Veronica Tan Serukan Perempuan Harus Pintar dan Mandiri: Jangan Hanya Modal Cinta!

Dwi Bowo Raharjo | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 21 November 2024 | 00:05 WIB
Veronica Tan Serukan Perempuan Harus Pintar dan Mandiri: Jangan Hanya Modal Cinta!
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, [Instagram]

Suara.com - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, menyerukan bahwa setiap perempuan harus mendapatkan pendidikan dan menjadi pintar. Oleh sebab itu, dia menekankan, tidak boleh lagi ada perempuan yang putus sekolah karena menikah saat masih usia anak.

Veronica menegaskan pentingnya memberikan edukasi terhadap kesadaran berpendidikan sejak mulai masa anak-anak sebagai upaya awal membuat perempuan berdaya dan mandiri.

“Perempuan itu harus diedukasi, jadi smart women itu penting banget. Kita ingatkan kepada anak-anak kita bahwa perempuan jangan hanya modal cinta tanpa mempersiapkan diri, edukasi mereka. Ingat ya nak kalau tidak bisa mandiri, kamu tidak bisa menghidupi dirimu sendiri," kata Veronica saat menyampaikan sambutan dalam Talkshow Perempuan Hebat Melahirkan Generasi Emas yang diselenggarakan Cahaya Ladara Nusantara dan University of Jakarta International (UNIJI) di Jakarta, Rabu (20/11/2024).

Pemberian pendidikan terhadap perempuan juga penting, karena mereka akan menjadi 'sekolah' pertama bagi anak-anaknya yang akan mengajarkan, mengasuh, serta mendidik dengan baik.

Menurut Veronica, salah satu upaya yang perlu dilakukan bersama dengan memutus perkawinan usia anak.

"Pikir nanti kalau punya anak seperti apa karena kita mau punya anak yang berkualitas bukan hanya jumlahnya,” kata dia.

Perrmpuan yang berdaya dan mandiri juga bisa berkontribusi atas terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045. Sebab, perempuan yang berdaya akan bisa memperjuangkan hak-haknya dan melahirkan generasi emas.

“Perempuan yang mandiri dan berdaya akan dapat mendidik generasi berikutnya menjadi lebih baik dan unggul. Akar permasalahan kita adalah perempuan itu mempunyai beban yang sangat berat, tapi mereka tidak berdaya dan tidak mandiri. Ketika itu terjadi, mereka tidak bisa speak up, dan tidak lagi bisa membuat pertahanan untuk dirinya,” ujarnya.

Veronica menyampaikan kalau ketidakmandirian sering kali menjadi faktor penyebab perempuan takut atau tidak mampu melawan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun kekerasan lain yang terjadi padanya. Oleh sebab itu, menurutnya, untuk membantu perempuan berdaya bisa dimulai dengan membantunya mulai dari sektor ekonomi.

“Pelatihan keterampilan biasanya diberikan kepada perempuan seperti membatik atau memasak, tapi biasanya terputus, tidak ada keberlanjutan. Harusnya kita menemani mereka, mendukung mereka sampai mereka bisa tangguh, mandiri, berdiri sendiri hingga bahkan bisa memasarkan produknya ke pasaran,” pesannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Lowongan Kerja Komnas Perempuan, Cek Link Pendaftaran Berikut

7 Lowongan Kerja Komnas Perempuan, Cek Link Pendaftaran Berikut

Bisnis | Selasa, 19 November 2024 | 15:25 WIB

Ulasan Novel Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna Karya Najelaa Shihab

Ulasan Novel Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna Karya Najelaa Shihab

Your Say | Rabu, 20 November 2024 | 11:58 WIB

Kisah Sukses Nasabah PNM Mekaar Olah Sisik Ikan Hingga Sukses Ekspor ke Berbagai Benua

Kisah Sukses Nasabah PNM Mekaar Olah Sisik Ikan Hingga Sukses Ekspor ke Berbagai Benua

Bisnis | Selasa, 19 November 2024 | 17:21 WIB

Komunitas Womanpreneur Dorong Kerjasama Pelaku Usaha Perempuan Indonesia Dengan Importir Inggris

Komunitas Womanpreneur Dorong Kerjasama Pelaku Usaha Perempuan Indonesia Dengan Importir Inggris

Lifestyle | Selasa, 19 November 2024 | 16:07 WIB

Terkini

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB