Harapan Baru di Kampung Sanem, Asmat: Sekolah Baru untuk Semua Warga

Chandra Iswinarno | Suara.com

Jum'at, 08 November 2024 | 09:39 WIB
Harapan Baru di Kampung Sanem, Asmat: Sekolah Baru untuk Semua Warga
Warga berfoto bersama di Sekolah baru yang berada di Kampung Sanem, Asmat, Papua Selatan. [Dok]

Suara.com - Masyarakat yang berada di Kampung Sanem, Distrik Kopai, Kabupaten Asmat menyambut gembira peresmian sekolah baru 'SALAGATS' beberapa waktu lalu.

Kehadiran sekolah tersebut menjadi simbol harapan baru bagi pendidikan anak usia dini di wilayah itu. Peresmian SALAGATS dilakukan Pater Wihelmus Kamamas Pr, yang juga melakukan pemberkatan.

Dalam sambutannya, Kamamas mengungkapkan harapannya bahwa sekolah tersebut akan menjadi lembaran baru bagi pendidikan di Kampung Sanem.

"Setelah prosesi sakral, sekolah ini langsung digunakan oleh dua tutor yang mengajar 66 anak usia dini," ujar Pater Kamamas melalui pesan WhatsApp yang diterima Suara.com pada Kamis (7/11/2024) malam waktu Papua.

Suasana penuh semangat terlihat di ruang-ruang kelas SALAGATS, para tutor dengan penuh kasih membimbing anak-anak dalam langkah awal pendidikan mereka.

Tak hanya untuk anak-anak, SALAGATS juga memberikan kesempatan bagi masyarakat dewasa untuk melanjutkan pendidikan melalui program Paket A, B, dan C.

Hal ini disampaikan oleh Pater Kamamas yang menegaskan bahwa sekolah ini adalah bukti komitmen nyata terhadap pendidikan di Asmat, khususnya bagi mereka yang kurang berkesempatan mengenyam pendidikan formal.

Harapan dan kebahagiaan terpancar dari wajah orangtua dan anak-anak yang hadir dalam acara pemberkatan ini. Salah seorang orang tua mengungkapkan rasa syukur dan harapannya dengan keberadaan sekolah tersebut.

"Kami sangat bersyukur atas berdirinya sekolah ini. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Semoga anak-anak kami dapat belajar dengan baik dan meraih cita-cita mereka."

Pendirian sekolah SALAGATS tidak terlepas dari peran berbagai pihak. Pater Kamamas mengapresiasi dukungan Uskup Mgr Aloysius Murwito OFM, serta kepada donatur yang telah mendonasikan sebagian hartanya demi terwujudnya sekolah.

Kontributor : Elias Douw

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmikan Bandara Ewer di Asmat Papua Selatan, Jokowi: Ini Membuka Isolasi

Resmikan Bandara Ewer di Asmat Papua Selatan, Jokowi: Ini Membuka Isolasi

News | Kamis, 06 Juli 2023 | 09:00 WIB

Tantangan Hari Anak Nasional: Gizi Buruk Hingga Pendidikan Tertinggal Masih Terjadi di Asmat

Tantangan Hari Anak Nasional: Gizi Buruk Hingga Pendidikan Tertinggal Masih Terjadi di Asmat

Health | Senin, 11 Juli 2022 | 16:33 WIB

Kalender Air BMKG Jadi Panduan Suku Asmat untuk Bertahan Hidup

Kalender Air BMKG Jadi Panduan Suku Asmat untuk Bertahan Hidup

Tekno | Kamis, 23 Juni 2022 | 22:26 WIB

Terkini

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:27 WIB

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB