Tolak Pembangunan Kodim di Intan Jaya, Ini Pernyataan Sikap IPMMO Se-Jawa Bali

Chandra Iswinarno

Senin, 11 November 2024 | 12:26 WIB
Tolak Pembangunan Kodim di Intan Jaya, Ini Pernyataan Sikap IPMMO Se-Jawa Bali
IPMMO se-Jawa dan Bali menyatakan sikap menolak pembangunan Komando Distrik Militer (Kodim) di Silatugapa, Desa Pesiga, Kecamatan Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. [Dok]

Suara.com - Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Moni (IPMMO) se-Jawa dan Bali, termasuk Koordinator Wilayah Jogja-Solo (Joglo), menyatakan sikap tegas menolak pembangunan Komando Distrik Militer (Kodim) di Silatugapa, Desa Pesiga, Kecamatan Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan di Asrama Intan Jaya Yogyakarta, Minggu (10/11/2024).

Dalam pertemuan yang membahas 'Tolak Pembangunan Kodim di Intan Jaya yang Tidak Sesuai dengan Kepentingan Bersama dan Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat Setempat,' mereka mengungkapkan kekhawatiran atas dampak pembangunan tersebut.

Ketua Badan Pengurus Harian IPMMO se-Jawa dan Bali, Ferdinan Selegani, menyatakan sikap bahwa langkah ini diinisiasi setelah berkoordinasi dengan berbagai Elemen Masyarakat Intan Jaya dan pengurus wilayah di seluruh Jawa dan Bali.

"Sebagai mahasiswa, kami merasa bertanggung jawab untuk menyuarakan kepentingan orang tua kami di tanah kelahiran. Penolakan ini adalah bentuk kepedulian terhadap masyarakat kami," kata Ferdinan dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (11/11/2024).

Juru bicara dalam aksi, Eklesia Sondegau, menyoroti bahwa rencana pembangunan Kodim hanya didasarkan pada persetujuan segelintir individu tanpa konsultasi atau keterlibatan masyarakat secara luas.

"Keputusan sepihak ini tidak mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat Intan Jaya dan memunculkan pertanyaan tentang urgensi Kodim di lokasi tersebut," katanya.

Selain itu, Eklesia juga mengkritik rencana alokasi dana sebesar Rp 6 miliar yang akan diberikan sebagai kompensasi kepada individu bernama Nobertus Mbuligau, yang diklaim sebagai pemilik hak ulayat atas lokasi pembangunan.

Ia mengungkapkan bahwa keputusan ini tampak sepihak karena tidak melibatkan aspirasi dari tiga marga pemegang hak ulayat serta masyarakat luas Intan Jaya.

baca juga

Ia menekankan bahwa kebutuhan utama masyarakat di Intan Jaya saat ini adalah peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan.

"Masyarakat membutuhkan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang dapat mendukung kesejahteraan dan kemajuan generasi muda, bukan kehadiran Kodim yang justru dikhawatirkan menambah kecemasan di tengah masyarakat," tegasnya.

Menurut IPMMO, pembangunan Kodim tidak menjawab permasalahan utama masyarakat Intan Jaya dan justru berpotensi menambah kecemasan di tengah masyarakat yang sudah lama merindukan kedamaian dan kesejahteraan.

Pernyataan sikap tegas IPMMO Se-jawa dan bali

  1. Kami menolak dengan keras rencana pembangunan Kodim di wilayah Silatugapa desa Pesiga, kecamatan Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, yang dianggap tidak relevan dan tidak sesuai dengan kebutuhan prioritas masyarakat setempat.
  2. Kami menolak dengan tegas rencana pembangunan kodim ini, karena Kehadiran fasilitas militer tanpa adanya kebutuhan yang jelas dari masyarakat dan lokasi yang tidak sesuai kebutuhan masyarakat, karena ini hanya akan menciptakan keresahan dan ketidaknyamanan untuk masyarakat di Intan Jaya.
  3. Kami mengecam dan menolak dengan tegas rencana pembangunan kodim yang hanya berdasarkan persetujuan dari pihak individu tanpa memperhatikan aspirasi masyarakat luas.
  4. Kami dengan tegas mendesak pemerintah Kabupaten Intan Jaya untuk memperhatikan akan pendidikan dan kesehatan karena akibat terjadi kontak senjata antara TNI-POLRI dan TPNPB, sehingga sangat mengganggu aktivitas pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Intan Jaya.

Kontributor : Elias Douw

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Debat Publik Pilgub Papua Tengah: Pengelolaan Blok Wabu Jadi Isu Hangat

Debat Publik Pilgub Papua Tengah: Pengelolaan Blok Wabu Jadi Isu Hangat

Kotak Suara | Minggu, 10 November 2024 | 11:31 WIB

Mahasiswa-Masyarakat Papua Gelar Aksi Tolak Transmigrasi dan PSN

Mahasiswa-Masyarakat Papua Gelar Aksi Tolak Transmigrasi dan PSN

News | Minggu, 10 November 2024 | 11:27 WIB

Dari Puncak Jaya ke Papua Tengah: Deinas Geley Bawa Resep Damai di Pilkada

Dari Puncak Jaya ke Papua Tengah: Deinas Geley Bawa Resep Damai di Pilkada

Kotak Suara | Sabtu, 09 November 2024 | 18:54 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×