Jutaan Warga AS Padati TPS! Perebutan Kursi Presiden Memasuki Babak Penentuan

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 06 November 2024 | 05:36 WIB
Jutaan Warga AS Padati TPS!  Perebutan Kursi Presiden Memasuki Babak Penentuan
Istana Kepresidenan Amerika Serikat, Gedung Putih, di Washington DC, Amerika Serikat. [Pixabay]

Suara.com - Jutaan warga Amerika mulai memberikan suara pada Selasa (waktu setempat), saat tempat pemungutan suara (TPS) dibuka di seluruh negara. Pertarungan ketat untuk kursi kepresidenan AS akan terjadi antara calon Demokrat, Kamala Harris, dan calon Republik, Donald Trump.

TPS pertama dibuka pukul 5.00 pagi Waktu Bagian Timur di beberapa bagian Vermont, tetapi pembukaan besar TPS berlangsung pada pukul 6.00 pagi Waktu Bagian Timur.

Beberapa negara bagian seperti Connecticut, New Jersey, New York, dan Virginia, serta wilayah tertentu di Kentucky dan Maine juga mulai membuka TPS pada waktu tersebut. North Carolina, Ohio, dan West Virginia mulai beroperasi pada pukul 6.20 pagi Waktu Bagian Timur.

Pembukaan TPS lainnya terus berlangsung di seluruh AS, dengan TPS terakhir dibuka di Hawaii pada tengah hari Waktu Bagian Timur. Penutupan TPS di beberapa negara bagian akan dimulai pada pukul 7.00 malam Waktu Bagian Timur (atau 00.00 GMT pada Rabu), sementara Alaska akan tetap membuka TPS hingga pukul 1 pagi pada Rabu Waktu Bagian Timur (atau 06.00 GMT).

Siapa pun yang berada dalam antrean saat TPS ditutup akan tetap diizinkan untuk memberikan suara, yang berarti bahwa TPS dapat tetap buka lebih lama dari waktu penutupan resmi selama ada pemilih yang masih menunggu.

Berdasarkan data Election Lab dari University of Florida, hampir 83 juta orang telah memberikan suara lebih awal melalui pos atau dengan cara langsung. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan lebih dari 101 juta suara yang masuk pada tahun 2020 saat pandemi COVID-19 melanda AS.

Hingga Senin, hasil jajak pendapat menunjukkan persaingan ketat antara Trump dan Harris di tingkat nasional, dengan Harris unggul tipis 0,1 persen (48,7 persen) dari Trump (48,6 persen) menurut realisasi data dari RealClearPolitics.

Negara bagian yang menjadi kunci kemungkinan akan menentukan hasil pemilu. Persaingan diperkirakan akan berfokus di tujuh negara bagian kunci: Arizona, Georgia, Michigan, Nevada, Pennsylvania, North Carolina, dan Wisconsin, yang menunjukkan persaingan ketat dengan selisih di bawah margin kesalahan jajak pendapat.

Trump memiliki keunggulan terbesar di Arizona (2,8 persen), diikuti Georgia (1,3 persen), North Carolina (1,2 persen), Nevada (0,06 persen), dan Pennsylvania (0,4 persen), sementara Harris unggul di Michigan (0,5 persen) dan Wisconsin (0,4 persen). Margin kesalahan jajak pendapat berkisar antara 3-5 persen.

Kedua kandidat melakukan kampanye intensif di berbagai negara bagian pada pekan terakhir sebelum pemilu; Harris mengunjungi Pennsylvania untuk berbagai acara, sementara Trump menghabiskan waktunya di sana sebelum mengadakan kampanye di Grand Rapids, Michigan pada malam hari.

Media besar kemungkinan tidak akan mengumumkan pemenang pada Selasa malam, mengikuti tren di tahun 2020, mengingat ketatnya kompetisi di negara bagian kunci.

Negara-negara bagian tersebut sangat penting karena AS tidak memilih presiden secara langsung. Proses pemilihan dilakukan melalui Electoral College, di mana 538 perwakilan memberikan suara sesuai hasil di negara bagian mereka.

Kedua kandidat harus mencapai 270 Suara Electoral untuk dinyatakan sebagai pemenang. Suara electoral dialokasikan berdasarkan populasi negara bagian, dengan sebagian besar negara bagian memberikan semua suaranya kepada kandidat yang menang dalam pemungutan suara umum.

Namun, Nebraska dan Maine mengalokasikan suara berdasarkan hasil distrik kongres dan pemenang suara terbanyak di negara bagian mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Bom Rusia Ganggu Pemilu AS, FBI Selidiki Sumbernya

Ancaman Bom Rusia Ganggu Pemilu AS, FBI Selidiki Sumbernya

News | Rabu, 06 November 2024 | 05:18 WIB

Ramalan Unik Pilpres AS: Kuda Nil di Thailand Pilih Trump!

Ramalan Unik Pilpres AS: Kuda Nil di Thailand Pilih Trump!

Video | Selasa, 05 November 2024 | 19:05 WIB

Jelang Pemilu, AS Tuding Adanya Peningkatan Manipulasi dari Iran dan Rusia Berupa Penyebaran Hoaks

Jelang Pemilu, AS Tuding Adanya Peningkatan Manipulasi dari Iran dan Rusia Berupa Penyebaran Hoaks

News | Selasa, 05 November 2024 | 16:43 WIB

Beda Respon ChatGPT dan Gemini soal Pemilu AS, Siapa Bakal Menang Antara Donald Trump atau Kamala Harris?

Beda Respon ChatGPT dan Gemini soal Pemilu AS, Siapa Bakal Menang Antara Donald Trump atau Kamala Harris?

News | Selasa, 05 November 2024 | 16:05 WIB

Pemungutan Suara Pilpres AS Hari Ini, Komunitas Arab Amerika Kecewa Kinerja Kamala Harris

Pemungutan Suara Pilpres AS Hari Ini, Komunitas Arab Amerika Kecewa Kinerja Kamala Harris

News | Selasa, 05 November 2024 | 15:42 WIB

Darurat! Korut Luncurkan Rudal Lagi, Ketegangan dengan AS Meningkat?

Darurat! Korut Luncurkan Rudal Lagi, Ketegangan dengan AS Meningkat?

News | Selasa, 05 November 2024 | 14:12 WIB

Terkini

Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz

Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 11:54 WIB

BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April

BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April

News | Senin, 13 April 2026 | 11:47 WIB

Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS

Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS

News | Senin, 13 April 2026 | 11:46 WIB

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado

News | Senin, 13 April 2026 | 11:45 WIB

Kisah Anak-anak Iran di Tengah Perang: Aku Stres Banyak Suara Ledakan, Berlindung Agar Tak Terbunuh

Kisah Anak-anak Iran di Tengah Perang: Aku Stres Banyak Suara Ledakan, Berlindung Agar Tak Terbunuh

News | Senin, 13 April 2026 | 11:43 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga

Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga

News | Senin, 13 April 2026 | 11:29 WIB

Wapres AS Kena Troll Kedubes Iran: Gagal Pimpin Negosiasi dan Disorot Usai Orban Kalah Pemilu

Wapres AS Kena Troll Kedubes Iran: Gagal Pimpin Negosiasi dan Disorot Usai Orban Kalah Pemilu

News | Senin, 13 April 2026 | 11:21 WIB

Warga Iran Lega Gencatan Senjata, Tapi PHK Sudah di Mana-mana dan Hidup 'Ngap-ngapan'

Warga Iran Lega Gencatan Senjata, Tapi PHK Sudah di Mana-mana dan Hidup 'Ngap-ngapan'

News | Senin, 13 April 2026 | 11:17 WIB

Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!

Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!

News | Senin, 13 April 2026 | 11:16 WIB

Bahlil Ikut Prabowo ke Rusia, Misi Amankan Pasokan Minyak RI di Tengah Gejolak Global

Bahlil Ikut Prabowo ke Rusia, Misi Amankan Pasokan Minyak RI di Tengah Gejolak Global

News | Senin, 13 April 2026 | 11:09 WIB