Jadi Badan Baru di DPR, Netty Aher Pastikan Badan Aspirasi Masyarakat Dengar Semua Suara Rakyat

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 25 Oktober 2024 | 20:30 WIB
Jadi Badan Baru di DPR, Netty Aher Pastikan Badan Aspirasi Masyarakat Dengar Semua Suara Rakyat
Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR, Netty Prasetiyani Aher. (Dok: DPR)

Suara.com - Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR, Netty Prasetiyani Aher menegaskan bahwa badan baru DPR yang dirinya pimpin saat ini akan menampung semua aspirasi masyarakat.

Menurutnya, Badan Aspirasi Masyarakat ini akan mengedepnakan prinsip terbuka, transparan, dan tindakan nyata terhadap segala aspirasi masya yang masuk ke parlemen.

"Kami terbuka terhadap semua masukan, baik yang datang langsung maupun tidak langsung dari masyarakat," kata Netty dalam keterangannya, dikutip Jumat (25/10/2024).

"Kami siap mendengar suara rakyat dari semua lapisan, baik itu mengenai masalah sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, atau hukum. Kami ingin memastikan bahwa setiap suara memiliki tempat di DPR dan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang ada," katanya.

Ia mengatakan, nantinya masyarakat dapat memberikan aspirasi melalui kanal komunikasi yang bisa diakses publik, seperti melalui platform digital, audiensi langsung, hingga melalui pertemuan formal.

"Kami memahami bahwa masyarakat membutuhkan saluran yang mudah diakses, dan kami akan terus memperbarui metode komunikasi ini agar semakin inklusif," ujarnya.

Ia menegaskan, jika badan yang dirinya pimpin akan berfungsi sebagai lembaga proaktif menjembatani suara rakyat dengan kebijakan publik yang akan dibahas oleh DPR.

"Kami berkomitmen untuk menjadikan DPR RI sebagai lembaga yang lebih aspiratif dan responsif terhadap segala bentuk aduan dan aspirasi dari masyarakat. Tidak hanya menerima aspirasi, tetapi juga membahasnya secara serius dan menyampaikannya kepada komisi atau badan terkait di DPR RI."

"Kami ingin memastikan bahwa suara rakyat tidak berhenti di meja, tetapi sampai ke tangan pihak-pihak yang memiliki kewenangan untuk bertindak," ungkapnya.

baca juga

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan memprioritaskan partisipasi masyarakat dalam proses pembahasan rancangan undang-undang.

"Ini adalah bagian penting dari demokrasi kita. Setiap rancangan undang-undang yang sedang dibahas harus mempertimbangkan pandangan dan kepentingan masyarakat."

"Oleh karena itu, masyarakat akan dilibatkan dalam pembahasan RUU, agar aspirasi mereka bisa masuk dalam keputusan-keputusan penting yang dibuat DPR," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR RI Akan Lebih Terbuka dengan Keberadaan Badan Aspirasi Masyarakat

DPR RI Akan Lebih Terbuka dengan Keberadaan Badan Aspirasi Masyarakat

DPR | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 13:55 WIB

DPR Buka 'Pintu Lebar', Badan Aspirasi Siap Terima Pendemo dan Usulan Terkait Revisi UU

DPR Buka 'Pintu Lebar', Badan Aspirasi Siap Terima Pendemo dan Usulan Terkait Revisi UU

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 12:56 WIB

Catat! DPR Bakal Bentuk Badan Aspirasi, Rakyat Korban Mafia Tanah, Pinjol hingga Judol Bisa Ngadu

Catat! DPR Bakal Bentuk Badan Aspirasi, Rakyat Korban Mafia Tanah, Pinjol hingga Judol Bisa Ngadu

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 12:16 WIB

Terkini

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:49 WIB

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:42 WIB

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:39 WIB

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 08:36 WIB

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:35 WIB

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

×