Ukraina Tangkap Lebih dari 700 Tentara Rusia dalam Serangan Mendadak ke Wilayah Kursk

Bella | Suara.com

Kamis, 07 November 2024 | 05:10 WIB
Ukraina Tangkap Lebih dari 700 Tentara Rusia dalam Serangan Mendadak ke Wilayah Kursk
Patroli tentara Rusia di Mariupol Ukraina. (Foto: AFP)

Suara.com - Pasukan Ukraina telah berhasil menangkap lebih dari 700 tentara Rusia dalam serangan mendadak yang dilakukan di wilayah perbatasan Rusia, Kursk, sejak Agustus lalu. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menyatakan bahwa salah satu tujuan utama serangan ini adalah untuk menambah jumlah tawanan perang sebagai bagian dari strategi pertukaran tahanan antara kedua negara.

Komandan Angkatan Darat Ukraina, Oleksandr Syrsky, dalam unggahan media sosialnya menyebutkan bahwa hingga saat ini, pasukannya telah menangkap total 717 tentara Rusia.

Meskipun perang telah berlangsung hampir tiga tahun sejak Februari 2022, baik Rusia maupun Ukraina tetap melakukan koordinasi dalam pertukaran tahanan perang. Puluhan pertukaran telah terjadi sejak Kremlin pertama kali mengirim pasukan ke Ukraina.

Tentara Ukraina di atas kendaraan lapis baja. (Foto: AFP)
Tentara Ukraina di atas kendaraan lapis baja. (Foto: AFP)

Pejabat militer Rusia dan beberapa blogger pro-Moskow mengklaim bahwa pasukan Rusia tengah berupaya mendorong pasukan Ukraina keluar dari wilayah Kursk. Di sisi lain, Kyiv mengungkapkan bahwa pekan ini pasukannya bertempur melawan pasukan Korea Utara di Kursk, sebagai tanggapan atas kabar ribuan tentara Pyongyang yang dikirim untuk memperkuat upaya perang Kremlin.

Selain itu, pasukan Ukraina dilaporkan mulai menargetkan tentara Korea Utara yang ditempatkan di wilayah Rusia. Serangan pertama terhadap pasukan Korea Utara ini terjadi di wilayah Kursk, sebagaimana diungkapkan oleh Andrii Kovalenko, kepala cabang kontra-disinformasi Dewan Keamanan Ukraina, melalui akun Telegramnya. Namun, Kovalenko tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai serangan ini.

Sebelumnya, pengiriman tentara Korea Utara ke Rusia telah menarik perhatian dan kecaman dari Amerika Serikat serta sekutu Barat lainnya. Menurut laporan intelijen Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Ukraina, hingga 12.000 tentara Korea Utara dikirim oleh Pyongyang untuk mendukung Rusia dalam konflik ini, melalui perjanjian antara kedua negara tersebut.

Wilayah Kursk, yang terletak di dekat perbatasan dengan Ukraina, telah menjadi pusat pertempuran intensif. Ukraina telah melakukan serangan di wilayah ini selama tiga bulan terakhir, menjadikannya wilayah Rusia pertama yang diduduki sejak Perang Dunia II. Kondisi ini mempermalukan Kremlin dan menambah tekanan pada Presiden Rusia Vladimir Putin.

Meskipun jumlah pasukan Korea Utara yang dikerahkan tergolong besar, kualitas dan pengalaman tempur mereka masih belum diketahui. Beberapa pengamat militer berpendapat bahwa keterlibatan tentara Korea Utara mungkin tidak signifikan dalam mengubah jalannya perang, namun kehadiran mereka menunjukkan semakin kompleksnya konflik yang melibatkan banyak pihak asing.

Di sisi lain, Ukraina mengalami tekanan berat, terutama di wilayah Donetsk, di mana pasukan pertahanannya kewalahan menghadapi intensitas serangan Rusia yang terus meningkat.

Kementerian Pertahanan Inggris melaporkan bahwa Rusia telah membuat kemajuan di beberapa bagian Donetsk hingga sejauh 9 kilometer dalam beberapa pekan terakhir. Dengan jumlah pasukan yang lebih besar, Rusia berhasil menjaga tekanan konstan terhadap garis pertahanan Ukraina, meskipun mengalami kerugian yang signifikan.

Dalam upaya untuk mengatasi kelemahan di medan perang, Ukraina terus meminta dukungan militer dari negara-negara Barat. Namun, para pejabat Ukraina mengeluhkan lambatnya pengiriman bantuan tersebut.

Pada awal Oktober, Rusia bahkan berhasil merebut kembali Vuhledar, kota yang berada di wilayah strategis di timur Ukraina. Ini membuat Rusia semakin dekat untuk menguasai pusat logistik penting seperti Pokrovsk dan Chasiv Yar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ukraina Mulai Serang Pasukan Korea Utara di Rusia

Ukraina Mulai Serang Pasukan Korea Utara di Rusia

News | Rabu, 06 November 2024 | 10:43 WIB

"Malaikat Penjaga Kyiv", Seniman Abadikan Pahlawan Perang Ukraina dalam Mural Menyentuh

"Malaikat Penjaga Kyiv", Seniman Abadikan Pahlawan Perang Ukraina dalam Mural Menyentuh

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 17:10 WIB

Tegang! Korea Selatan Panggil Dubes Rusia, Kecam Pengiriman Ribuan Tentara Korea Utara ke Ukraina

Tegang! Korea Selatan Panggil Dubes Rusia, Kecam Pengiriman Ribuan Tentara Korea Utara ke Ukraina

News | Senin, 21 Oktober 2024 | 15:44 WIB

Aksi Rahasia Pyongyang: Ribuan Tentara Korea Utara Dikirim ke Ukraina, Berkedok Relawan Rusia?

Aksi Rahasia Pyongyang: Ribuan Tentara Korea Utara Dikirim ke Ukraina, Berkedok Relawan Rusia?

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 18:38 WIB

Kim Jong Un Kirim Pasukan ke Ukraina, Perkuat Aliansi Militer Kontroversial dengan Putin

Kim Jong Un Kirim Pasukan ke Ukraina, Perkuat Aliansi Militer Kontroversial dengan Putin

News | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 17:00 WIB

Zelensky Bongkar Rencana Rusia Kerahkan 10.000 Pasukan Korea Utara, Perang Dunia Makin Nyata?

Zelensky Bongkar Rencana Rusia Kerahkan 10.000 Pasukan Korea Utara, Perang Dunia Makin Nyata?

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 06:24 WIB

Rusia Gempur Habis-habisan, Klaim 715 Tentara Ukraina Tewas dalam 24 Jam

Rusia Gempur Habis-habisan, Klaim 715 Tentara Ukraina Tewas dalam 24 Jam

News | Rabu, 11 September 2024 | 04:35 WIB

Cerita Ratusan Warga India Jadi Tentara Bayaran Rusia: 91 Tewas, 69 Masih Di Medan Perang Ukraina

Cerita Ratusan Warga India Jadi Tentara Bayaran Rusia: 91 Tewas, 69 Masih Di Medan Perang Ukraina

News | Minggu, 11 Agustus 2024 | 01:15 WIB

31 Ribu Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Lawan Rusia

31 Ribu Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Lawan Rusia

News | Senin, 26 Februari 2024 | 12:09 WIB

Terus Dukung Upaya Perang, Prancis Janji Latih 2.000 Tentara Ukraina

Terus Dukung Upaya Perang, Prancis Janji Latih 2.000 Tentara Ukraina

News | Senin, 17 Oktober 2022 | 15:48 WIB

Terkini

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:51 WIB

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:29 WIB

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:19 WIB

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:12 WIB

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:07 WIB

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:00 WIB

Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu

Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu

News | Kamis, 09 April 2026 | 20:37 WIB

Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta

Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:51 WIB

Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam

Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:50 WIB

Skandal Foto AI di JAKI: Kronologi hingga Pencopotan Lurah Kalisari

Skandal Foto AI di JAKI: Kronologi hingga Pencopotan Lurah Kalisari

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:48 WIB