Polemik Gelar Doktor Bahlil Jadi Warning Bagi Semua Kampus, Pakar: Jangan karena Pejabat Jadi Diutamakan

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Kamis, 14 November 2024 | 14:23 WIB
Polemik Gelar Doktor Bahlil Jadi Warning Bagi Semua Kampus, Pakar: Jangan karena Pejabat Jadi Diutamakan
Ketua Partai Golkar Bahlil Lahadalia (tengah) ditemani jajaran Partai memberikan pernyataan pers di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (7/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Polemik gelar doktor (S3) Bahlil Lahadalia di Universitas Indonesia dinilai perlu menjadi peringatan bagi perguruan tinggi lainnya. Hal tersebut penting agar kampus-kampus lain juga makin memerhatikan sistem perkuliahan selalu sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Pengamat pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Cecep Darmawan mengatakan, keterbukaan pelayanan sistem pendidikan perlu dilakukan agar tidak ada kesan ekslusifitas, apalagi hanya mendahului mahasiswa yang berasal dari kalangan pejabat.

"Kejadian Bahlil ini jadi warning bagi siapa pun, khususnya bagi UI. Artinya SOP, prosedur harus ditempuh. Pendidikan doktoral, siapa pun boleh mengikuti termasuk pejabat. Tapi prinsip equality harus diutamakan, bukan karena pejabatnya tapi karena mahasiswanya sama," kata Cecep kepada Suara.com, Kamis (14/11/2024).

Dengan ramainya pembicaraan tentang sidang disertasi Bahlil yang ditempuh hanya dalam waktu 1,5 tahun kuliah, menurut Cecep, hal itu bisa jadi menunjukan memang telah terjadi masalah etik pada proses yang dijalankan. Dia mengapresiasi UI kini lakukan aufit investigasi terhadap polemik tersebut.

Menurutnya, perlu ada pemberlakukan sanksi hukum bila memang terbukti ada pelanggaran prosedur. Sebab, kejadian ini bisa jadi berdampak terhadap citra UI, tak hanya di dalam negeri tapi juga secara internasional.

"Kalau ada masalah seperti itu, ada prosedur etik yang ditabrak. Harus dikenakan sanksi, penegakan hukum lah. Dan ini pun jadi pembelajaran bagi perguruan tinggi lain. Jadi harus dibedakan antara akademik dan non akademik," ujarnya.

Diketahui, Bahlil menjalani sidang disertasi Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI pada pertengahan Oktober 2024. Pihak UI menyampaikan bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu terdaftar sebagai mahasiswa S3 sejak tahun ajaran 2022/2023. Dengan begitu, Bahlil terhitung menyelesaikan disertasi tersebut hanya dalam waktu 3 semester atau sekitar 1,5 tahun.

Hal tersebut menuai kontroversi publik, karena umumnya kuliah S3 minimal ditempuh selama 4 semester atau 2 tahun.

Kekinian, pihak Majelis Wali Amanat (MWA) UI mengeluarkan pernyataan resmi kalau gelar doktor Bahlil ditangguhkan. UI kemudian lakukan audit investigatif yang dilakukan oleh Tim Investigasi Pengawasan Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Tim itu terdiri dari unsur Senat Akademik dan Dewan Guru Besar telah melakukan audit investigatif terhadap penyelenggaraan Program Doktor (S3) di SKSG yang mencakup pemenuhan persyaratan penerimaan mahasiswa, proses pembimbingan, publikasi, syarat kelulusan, dan pelaksanaan ujian.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah proses pendidikan S3 yang ditempuh Bahlil di UI sudah berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekam Jejak Pendidikan Bahlil Lahadalia, Heboh Gelar Doktornya Ditangguhkan UI

Rekam Jejak Pendidikan Bahlil Lahadalia, Heboh Gelar Doktornya Ditangguhkan UI

News | Kamis, 14 November 2024 | 11:55 WIB

Gelar Doktor Dibekukan UI, Bahlil Lahadalia Batal Wisuda S3?

Gelar Doktor Dibekukan UI, Bahlil Lahadalia Batal Wisuda S3?

News | Kamis, 14 November 2024 | 11:38 WIB

Strategi Bahlil Capai Target Prabowo Swasembada Energi

Strategi Bahlil Capai Target Prabowo Swasembada Energi

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 09:22 WIB

Gelar Doktor Bahlil Ditangguhkan, Netizen Singgung Raffi Ahmad: UIPM Nggak Mengikuti Langkah UI?

Gelar Doktor Bahlil Ditangguhkan, Netizen Singgung Raffi Ahmad: UIPM Nggak Mengikuti Langkah UI?

Tekno | Kamis, 14 November 2024 | 09:05 WIB

Gelar Doktor Belum Disahkan, Ini Komentar Bahlil soal Keputusan UI

Gelar Doktor Belum Disahkan, Ini Komentar Bahlil soal Keputusan UI

Video | Rabu, 13 November 2024 | 21:05 WIB

Penangguhan Gelar Dokter Bahlil, Ibnu Jamil Samakan dengan Sepak Bola: Offside atau Penalti?

Penangguhan Gelar Dokter Bahlil, Ibnu Jamil Samakan dengan Sepak Bola: Offside atau Penalti?

Entertainment | Kamis, 14 November 2024 | 06:10 WIB

Gelar Doktornya Ditangguhkan UI, Begini Respons Bahlil

Gelar Doktornya Ditangguhkan UI, Begini Respons Bahlil

News | Rabu, 13 November 2024 | 19:19 WIB

Terkini

5 Hari Hilang di Hutan IKN, Pemburu Ini Ditemukan Hidup secara Ajaib

5 Hari Hilang di Hutan IKN, Pemburu Ini Ditemukan Hidup secara Ajaib

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:23 WIB

Mengapa Iran Mengendalikan Selat Hormuz?

Mengapa Iran Mengendalikan Selat Hormuz?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:20 WIB

Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:50 WIB

Indonesia Gabung Kampanye Global 50-in-5: Masa Depan Digital Masyarakat Lebih Terhubung & Inklusif

Indonesia Gabung Kampanye Global 50-in-5: Masa Depan Digital Masyarakat Lebih Terhubung & Inklusif

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:46 WIB

Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan

Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:33 WIB

Jalan di Lenteng Agung Amblas 3 Meter, Perbaikan Butuh 2-3 Hari

Jalan di Lenteng Agung Amblas 3 Meter, Perbaikan Butuh 2-3 Hari

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:09 WIB

Tercatat Jadi Penasihat Little Aresha Daycare, Dosen UGM Ngaku Tak Tahu Struktur Organisasi

Tercatat Jadi Penasihat Little Aresha Daycare, Dosen UGM Ngaku Tak Tahu Struktur Organisasi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:00 WIB

Dolar Menggila dan Harga Pangan Naik, Pengelola Dapur Khawatir Gizi MBG Tak Optimal

Dolar Menggila dan Harga Pangan Naik, Pengelola Dapur Khawatir Gizi MBG Tak Optimal

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:57 WIB

Geger! Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Danau Sunter, Videonya Viral di Medsos

Geger! Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Danau Sunter, Videonya Viral di Medsos

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:45 WIB

Solusi Anti-Macet ke Java Jazz 2026, Transjakarta PIK2-Blok M Beroperasi Hingga Tengah Malam

Solusi Anti-Macet ke Java Jazz 2026, Transjakarta PIK2-Blok M Beroperasi Hingga Tengah Malam

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:32 WIB