Pemukim Yahudi Bakar Puluhan Kendaraan di Tepi Barat, Palestina Desak Sanksi Tegas

Bella

Selasa, 05 November 2024 | 04:05 WIB
Pemukim Yahudi Bakar Puluhan Kendaraan di Tepi Barat, Palestina Desak Sanksi Tegas
Ilustrasi mobil terbakar. (Shutterstock)

Suara.com - Puluhan mobil milik warga Palestina dilaporkan dibakar dalam serangan yang dilakukan oleh sekelompok pemukim Yahudi di wilayah al-Bireh, sekitaran Ramallah, pada Senin (4/11) dini hari.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 3 pagi waktu setempat ini menjadi salah satu insiden serangan paling berani di wilayah yang menjadi pusat pemerintahan Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Dalam aksi tersebut, sekitar selusin orang dengan wajah tertutup terlihat membawa bom molotov, menargetkan kendaraan-kendaraan yang diparkir di luar sebuah bangunan hunian.

Menurut Ihab al-Zaben, seorang penduduk setempat, para pemukim bahkan menembakkan senjata ke arah warga yang berusaha memadamkan api.

“Ketika kami mencoba mendekat untuk memadamkan api, mereka mulai menembaki kami,” ujarnya.

Insiden ini juga menyebabkan bagian luar bangunan hunian hitam terbakar, dengan sekitar 20 mobil yang hangus dalam waktu singkat.

Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam keras tindakan yang disebutnya sebagai serangan brutal milisi pemukim tersebut dan menyerukan adanya sanksi menyeluruh terhadap sistem kolonialisme pemukim.

Di sisi lain, pihak keamanan Israel, termasuk Kepolisian dan Badan Keamanan Shin Bet, mengonfirmasi sedang melakukan penyelidikan atas pembakaran kendaraan milik warga Palestina ini.

Mereka mengatakan bahwa laporan awal telah diterima, dan langkah-langkah investigasi sedang berlangsung.

baca juga

Kekerasan pemukim terhadap komunitas Palestina di Tepi Barat telah mengundang kecaman internasional.

Amerika Serikat, salah satu negara yang bersuara keras, telah menerapkan sanksi kepada pemukim-pemukim yang terlibat dalam kekerasan ini dan mendesak Israel untuk mengambil langkah lebih tegas dalam menghentikan serangan tersebut.

Abdul Rahman Shadid, pejabat dari kelompok Hamas, menyatakan bahwa serangan ini menunjukkan adanya eskalasi dalam aksi pemukim dan menyerukan peningkatan perlawanan untuk menghadapi kejahatan-kejahatan ini.

Pernyataannya memperkuat kecemasan bahwa kekerasan yang meningkat akan semakin mempersulit upaya perdamaian.

Kekerasan pemukim yang terjadi sejak meletusnya perang di Gaza setahun yang lalu telah menunjukkan peningkatan tajam, dengan beberapa pemimpin pemukim bahkan mengharapkan dukungan lebih besar di masa mendatang, terutama jika Donald Trump kembali terpilih sebagai presiden AS.

Trump sebelumnya pernah mencabut status ilegal pemukiman Israel di Tepi Barat, namun kebijakan tersebut kemudian dipulihkan oleh Presiden Joe Biden.

Mayoritas negara di dunia menganggap pemukiman Israel di Tepi Barat sebagai tindakan ilegal berdasarkan hukum internasional, meskipun Israel berpegang pada klaim sejarah dan religius terhadap wilayah tersebut yang mereka sebut sebagai Yudea dan Samaria.

Sementara itu, Palestina menyatakan bahwa keberadaan pemukiman Israel telah mengikis prospek pembentukan negara Palestina yang merdeka dengan Tepi Barat dan Jalur Gaza sebagai wilayahnya serta Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPR Desak Pemerintah Blokir Instagram-Facebook dkk di Indonesia, Ada Apa?

Anggota DPR Desak Pemerintah Blokir Instagram-Facebook dkk di Indonesia, Ada Apa?

Tekno | Senin, 04 November 2024 | 20:21 WIB

Peringatan Iran ke Israel: Hentikan Serangan atau Hadapi Konsekuensi!

Peringatan Iran ke Israel: Hentikan Serangan atau Hadapi Konsekuensi!

News | Senin, 04 November 2024 | 12:36 WIB

Melly Goeslaw Perjuangkan Pendidikan Anak Palestina di DPR

Melly Goeslaw Perjuangkan Pendidikan Anak Palestina di DPR

Entertainment | Senin, 04 November 2024 | 12:10 WIB

Trik Cerdik Hamas Tipu Pasukan Israel, 4 Tentara Tewas

Trik Cerdik Hamas Tipu Pasukan Israel, 4 Tentara Tewas

News | Senin, 04 November 2024 | 10:43 WIB

Fatah-Hamas Optimis Bentuk Pemerintahan Bersama di Gaza Pasca Perang

Fatah-Hamas Optimis Bentuk Pemerintahan Bersama di Gaza Pasca Perang

News | Senin, 04 November 2024 | 10:05 WIB

Tragedi Gaza: 23 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Terbaru Israel, WHO Kecam Serangan Saat Vaksinasi Polio

Tragedi Gaza: 23 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Terbaru Israel, WHO Kecam Serangan Saat Vaksinasi Polio

News | Senin, 04 November 2024 | 08:35 WIB

Jelang Pilpres AS, Akankah Krisis Gaza Ubah Peta Suara Pemilih Muslim?

Jelang Pilpres AS, Akankah Krisis Gaza Ubah Peta Suara Pemilih Muslim?

News | Senin, 04 November 2024 | 08:15 WIB

Pilpres AS Tinggal Menghitung Jam, Pengamat Sebut Donald Trump Punya Peluang Untuk Menang

Pilpres AS Tinggal Menghitung Jam, Pengamat Sebut Donald Trump Punya Peluang Untuk Menang

News | Senin, 04 November 2024 | 04:35 WIB

Biadab! Israel Rampas Hak Anak-anak Palestina: Mereka Tak Bisa Belajar Untuk Mencari Ilmu

Biadab! Israel Rampas Hak Anak-anak Palestina: Mereka Tak Bisa Belajar Untuk Mencari Ilmu

News | Senin, 04 November 2024 | 02:05 WIB

Israel Bunuh 183 Jurnalis di Jalur Gaza

Israel Bunuh 183 Jurnalis di Jalur Gaza

News | Minggu, 03 November 2024 | 16:59 WIB

Terkini

TNI Siaga di Jakarta Usai Penetapan Tersangka Eks Kapolri, Dua Kapal Dikerahkan

TNI Siaga di Jakarta Usai Penetapan Tersangka Eks Kapolri, Dua Kapal Dikerahkan

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:20 WIB

After The Storm: Bahagia Tak Harus Menunggu Semua Impian Menjadi Kenyataan

After The Storm: Bahagia Tak Harus Menunggu Semua Impian Menjadi Kenyataan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 12:20 WIB

Sekuritas Terafiliasi Pandu Sjahrir Setop Transaksi, Nasabah Tak Bisa Jual-Beli Saham

Sekuritas Terafiliasi Pandu Sjahrir Setop Transaksi, Nasabah Tak Bisa Jual-Beli Saham

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:17 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:15 WIB

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 12:12 WIB

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:10 WIB

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:09 WIB

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

×