Kemenangan Trump, Apa Artinya bagi Masa Depan Konflik Rusia-Ukraina?

Bella

Kamis, 07 November 2024 | 15:36 WIB
Kemenangan Trump, Apa Artinya bagi Masa Depan Konflik Rusia-Ukraina?
Donald Trump [Arsip Kedutaan Besar AS di Italia]

Suara.com - Kemenangan Donald Trump dalam Pilpres AS 2024 memicu berbagai reaksi di Kremlin, dengan sejumlah pejabat tinggi Rusia, termasuk Presiden Vladimir Putin dan mantan Presiden Dmitry Medvedev, menyampaikan ucapan selamat melalui saluran tidak resmi.

Meski sebelumnya juru bicara Putin mengungkapkan ketidakpastian soal ucapan selamat resmi, harapan Rusia tetap terarah pada potensi perubahan dalam hubungan AS-Ukraina, terutama dalam konteks dukungan militer dan keuangan bagi Ukraina.

Menurut laporan dari media Rusia independen, Verstka, ucapan selamat tersebut disampaikan melalui hubungan yang ada di Kementerian Luar Negeri Rusia. Para pejabat ini berharap bahwa dengan terpilihnya Trump, posisi Rusia dalam konflik dengan Ukraina bisa membaik, terutama terkait pengurangan bantuan militer yang selama ini diterima Ukraina.

Presiden Rusia Vladimir Putin sedang melakukan konferensi pers (Twitter.com/President of Rusia)
Presiden Rusia Vladimir Putin sedang melakukan konferensi pers (Twitter.com/President of Rusia)

Salah satu sumber di parlemen Rusia menilai bahwa Trump, meski dikenal dengan pendekatan yang lebih negosiasi, lebih menguntungkan dibandingkan dengan calon lain seperti Kamala Harris.

Mantan Presiden Medvedev pun berbicara dengan nada optimis, mengungkapkan keyakinannya bahwa sebagai seorang pengusaha, Trump sangat tidak menyukai pemborosan dana untuk sekutu-sekutu yang dianggap tidak berguna. Menurut Medvedev, Ukraina yang dianggapnya "Toxic Bandera" berada di jalur yang sama, dengan harapan bahwa Trump akan lebih berhati-hati dalam menggelontorkan dana untuk mendukung Ukraina.

Namun, meskipun ada optimisme ini, Kremlin juga tetap realistis. Beberapa pejabat mengungkapkan bahwa mereka tidak terlalu mempercayai janji Trump untuk menyelesaikan perang Rusia-Ukraina dalam waktu singkat, dan khawatir bahwa sistem politik AS akan lebih kuat daripada Trump dalam mengambil keputusan terkait Ukraina.

Di sisi lain, di Ukraina, Presiden Volodymyr Zelensky menyatakan rasa terima kasih atas komitmen Trump terhadap "perdamaian melalui kekuatan" yang dianggapnya sebagai prinsip yang dapat membawa perdamaian yang adil bagi Ukraina. Zelensky menegaskan pentingnya dukungan bipartisan berkelanjutan dari AS untuk Ukraina, dengan harapan dapat menguatkan hubungan strategis antara Ukraina dan Amerika Serikat.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (Instagram/@zelenskiy_official)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (Instagram/@zelenskiy_official)

Media-media yang dikelola Kremlin, seperti saluran RT dan Readovka, menyambut kemenangan Trump dengan meme dan unggahan yang mengolok-olok hasil pemilu AS, bahkan dengan menyebut Ukraina akan semakin terpuruk. Namun, meski tampak gembira dengan hasil tersebut, Kremlin tetap berhati-hati.

Mereka menyadari bahwa meskipun Trump mungkin tidak seberat Biden dalam mendukung Ukraina, kebijakan luar negeri AS tetap akan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk sistem politik yang lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akurat! Kuda Nil Moo Deng Sudah Prediksi Donald Trump Bakal Menang Pemilu AS 2024

Akurat! Kuda Nil Moo Deng Sudah Prediksi Donald Trump Bakal Menang Pemilu AS 2024

Lifestyle | Kamis, 07 November 2024 | 15:11 WIB

Berikut daftar Kebijakan Kontroversial Donald Trump yang Bakal Mengguncang Dunia

Berikut daftar Kebijakan Kontroversial Donald Trump yang Bakal Mengguncang Dunia

News | Kamis, 07 November 2024 | 15:11 WIB

Kembali ke Gedung Putih, Donald Trump Tak Lupa Ucapkan Terima Kasih Kepada Melania: Istri Saya yang Cantik...

Kembali ke Gedung Putih, Donald Trump Tak Lupa Ucapkan Terima Kasih Kepada Melania: Istri Saya yang Cantik...

News | Kamis, 07 November 2024 | 15:03 WIB

Trump Kembali Berkuasa, Masa Depan Pangeran Harry dan Meghan di AS Terancam?

Trump Kembali Berkuasa, Masa Depan Pangeran Harry dan Meghan di AS Terancam?

News | Kamis, 07 November 2024 | 14:40 WIB

Meski Kalah, Kamala Harris Janji Bakal Tetap Berjuang!

Meski Kalah, Kamala Harris Janji Bakal Tetap Berjuang!

News | Kamis, 07 November 2024 | 14:29 WIB

Jokowi Berikan Ucapan Selamat ke Donald Trump, Usai Unggul Quick Count Pilpres AS

Jokowi Berikan Ucapan Selamat ke Donald Trump, Usai Unggul Quick Count Pilpres AS

News | Kamis, 07 November 2024 | 14:00 WIB

Trump dan Prabowo Sama-sama Suka Joget di Kampanye, Publik: Konsultan Politiknya Sama

Trump dan Prabowo Sama-sama Suka Joget di Kampanye, Publik: Konsultan Politiknya Sama

Tekno | Kamis, 07 November 2024 | 13:24 WIB

Akankah Trump dan Xi "Akur"?  Pesan Perdamaian Tiongkok di Tengah Ketegangan Dagang

Akankah Trump dan Xi "Akur"? Pesan Perdamaian Tiongkok di Tengah Ketegangan Dagang

News | Kamis, 07 November 2024 | 13:05 WIB

Donald Trump Menang Pilpres Lagi, Pimpinan Komisi I DPR Harap Hubungan RI-AS Dilanjutkan

Donald Trump Menang Pilpres Lagi, Pimpinan Komisi I DPR Harap Hubungan RI-AS Dilanjutkan

News | Kamis, 07 November 2024 | 12:37 WIB

"Demokrasi Telah Hilang", Ratapan 'Nostradamus Pilpres AS' Usai Kemenangan Trump atas Harris

"Demokrasi Telah Hilang", Ratapan 'Nostradamus Pilpres AS' Usai Kemenangan Trump atas Harris

News | Kamis, 07 November 2024 | 11:40 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB