La Nina Sampai Kapan? BMKG Ungkap Prediksi Angin dan Hujan Hantam Indonesia

M. Reza Sulaiman

Selasa, 12 November 2024 | 14:18 WIB
La Nina Sampai Kapan? BMKG Ungkap Prediksi Angin dan Hujan Hantam Indonesia
La Nina Sampai Kapan? (freepik)

Suara.com - Hujan dan angin yang terjadi di wilayah Indonesia membuat masyarakat bertanya-tanya, dampak La Lina akan dirasakan sampai kapan? Simak penjelasan lengkapnya yuk.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis "Climate Outlook 2025" atau "Pandangan Iklim 2025. Di dalamnya dijelaskan bahwa La Nina di Indonesia akan terus terjadi hingga awal tahun 2025.

Sementara itu, suhu Udara rata-rata akan mengalami anomali antara +0,3 sampai +0,6 pada Januari - Desember 2025. Wilayah Indonesia yang akan kena dampak suhu anomali antara lain daerah yang terletak di Sumatera Bagian Selatan, Jawa, NTB, dan NTT.

La Nina sendiri merupakan anomali iklim global yang ditandai dengan keadaan suhu permukaan laut atau sea surface temperature (SST) di Samudera Pasifik tropis bagian tengah dan timur lebih dingin dibanding biasanya.

Dampak La Nina

Dampak iklim La Nina berkaitan dengan cuara. Gelombang La Nina biasanya mempengaruhi pola iklim dan cuaca global termasuk di berbagai wilayah di Indonesia. Fenomena ini bisa menyebabkan curah hujan tinggi. Peningkatan curah hujan biasanya akan terjadi di rentang 20-40 persen lebih tinggi dari curah hujan Ketika cuaca netral.

Dampak lanjutan dari curah hujan tinggi adalah La Nina memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsir, puting beliung, dan badai tropis. Hasil kajian BMKG menunjukkan curah hujan mengalami peningkatan pada November-Januari, terutama di wilayah Sumatera bagian selatan, Jawa, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi bagian selatan, Bali dan NTT.

Mitigasi La Nina

Mitigasi bencana terkait iklim La Nina masyarakat diharapkan waspada terhadap potensi penambahan curah hujan hingga 20% di atas normal pada awal tahun 2025. Di sisi lain, bisa terjadi risiko kekeringan dan kebakaran hutan di musim kemarau meskipun curah hujan diprediksi turun di atas normal pada Juli-September 2025. Kemudian kewaspadaan perlu ditingkatkan pada Mei-Juli 2025 sebagai antisipasi suhu Udara yang meningkat.

baca juga

Berikut beberapa mitigasi teknis untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman iklim La Nina.

  1. Meningkatkan pembangunan bendungan dan waduk di wilayah hulu sampai hilir
  2. Menyediakan ruang terbuka hijau seluas 30% dari total luas wilayah tiap daerah.
  3. Mengelola lingkungan dengan baik, singkirkan sampah yang mengganggu dari selokan.
  4. Evaluasi rancangan pembangunan agar sirkulasi air saat terjadi curah hujan tinggi berjalan lancar, tidak mengendap di suatu daerah

Menjaga Kesehatan di Tengah La Nina: Panduan Lengkap

La Nina adalah fenomena cuaca yang membawa peningkatan curah hujan di atas normal, disertai kelembaban tinggi dan penurunan suhu udara. Kondisi ini tentu membutuhkan perhatian khusus untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Langkah pertama yang penting adalah memperkuat sistem kekebalan tubuh. Konsumsi makanan bergizi seimbang, terutama yang kaya vitamin C dan E, menjadi kunci utama. Jangan lupa untuk tidur cukup 7-8 jam sehari dan tetap berolahraga secara teratur meski di dalam ruangan. Kombinasi ini akan membantu tubuh lebih tahan menghadapi perubahan cuaca.

Perlindungan dari cuaca ekstrem juga sangat penting. Selalu siapkan payung atau jas hujan saat bepergian, dan segera ganti pakaian jika basah kena hujan. Gunakan pakaian hangat seperti jaket atau sweater saat udara dingin, dan pastikan kaki tetap kering untuk mencegah masuk angin.

Kebersihan menjadi faktor krusial di musim hujan. Cuci tangan secara teratur dengan sabun, terutama sebelum makan dan setelah beraktivitas di luar rumah. Pastikan rumah memiliki ventilasi yang baik dan rutin dibersihkan dari jamur atau lumut yang mudah tumbuh di musim hujan. Jangan lupa untuk menjemur kasur dan bantal saat ada kesempatan di bawah sinar matahari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Merawat Pakaian di Musim Hujan, Dijamin Tetap Awet!

Cara Merawat Pakaian di Musim Hujan, Dijamin Tetap Awet!

Lifestyle | Selasa, 12 November 2024 | 05:10 WIB

12 Cara Asyik Habiskan Waktu Saat Musim Hujan: Dari Kuliner Hingga Meditasi

12 Cara Asyik Habiskan Waktu Saat Musim Hujan: Dari Kuliner Hingga Meditasi

Lifestyle | Senin, 11 November 2024 | 11:45 WIB

Nyawa Taruhannya, Begini Cara Selamat dari Ban Selip Saat Hujan

Nyawa Taruhannya, Begini Cara Selamat dari Ban Selip Saat Hujan

Otomotif | Minggu, 10 November 2024 | 13:59 WIB

Terkini

Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG

Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:34 WIB

Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4

Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:30 WIB

Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online

Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:28 WIB

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:46 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

×