Nostalgia Orde Baru? Prabowo-Gibran Dikritik Kompak Pamer Simbol Militerisme Lewat Akmil

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Jum'at, 08 November 2024 | 21:10 WIB
Nostalgia Orde Baru? Prabowo-Gibran Dikritik Kompak Pamer Simbol Militerisme Lewat Akmil
Presiden Prabowo Subianto dalam acara pembekalan Kabinet Merah Putih di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah. (Tim Media Prabowo)

Suara.com - Setelah Presiden Prabowo Subianto 'mendidik' jajaran kabinet Merah Putih di Akademi Militer (Akmil), Magelang, langkah yang sama diserukan pula oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Gibran meminta kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk mengadakan Rakornas Kepala Daerah di tempat yang sama.

Langkah itu menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan kembalinya pengaruh militerisme dalam pemerintahan sipil Indonesia, atau setidaknya memperkenalkan cara-cara kepemimpinan yang lebih militeristik.

Berbeda dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga seorang jenderal bintang empat namun mengedepankan pendekatan sipil dalam pemerintahannya, Prabowo dinilai masih memandang Akmil sebagai “kawah candradimuka” bagi pemimpin bangsa.

"SBY itu jenderal bintang 4. Apakah kemudian pemerintahnya dijalankan dengan cara seperti itu (militerisme), mulai dari Akmil segala macam? Filosofinya kenapa memilih Akmil, karena di kepala orang kayak Prabowo, Akmil itu kawah candradimuka," kata Peneliti senior Imparsial Bhatara Ibnu Reza saat dihubungi Suara.com, Jumat (8/11/2024). 

Jajaran Kabinet Merah Putih saat pembekalan hari pertama di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. (Suara.com/Novian)
Jajaran Kabinet Merah Putih saat pembekalan hari pertama di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. (Suara.com/Novian)

Bhatara berpandangan bahwa Akmil memiliki pendekatan berbeda karena berorientasi terhadap pembentukan perwira yang siap mempertahankan negara, bahkan dengan cara-cara destruktif dalam konteks peperangan. Hal itu bertentangan dengan nilai-nilai lembaga pendidikan sipil yang menitikberatkan terhadap pembangunan dan pengembangan peradaban serta ilmu pengetahuan.

Sayangnya, dikritik oleh Bhatara kalau Prabowo nampak tidak menyadari kalau pusat studi peradaban ada di dalam universitas, bukan Akmil. Selain itu, penggunaan pakaian militer oleh para jajaran kabinet selama berada di Akmil juga menjadi simbol yang menambah kesan bahwa Prabowo ingin menanamkan disiplin militer dalam pemerintahan sipil. 

"Apakah dengan menggunakan Akmil, menteri-menteri itu seolah-olah kemudian dimiliterkan, dengan pakaian loreng dan segala macem? Itu kan maunya Prabowo begitu, semuanya dimiliterisasi," ucap Bhatara.

Keputusan Prabowo dan keinginan Gibran pun dipandang sebagai nostalgia terhadap masa Orde Baru, di mana dwifungsi ABRI memungkinkan militer menguasai ranah sipil.

"Buat sebagian besar orang yang paham dalam simbol politik dan simbol budaya, apalagi aktivis, itu paham simbol politik bahwa sekarang civitasnya mesti tunduk sama militer," ujar dosen Universitas Trisaksi tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunker Perdana ke China, Presiden Prabowo Dihadiahi Bunga Buket dari Anak Kecil

Kunker Perdana ke China, Presiden Prabowo Dihadiahi Bunga Buket dari Anak Kecil

News | Jum'at, 08 November 2024 | 20:23 WIB

Prabowo Absen 2 Laga saat Timnas Lawan Jepang dan Arab Saudi di SUGBK, Erick Thohir: Bukan Tak Support, tapi...

Prabowo Absen 2 Laga saat Timnas Lawan Jepang dan Arab Saudi di SUGBK, Erick Thohir: Bukan Tak Support, tapi...

News | Jum'at, 08 November 2024 | 18:18 WIB

Mahfud MD Sebut Eks Menteri Wajib Diperiksa Kasus Judol Pegawai Komdigi, Budi Arie Bilang 'Jangan Kasih Kendor'

Mahfud MD Sebut Eks Menteri Wajib Diperiksa Kasus Judol Pegawai Komdigi, Budi Arie Bilang 'Jangan Kasih Kendor'

News | Rabu, 06 November 2024 | 15:44 WIB

Jaksa Kasus Tom Lembong Ngaku Beli Jam Rp4 Juta di Pasar, Youtuber Ini Colek Abdul Qohar: Saya Bayarin Rp20 Juta, Boleh?

Jaksa Kasus Tom Lembong Ngaku Beli Jam Rp4 Juta di Pasar, Youtuber Ini Colek Abdul Qohar: Saya Bayarin Rp20 Juta, Boleh?

News | Selasa, 05 November 2024 | 18:31 WIB

Terkini

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

×