Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Bangun Santoso

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
Presiden ketujuh Joko Widodo hadir untuk bersilaturahmi dengan Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/YU
baca 10 detik
  • Dokter Zulkifli S Ekomei mengkritik proyek IKN sebagai ambisi pribadi Jokowi yang dianggap tidak terencana dan bermasalah.
  • Zulkifli menuduh adanya gangguan kejiwaan megalomania pada diri Jokowi yang memengaruhi pengambilan keputusan pembangunan Ibu Kota Nusantara tersebut.
  • Aktivis tersebut mendesak audit korupsi IKN serta menyatakan bahwa penerbitan Kepres pemindahan ibu kota dapat merugikan negara.

Suara.com - Aktivis senior kebangsaan sekaligus penggugat pemindahan ibu kota negara ke IKN, Dokter Zulkifli S Ekomei, melontarkan pernyataan kontroversial soal latar belakang ambisi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Dalam podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Zulkifli secara terang-terangan menyebut Jokowi mengidap gangguan kejiwaan berupa megalomania, waham kebesaran yang dianggapnya menjadi akar dari keputusan-keputusan yang dinilai tidak terencana.

“Saya kira ini ambisi pribadi saja. Megalomania kalau saya lihat sejak awal saya melihat sosok ini ada gangguan kejiwaan gitu. Ada waham kebesaran ya, misalnya raja itu cuma punya satu kereta kencana, dia bawa delapan kereta kencana gitu lho," ujarnya, dikutip pada Sabtu (16/5/2026).


Zulkifli, yang juga seorang dokter, mengaku melihat tanda-tanda klinis tersebut dalam perilaku dan keputusan Jokowi selama menjabat. Ia menyoroti banyaknya keputusan yang dinilai dibuat secara spontan tanpa perencanaan matang.

"Tiba-tiba kayak orang nggak punya plan gitu kan? Nanti 17 Agustus kita adakan di sana, nggak jadi," sindir Zulkifli, merujuk pada wacana upacara kemerdekaan di IKN yang sempat menuai polemik.

Warisan IKN Disebut "Kerusakan", Bukan Legasi

Ditanya soal legasi yang ingin ditinggalkan Jokowi lewat IKN, Zulkifli tak memberikan penilaian positif. Menurutnya, apa yang ditinggalkan bukan legasi, melainkan persoalan yang mencoreng nama institusi negara.

"Kerusakan. Dalam hal banyak hal kerusakan, sudah institusinya rusak ya kan? Kalau legasi apa ini yang berbau aroma korupsi ya bukan legasi namanya, persoalan yang ditinggalkan," katanya.

Ia juga mempertanyakan absennya mekanisme koreksi terhadap Presiden. Zulkifli menyebut hilangnya Dewan Pertimbangan Agung dalam konstitusi lama sebagai salah satu sebab presiden bisa melenggang tanpa kontrol yang efektif.

baca juga

Sindir Prabowo: Kalau Waras Tidak Keluar Kepres

Zulkifli turut menyoroti langkah Presiden Prabowo Subianto yang pada Januari lalu mengunjungi IKN. Ia menilai kunjungan itu sebagai bentuk penghormatan yang berlebihan kepada pendahulunya.

Soal kemungkinan Prabowo menerbitkan Keputusan Presiden (Kepres) resmi pemindahan ibu kota ke IKN, Zulkifli menjawab dengan kalimat yang tajam, "Kalau waras tidak keluar. Kalau waras tidak keluar."

Menurutnya, menerbitkan Kepres itu sama saja dengan "bunuh diri" secara politik, mengingat banyaknya persoalan lain yang lebih mendesak untuk diselesaikan dan tingginya mudharat yang ditanggung negara.

Minta Korupsi IKN Diaudit, Jokowi Harus Bertanggung Jawab

Dalam konteks putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan Jakarta tetap sebagai ibu kota negara hingga ada Kepres pemindahan, Zulkifli mendorong agar ada tindak lanjut hukum atas potensi korupsi dalam proyek IKN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:14 WIB

Projo Bicara Soal Kesehatan Jokowi, PSI Langsung Buka Suara

Projo Bicara Soal Kesehatan Jokowi, PSI Langsung Buka Suara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:51 WIB

Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa

Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:14 WIB

PSI Siap Kawal Jokowi Safari ke Penjuru Nusantara, Bestari Barus: Sudah Agenda Sejak Awal

PSI Siap Kawal Jokowi Safari ke Penjuru Nusantara, Bestari Barus: Sudah Agenda Sejak Awal

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bestari Barus Tegaskan Jokowi Bagian dari PSI: Akan Turun ke Masyarakat pada Saatnya

Bestari Barus Tegaskan Jokowi Bagian dari PSI: Akan Turun ke Masyarakat pada Saatnya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:58 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Terkini

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

×