Rumah Sakit Gaza Batasi Layanan dan Terancam Tutup, Bahan Bakar Hanya Cukup 2 Hari!

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Sabtu, 23 November 2024 | 14:26 WIB
Rumah Sakit Gaza Batasi Layanan dan Terancam Tutup, Bahan Bakar Hanya Cukup 2 Hari!
Ilustrasi Rumah Sakit (Unsplash)

Suara.com - Kementerian kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas mengatakan pada hari Jumat bahwa rumah sakit hanya memiliki persediaan bahan bakar dua hari lagi sebelum mereka harus membatasi layanan, setelah PBB memperingatkan bahwa pengiriman bantuan ke wilayah yang dilanda perang itu sedang lumpuh.

Kekhawatiran itu muncul sehari setelah Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanan Yoav Gallant lebih dari setahun setelah perang Gaza antara Israel dan militan Hamas.

Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pihak lain telah berulang kali mengecam kondisi kemanusiaan, khususnya di Gaza utara tempat dinas keamanan Israel mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah menewaskan dua komandan yang terlibat dalam serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober 2023 yang memicu perang tersebut.

Petugas medis di wilayah Palestina mengatakan serangan Israel semalam di Beit Lahia dan Jabalia di dekatnya mengakibatkan puluhan orang tewas atau hilang.

"Kami mengeluarkan peringatan mendesak karena semua rumah sakit di Jalur Gaza akan berhenti beroperasi atau mengurangi layanan mereka dalam waktu 48 jam karena penghalangan masuknya bahan bakar oleh pendudukan (Israel)," kata Marwan al-Hams, direktur rumah sakit lapangan Gaza, dalam sebuah konferensi pers.

Organisasi Kesehatan Dunia telah menyatakan kekhawatiran serius pada hari Selasa untuk rumah sakit yang sebagian masih beroperasi di Gaza.

"Semakin sulit untuk mendapatkan bantuan," kata juru bicara WHO Margaret Harris di Jenewa.

Kamis malam, koordinator kemanusiaan PBB untuk wilayah Palestina, Muhannad Hadi, mengatakan: "Pengiriman bantuan penting di seluruh Gaza, termasuk makanan, air, bahan bakar, dan pasokan medis, terhenti."

Dalam sebuah pernyataan, ia mengatakan bahwa selama lebih dari enam minggu otoritas Israel "telah melarang impor komersial" sementara "lonjakan penjarahan bersenjata" telah menargetkan konvoi bantuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netanyahu Kecam Paus Fransiskus, Anggap Tudingan Genosida Israel "Memalukan"

Netanyahu Kecam Paus Fransiskus, Anggap Tudingan Genosida Israel "Memalukan"

News | Sabtu, 23 November 2024 | 14:09 WIB

Indonesia Termasuk Negara yang Paling Sering Beri Donasi ke Palestina, Baznas: Total Sudah Mencapai Rp 318,9 M

Indonesia Termasuk Negara yang Paling Sering Beri Donasi ke Palestina, Baznas: Total Sudah Mencapai Rp 318,9 M

Lifestyle | Jum'at, 22 November 2024 | 23:42 WIB

Apa Itu ICC? Lembaga yang Minta PM Israel Benjamin Netanyahu Ditangkap

Apa Itu ICC? Lembaga yang Minta PM Israel Benjamin Netanyahu Ditangkap

News | Jum'at, 22 November 2024 | 15:35 WIB

ICC Terbitkan Surat Penangkapan Benjamin Netanyahu dan Gallant, Ini Reaksi Beragam dari Eropa

ICC Terbitkan Surat Penangkapan Benjamin Netanyahu dan Gallant, Ini Reaksi Beragam dari Eropa

News | Jum'at, 22 November 2024 | 14:20 WIB

52 Tewas Akibat Serangan Israel di Lebanon Timur dan Selatan

52 Tewas Akibat Serangan Israel di Lebanon Timur dan Selatan

News | Jum'at, 22 November 2024 | 14:13 WIB

Mahkamah Pidana Internasional Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Benjamin Netanyahu

Mahkamah Pidana Internasional Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Benjamin Netanyahu

News | Jum'at, 22 November 2024 | 14:03 WIB

Terkini

Sinyal Damai di Selat Hormuz: PBB Sambut Langkah Iran, Trump Masih 'Kunci' Pelabuhan

Sinyal Damai di Selat Hormuz: PBB Sambut Langkah Iran, Trump Masih 'Kunci' Pelabuhan

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:06 WIB

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

News | Sabtu, 18 April 2026 | 09:00 WIB

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

News | Sabtu, 18 April 2026 | 08:10 WIB

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB