Wiranto Siap Ikuti Prabowo Pakai Mobil Maung : Masak Saya Bantah Perintah

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Selasa, 29 Oktober 2024 | 16:11 WIB
Wiranto Siap Ikuti Prabowo Pakai Mobil Maung : Masak Saya Bantah Perintah
Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik Dan Keamanan, Wiranto {suara.com/Putu Yonata Udawananda]

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan para menteri dan jajarannya di Kabinet Merah Putih agar menggunakan mobil dinas buatan PT Pindad.

Mereka diminta menggunakan jenis mobil yang sama seperti yang digunakan Prabowo pada mobil kenegaraannya yakni Maung.

Sementara itu, Penasihat Khusus Presiden bidang politik dan keamanan, Wiranto menjelaskan perintah tersebut diberikan Prabowo saat retreat kabinet di Akmil Magelang.

“Waktu di Magelang beliau sudah pesankan para menteri nanti dianjurkan untuk menggunakan mobil dinasnya itu adalah mobil Maung buatan Pindad,” ujar Wiranto saat ditemui di Kantor Persatuan Becak Listrik Indonesia, Denpasar, Selasa (29/10/2024).

Mantan Jenderal TNI tersebut dengan tegas akan menjalankan perintah tersebut. Dia pun berkelakar jika Prabowo sudah menggunakan mobil Pindad yang merupakan produk dalam negeri, hal tersebut juga harus diikuti menterinya.

“Presiden sudah menggunakan Maung (buatan) dalam negeri, masak menterinya kemudian pakai mobil-mobil Mercedes,” tutur Wiranto.

“Iya lah (pakai), masak saya bantah perintah kan nggak, iya ikut lah,” imbuhnya.

Namun demikian, dia belum mengetahui persis tipe mobil apa yang akan diberikan kepada para anggota kabinet nantinya. Dia juga menyebut jika mobil menteri tidak sama dengan Prabowo yang anti peluru.

Wiranto menjelaskan jika proses pengadaan mobil tersebut juga masih berjalan.

Dia menjelaskan upaya Presiden Prabowo tersebut adalah upaya yang baik untuk kembali mendorong swasembada teknologi di dalam negeri.

Terlebih, dia mengharapkan jajaran kabinet agar menjadi contoh dalam upaya penggunaan produk dalam negeri.

“Kita kan akan berswasembada dalam berbagai bidang, swasembada pangan, swasembada energi, termasuk swasembada perlengkapan teknologi kita, termasuk mobil itu,” ujarnya.

“Kalau nanti kita gunakan mobil dalam negeri, para menteri itu merupakan suatu percontohan bahwa kita harus melanjutkan penggunaan produk dalam negeri untuk kepentingan-kepentingan dinas seperti itu,” pungkas dia.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Patronase Politik Kabinet Merah Putih: Kompensasi Dukungan di Pilpres 2024

Patronase Politik Kabinet Merah Putih: Kompensasi Dukungan di Pilpres 2024

Liks | Selasa, 29 Oktober 2024 | 14:38 WIB

Prabowo dan BPJS Kesehatan: Tantangan dan Harapan Atas Kesetaraan Pelayanan

Prabowo dan BPJS Kesehatan: Tantangan dan Harapan Atas Kesetaraan Pelayanan

Your Say | Selasa, 29 Oktober 2024 | 11:55 WIB

Klarifikasi Anak Buah Sri Mulyani Soal Mobil Dinas Menteri Gunakan Maung

Klarifikasi Anak Buah Sri Mulyani Soal Mobil Dinas Menteri Gunakan Maung

Bisnis | Selasa, 29 Oktober 2024 | 11:30 WIB

Terkini

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:42 WIB

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:18 WIB

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:12 WIB

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:57 WIB

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:47 WIB

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:33 WIB

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:21 WIB

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:15 WIB

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:11 WIB