Warga Sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki Diminta Tidak Kembali ke Rumah Meski Ada Keluarga yang Masih Hilang

Dwi Bowo Raharjo | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 04 November 2024 | 13:03 WIB
Warga Sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki Diminta Tidak Kembali ke Rumah Meski Ada Keluarga yang Masih Hilang
Lontaran abu vulkanik diiringi pijaran api dari puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki di di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur yang teramati dari pos pengamatan Badan Geologi, Rabu (15/10/2024) malam. ANTARA/HO-Badan Geologi. (ANTARA/HO-Badan Geologi)

Suara.com - Masyarakat yang bermukim di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, diimbau tidak kembali ke rumah karena aktivitas erupsi masih terjadi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, masyarakat harus menjauh dari area gunung hingga radius 7 kilometer.

Imbauan itu disampaikan BNPB setelah menerima laporan visual ada sejumlah warga yang kembali ke rumah untuk mencari anggota keluarga yang masih hilang.

"Kita masih terima laporan visual banyak saudara-saudara kita, warga di kawasan terdampak yang kembali mengecek rumah, mencari anggota keluarga. Kami imbau untuk sementara waktu berdasarkan jarak aman yang ditetapkan 7 km, tidak ada aktivitas apa pun kecuali pencarian korban oleh personil SAR terkait," kata Abdul dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (4/11/2024).

Hingga saat ini, BNPB masih mencatat jumlah warga yang dinyatakan hilang. Sementara korban jiwa, Abdul memastikan jumlahnya ada 10 orang, satu di antaranya anak-anak. Akan tetapi yang sudah terindentifikasi baru 9 orang. Satu korban jiwa lainnya masih tertimbun reruntuhan.

"Korban anak-anak ada 1 orang tapi akan kami verifikasi dan validasi. Artinya, lokasi jasad dan visual sudah ada. Tadi dilaporkan 9 sudah dievakuasi, 1 masih dalam kondisi tertimbun. Nanti akan kita rilis kembali jika sudah terinfentifikasi," katanya menambahkan.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki (ANTARA FOTO/Mega Tokan)
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki (ANTARA FOTO/Mega Tokan)

Bagi warga setempat yang merasa masih kehilangan anggota keluarga, Abdul berpesan agar melaporkan kepada tim SAR terkait atau perangkat desa yang ada. Dia mengingatkan, masyarakat jangan lakukan pencarian sendiri.

"Bagi saudara-saudara kita, warga terdampak di Flores Timur yang merasa masih ada kehilangan keluarga yang belm ditemukan segera lapor kepada personil SAR setempat atau ke perangkat desa setempat. Laporan akan ditindaklanjuti dan kami mengimbau kepada warga jangan kembali dulu sementara waktu ke lokasi dalam radius 7km," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Erupsi Gunung Lewotobi Tambah Jadi 10 Orang, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 7 Km

Korban Erupsi Gunung Lewotobi Tambah Jadi 10 Orang, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 7 Km

News | Senin, 04 November 2024 | 10:49 WIB

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki; 9 Meninggal, Satu Keluarga Tewas Tertindih Reruntuhan

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki; 9 Meninggal, Satu Keluarga Tewas Tertindih Reruntuhan

News | Senin, 04 November 2024 | 10:07 WIB

Teknologi Mitigasi Bencana RI Naik Kelas, Bisa Ekspor ke Luar Negeri

Teknologi Mitigasi Bencana RI Naik Kelas, Bisa Ekspor ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 12 September 2024 | 11:40 WIB

Aktivitas Gunung Merapi Intensif, Ratusan Guguran Lava dan Awan Panas Ancam Zona Bahaya

Aktivitas Gunung Merapi Intensif, Ratusan Guguran Lava dan Awan Panas Ancam Zona Bahaya

News | Minggu, 08 September 2024 | 21:11 WIB

Gempa di Rusia Picu Aktivitas Vulkanik, Gunung Shiveluch Erupsi

Gempa di Rusia Picu Aktivitas Vulkanik, Gunung Shiveluch Erupsi

News | Minggu, 18 Agustus 2024 | 15:10 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB