BNPB: Lokasi Korban Jiwa Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Kebanyakan di Radius 4 Km

Senin, 04 November 2024 | 16:58 WIB
BNPB: Lokasi Korban Jiwa Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Kebanyakan di Radius 4 Km
Penampakan rumah warga rusak akibat letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur. (Foto: Ist)

Suara.com - Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), menimbulkan korban jiwa hingga 10 orang. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan, bahwa kebanyakan korban jiwa itu ditemukan di area pemukiman yang ada di radius 4 kilometer dari gunung.

"Beberapa korban ditemukan ada pada jarak 4 km, jadi korban sudah pada daerah jarak yang direkomendasikan 3 km sudah di luar daerah itu. Tapi memang eskalasi dari aktivitas vulkanik sangat signifikan," kata Abdul dalam konferensi pers virtual, Senin (4/11/2024).

Dia menjelaskan, sebelum erupsi terjadi pada Senin (4/11) dini hari, status Gunung Lewotobi masih dalam level 3 atau siaga hingga Minggu (3/11) malam. Hingga saat itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga menentukan batas aman pada radius 3 km.

Akan tetapi, dalam semalam aktivitas vulkanik gunung Lewotobi Laki-laki terjadi dengan cepat. Sehingga PVMBG mengumumkan kenaikan status menjadi level 4 atas awas pada pukul 00.00 WIB. Seiring peringatan tersebut, jarak radius aman yang direkomendasikan juga makin jauh, yakni 7 km.

Namun, tak sampai 3 jam pengumuman itu disampaikan, gunung Lewotobi Laki-laki telah erupsi pada pukul 02.48 WITA.

"Untuk kenaikan level dari 3 ke 4 memang baru diumumkan PVMBG pukul 00 dini hari tadi dan ini eskalasi begitu cepat. Hingga saat ini belum ada teknologi yang mampu secara pasti berikan informasi bahwa misalnya gunung Lewotobi Laki-laki akan erupsi pukul sekian, hari sekian," jelas Abdul.

Jarak aman semakin jauh dari area pegunungan karena terjadi lontaran material vulkanik yang melewati jarak 3km sebelumnya. Berdasarkan rekaman video amatir yang diterima BNPB dari warga sekitar, erupsi tadi malam bahkan sampai menimbulkan lontaran batu pijar hingga menimbulkan lubang besar di tanah serta kebakaran.

"Ini yang membuat eskalasi jarak luar diperluas. Kondisi seperti ini memang berubah sangat cepat sehingga antisipasi yang kita lakukan secepat mungkin evakuasi masyarakat. Hingga saat ini untuk antisipasi kondisi yang hampir sama seperti semalam," kata Abdul.

Data BNPB per Senin (4/11) pukul 10.20 WIB, tercatat ada 2.735 keluarga atau 10.295 orang yang dievakuasi di sekitar gunung. Mereka terdata sebagai warga dari 14 desa dalam wilayah administrasi Kecamatan Ile Bura, Titehena, dan Wulanggitang, Flores Timur.

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Bandara Frans Seda di Maumere Tutup

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI