Mau Bentuk Dirjen Pesantren, Menag: Pesantren Harus Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Chandra Iswinarno | Suara.com

Jum'at, 15 November 2024 | 10:58 WIB
Mau Bentuk Dirjen Pesantren, Menag: Pesantren Harus Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri
Menteri Agama Nasaruddin Umar diapit Pimpinan Pondok Pesantren lslam Miftachussunnah ll KH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. [Kemenag]

Suara.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar baru-baru ini mengumumkan bahwa Kementerian Agama sedang memperjuangkan pembentukan Direktorat Jenderal Pondok Pesantren.

Pengumuman ini disampaikan dalam acara Harlah ke-42 Pondok Pesantren Islam Miftachussunnah II, Istighosah Kebangsaan, dan Peringatan Hari Pahlawan di Masjid Nasional Al-Akbar, Surabaya.

"Kementerian Agama akan segera membentuk Direktorat Jenderal khusus untuk mengurus dan mengayomi pondok pesantren," kata Nasaruddin di hadapan ribuan peserta istighosah pada Kamis (14/11/2024).

Acara ini juga dihadiri tokoh-tokoh penting seperti Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Yahya Cholil Staquf, Pimpinan Pondok Pesantren Islam Miftachussunnah II KH Miftachul Akhyar, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya Muzakki, serta para pejabat Kemenag Jawa Timur dan Surabaya.

Menag Nasaruddin mengungkapkan bahwa pesantren adalah lembaga asli Nusantara.

"Pesantren adalah pelopor dunia pendidikan di Indonesia, bahkan sebelum Belanda datang," ujarnya.

Ia menambahkan, mengutip pemikiran Nurcholish Madjid, bahwa jika Indonesia tidak dijajah, perguruan tinggi terkemuka saat ini mungkin akan bernama Universitas Termas, Universitas Lirboyo, atau Universitas Tebuireng.

"Sudah saatnya pesantren merebut kembali masa kejayaannya. Pondok pesantren harus menjadi tuan rumah di rumahnya sendiri," kata Nasaruddin penuh semangat.

Di hadapan ribuan santri, ia juga menekankan bahwa Undang-Undang tentang Pesantren adalah bukti komitmen pemerintah dalam memberikan legitimasi dan dukungan terhadap eksistensi pesantren.

"Langkah berikutnya adalah bagaimana kita bisa memperkuat dan melanjutkan peran penting pesantren di negeri ini,” lanjutnya.

Menag Nasaruddin juga memuji sistem asrama atau pemondokan di pesantren yang memberikan pengawasan penuh selama 24 jam, sehingga efektif dalam membentuk karakter santri.

"Ini adalah salah satu keunggulan pesantren. Sistem ini bahkan diadopsi oleh beberapa sekolah di Inggris dan Australia," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Menag Plus Imam Besar Istiqlal, Nasaruddin Umar: Presiden Prabowo yang Minta

Jadi Menag Plus Imam Besar Istiqlal, Nasaruddin Umar: Presiden Prabowo yang Minta

News | Jum'at, 01 November 2024 | 15:45 WIB

Menag Senang Dikunjungi Wapres Gibran, Bahas Program Unggulan hingga Quick-Win Kemenag

Menag Senang Dikunjungi Wapres Gibran, Bahas Program Unggulan hingga Quick-Win Kemenag

News | Jum'at, 01 November 2024 | 15:21 WIB

Jadi Menag Era Prabowo, Maman PKB Wanti-wanti Nasaruddin Umar Tak Acuhkan DPR: Menag Periode Kemarin Terburuk!

Jadi Menag Era Prabowo, Maman PKB Wanti-wanti Nasaruddin Umar Tak Acuhkan DPR: Menag Periode Kemarin Terburuk!

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 20:15 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB