi kini dipekerjakan lagi, menunjukkan bahwa Prabowo akan disiplin.” lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerindra: Prabowo Umumkan Susunan Kabinet Minggu Malam Usai Dinner

Gerindra: Prabowo Umumkan Susunan Kabinet Minggu Malam Usai Dinner

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 16:52 WIB

Ahmad Muzani Bongkar Alasan Megawati Tak Bisa Datang ke Pelantikan Prabowo-Gibran

Ahmad Muzani Bongkar Alasan Megawati Tak Bisa Datang ke Pelantikan Prabowo-Gibran

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 16:31 WIB

MPR: 33 Pemimpin Negara Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran Besok

MPR: 33 Pemimpin Negara Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran Besok

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 16:07 WIB

Peran Besar Didit di Hari Pelantikan Prabowo, Desain Gedung Nusantara Dengan Tema Hijau

Peran Besar Didit di Hari Pelantikan Prabowo, Desain Gedung Nusantara Dengan Tema Hijau

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 15:57 WIB

Ahmad Muzani Ungkap Respons Gibran Saat Pantau Gladi Bersih Pelantikan: Senang Acaranya Simpel

Ahmad Muzani Ungkap Respons Gibran Saat Pantau Gladi Bersih Pelantikan: Senang Acaranya Simpel

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 15:41 WIB

Segini Gaji Stafsus Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden 2024-2029

Segini Gaji Stafsus Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden 2024-2029

Lifestyle | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 15:18 WIB

Kado Pemprov DKI di Hari Pelantikan Prabowo-Gibran, Besok Naik Transjakarta, MRT dan LRT Cuma Rp 1

Kado Pemprov DKI di Hari Pelantikan Prabowo-Gibran, Besok Naik Transjakarta, MRT dan LRT Cuma Rp 1

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 15:10 WIB

7 Fakta Menarik Pelantikan Prabowo dan Gibran: Ada 13 Pesta Rakyat, Terbuka untuk Umum

7 Fakta Menarik Pelantikan Prabowo dan Gibran: Ada 13 Pesta Rakyat, Terbuka untuk Umum

Lifestyle | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 14:46 WIB

Bakal Ada 13 Panggung Hiburan Di Sepanjang Sudirman-Thamrin, Ramaikan Pelantikan Prabowo-Gibran

Bakal Ada 13 Panggung Hiburan Di Sepanjang Sudirman-Thamrin, Ramaikan Pelantikan Prabowo-Gibran

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 14:41 WIB

Riwayat Pendidikan Abu Janda: Dicap Zionis, Bakal Jadi Wamen di Kabinet Prabowo-Gibran?

Riwayat Pendidikan Abu Janda: Dicap Zionis, Bakal Jadi Wamen di Kabinet Prabowo-Gibran?

Lifestyle | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 14:29 WIB

Terkini

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:46 WIB

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:35 WIB

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:29 WIB

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:28 WIB

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:05 WIB