Bayang-Bayang Teror: Palestina Khawatir Atas Pembebasan Pemukim Ilegal Israel

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Sabtu, 23 November 2024 | 19:25 WIB
Bayang-Bayang Teror: Palestina Khawatir Atas Pembebasan Pemukim Ilegal Israel
ilustrai bendera Palestina, negara yang masih berkonflik dengan Israel hingga kini (Unsplash/Omer Yildiz)

Suara.com - Palestina mengkritik keputusan Kepala Otoritas Pertahanan Israel, Israel Katz, yang memilih untuk menghentikan perintah penahanan administratif terhadap pemukim ilegal Israel.

Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Jumat (22/11), Kementerian Luar Negeri Palestina menyatakan bahwa keputusan Katz akan mendorong para pemukim ekstrimis untuk melakukan teror terhadap warga Palestina dan aset-aset mereka, serta meningkatkan kejahatan terhadap mereka dan memperkuat impunitas yang mereka nikmati.

Sebelumnya pada hari Jumat, Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan keputusan Katz untuk menangguhkan perintah penahanan administratif terhadap pemukim ilegal yang dituduh menyerang warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Kementerian tersebut menyerukan tindakan internasional yang lebih efektif untuk menekan milisi pemukim, mengakhiri impunitas mereka, dan melindungi warga Palestina dari pelanggaran yang dilakukan oleh pihak pendudukan Israel.

Peace Now, sebuah organisasi yang memantau aktivitas pemukiman Israel di wilayah yang diduduki, menyatakan bahwa pencabutan perintah penahanan administratif bagi pemukim merupakan langkah yang sinis dan ceroboh yang memperkuat dan menormalkan munculnya terorisme Yahudi dengan alasan perang.

Di sisi lain, penahanan administratif yang bergantung pada bukti yang tidak dipublikasikan telah sering digunakan oleh Israel terhadap warga Palestina. Saat ini, terdapat 3.443 orang yang ditahan di penjara-penjara Israel, menurut kelompok-kelompok yang menangani urusan tahanan Palestina.

Peace Now mencatat bahwa ada lebih dari 720.000 pemukim ilegal di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur.

Walaupun tidak ada data resmi dari Israel, Kementerian Luar Negeri Palestina mencatat bahwa hanya sedikit pemukim ilegal yang ditahan di bawah hukum tersebut, dan penangkapan yang terjadi umumnya bersifat simbolis dalam kebijakan yang disebut 'pintu berputar'.

Ketegangan di Tepi Barat semakin meningkat akibat konflik brutal Israel di Jalur Gaza, yang telah merenggut lebih dari 44.000 nyawa, sebagian besar di antaranya adalah perempuan dan anak-anak, setelah serangan Hamas setahun lalu.

Sejak itu, hampir 795 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 6.400 lainnya terluka akibat serangan oleh pasukan Israel di wilayah yang diduduki, menurut laporan Kementerian Kesehatan.

Pada bulan Juli, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan pendapat konsultatif bersejarah yang menyatakan bahwa pendudukan Israel selama bertahun-tahun atas tanah Palestina adalah ilegal dan mendesak untuk pengosongan semua pemukiman yang ada di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netanyahu Hadapi Tuduhan Kejahatan Perang, Bersumpah Bela Israel "Dengan Segala Cara"

Netanyahu Hadapi Tuduhan Kejahatan Perang, Bersumpah Bela Israel "Dengan Segala Cara"

News | Sabtu, 23 November 2024 | 17:31 WIB

PBB: Israel Halangi Bantuan ke Gaza, Hanya Sepertiga Misi Disetujui

PBB: Israel Halangi Bantuan ke Gaza, Hanya Sepertiga Misi Disetujui

News | Sabtu, 23 November 2024 | 17:23 WIB

Gedung Perumahan di Beirut Luluh Lantak Dihantam 5 Rudal Israel

Gedung Perumahan di Beirut Luluh Lantak Dihantam 5 Rudal Israel

News | Sabtu, 23 November 2024 | 14:58 WIB

Rumah Sakit Gaza Batasi Layanan dan Terancam Tutup, Bahan Bakar Hanya Cukup 2 Hari!

Rumah Sakit Gaza Batasi Layanan dan Terancam Tutup, Bahan Bakar Hanya Cukup 2 Hari!

News | Sabtu, 23 November 2024 | 14:26 WIB

Netanyahu Kecam Paus Fransiskus, Anggap Tudingan Genosida Israel "Memalukan"

Netanyahu Kecam Paus Fransiskus, Anggap Tudingan Genosida Israel "Memalukan"

News | Sabtu, 23 November 2024 | 14:09 WIB

Indonesia Termasuk Negara yang Paling Sering Beri Donasi ke Palestina, Baznas: Total Sudah Mencapai Rp 318,9 M

Indonesia Termasuk Negara yang Paling Sering Beri Donasi ke Palestina, Baznas: Total Sudah Mencapai Rp 318,9 M

Lifestyle | Jum'at, 22 November 2024 | 23:42 WIB

Terkini

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:26 WIB

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:25 WIB

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:24 WIB

Peringatan Hardiknas 2026: Wamendagri Wiyagus Tekankan Tiga Fondasi Strategis Pendidikan Bermutu

Peringatan Hardiknas 2026: Wamendagri Wiyagus Tekankan Tiga Fondasi Strategis Pendidikan Bermutu

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:22 WIB

Babak Baru Pengelolaan Sampah Jakarta: Dari Sanksi Warga Hingga Kewajiban Diskon Makanan

Babak Baru Pengelolaan Sampah Jakarta: Dari Sanksi Warga Hingga Kewajiban Diskon Makanan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:19 WIB

Rugikan Negara Rp1,77 Triliun, Eks Direktur Gas Pertamina Cuma Divonis 4,5 Tahun Penjara!

Rugikan Negara Rp1,77 Triliun, Eks Direktur Gas Pertamina Cuma Divonis 4,5 Tahun Penjara!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:03 WIB

Krisis Sampah Jakarta Kian Mendesak, Edukator Sebut Perubahan Harus Dimulai dari Rumah Tangga

Krisis Sampah Jakarta Kian Mendesak, Edukator Sebut Perubahan Harus Dimulai dari Rumah Tangga

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:57 WIB

Kebijakan Terbaru Donald Trump Bikin Kanselir Jerman Kesal: Kasih Pukulan ke Seluruh Eropa

Kebijakan Terbaru Donald Trump Bikin Kanselir Jerman Kesal: Kasih Pukulan ke Seluruh Eropa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:55 WIB

Dilaporkan ke Bareskrim, Abu Janda hingga Ade Armando Dituding Provokasi Potongan Video JK

Dilaporkan ke Bareskrim, Abu Janda hingga Ade Armando Dituding Provokasi Potongan Video JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:50 WIB

Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik Varial Adhi Putra Terkait Kasus Korupsi DAK SMK Rp21,8 Miliar!

Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik Varial Adhi Putra Terkait Kasus Korupsi DAK SMK Rp21,8 Miliar!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:43 WIB