Ternyata Ini Alasan Donald Trump Akan Pecat Ribuan Personel Transgender dari Militer AS

Bella | Suara.com

Senin, 25 November 2024 | 11:46 WIB
Ternyata Ini Alasan Donald Trump Akan Pecat Ribuan Personel Transgender dari Militer AS
Donald Trump saat berkampanye di hadapan para pendukungnya. (Instagram/@realdonaldtrump)

Suara.com - Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu kontroversi dengan rencananya melarang semua anggota militer transgender dari dinas aktif. Langkah ini dilaporkan akan diumumkan melalui perintah eksekutif pada hari pertama masa jabatan keduanya, 20 Januari mendatang.

Kebijakan tersebut juga diprediksi akan membawa dampak besar bagi ribuan personel transgender yang saat ini aktif bertugas. Diperkirakan ada sekitar 15.000 personel transgender yang aktif bertugas di militer AS.

Menurut laporan, Trump berniat menyatakan para anggota transgender "tidak layak" untuk melayani, dan mereka akan dikeluarkan dari militer melalui alasan medis.

Ilustrasi tentara Amerika Serikat saat ditugaskan dalam misi di Irak. (AFP)
Ilustrasi tentara Amerika Serikat saat ditugaskan dalam misi di Irak. (AFP)

Kebijakan ini memperpanjang larangan serupa yang ia terapkan pada masa jabatan pertamanya, di mana transgender dilarang bergabung dengan militer tetapi mereka yang sudah bertugas diizinkan tetap aktif. Namun, kali ini, tidak akan ada pengecualian—semua anggota transgender akan diberhentikan.

Langkah ini bertolak belakang dengan kebijakan Presiden Joe Biden, yang sebelumnya mencabut larangan Trump pada awal masa jabatannya. Dalam periode tersebut, lebih dari 2.200 personel didiagnosis dengan gender dysphoria, dan banyak lainnya mengidentifikasi sebagai gender yang berbeda dari jenis kelamin saat lahir.

Trump sendiri telah lama mengkritik keberadaan transgender di militer dan institusi publik lainnya. Ia sering menyebut kebijakan inklusif ini sebagai bentuk "indoktrinasi kiri" yang menurutnya merusak nilai-nilai tradisional Amerika.

Dalam pernyataannya, ia juga bertekad untuk menghentikan pendanaan bagi sekolah yang mengajarkan teori ras kritis, membatasi partisipasi atlet transgender dalam olahraga perempuan, dan melarang pengajaran tentang identitas gender di ruang kelas.

"Sekolah mana pun yang menyebarkan teori ras kritis, kegilaan transgender, dan konten rasial, seksual, atau politik yang tidak pantas lainnya kepada anak-anak." katanya.

Rencana Trump ini mendapat dukungan dari Menteri Pertahanan pilihannya, Pete Hegseth, yang dikenal memiliki pandangan serupa. Hegseth menyebut bahwa langkah untuk mengintegrasikan perempuan dan transgender dalam militer melemahkan keamanan nasional.

Selain itu, Wakil Presiden terpilih JD Vance juga memicu perdebatan dengan komentarnya yang kontroversial, menyebut transgender dan nonbiner sebagai bagian dari "strategi" untuk mendapatkan keuntungan dalam penerimaan perguruan tinggi di Amerika Serikat.

Cawapres Donald Trump, JD Vance (instagram/teamjdvance)
Cawapres Donald Trump, JD Vance (instagram/teamjdvance)

"Jika Anda adalah orangtua kulit putih kelas menengah atau menengah atas, dan satu-satunya hal yang Anda pedulikan adalah apakah anak Anda masuk ke Harvard atau Yale, jelas jalur tersebut telah menjadi jauh lebih sulit bagi banyak anak kelas menengah atas... Satu-satunya cara agar orang-orang tersebut dapat berpartisipasi dalam birokrasi DEI (Keanekaragaman, kesetaraan, dan inklusi) di negara ini adalah menjadi trans," katanya dalam podcast bersama Joe Rogan.

Namun, kebijakan ini tidak lepas dari kritik tajam. Organisasi hak asasi manusia dan komunitas LGBTQIA+ menilai langkah ini diskriminatif dan berbahaya. Mereka menyatakan bahwa Trump telah mengabaikan kontribusi besar yang diberikan oleh anggota transgender di militer, sekaligus merusak upaya menciptakan militer yang inklusif dan mencerminkan keragaman masyarakat Amerika.

Langkah Trump ini dipandang sebagai bagian dari agendanya untuk menghapus pengaruh progresif di berbagai sektor masyarakat Amerika. Namun, dengan komunitas LGBTQIA+ yang terus bersuara, perlawanan terhadap kebijakan ini diprediksi akan terus meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rencana Kebijakan Kontroversial di Hari Pertama Menjabat, Trump Akan Pecat 15.000 Tentara Transgender?

Rencana Kebijakan Kontroversial di Hari Pertama Menjabat, Trump Akan Pecat 15.000 Tentara Transgender?

News | Senin, 25 November 2024 | 10:52 WIB

Apa Boleh Transgender Umroh dan Haji?

Apa Boleh Transgender Umroh dan Haji?

Religi | Minggu, 24 November 2024 | 12:57 WIB

Donald Trump Pernah Bikin Ratu Elizabeth II Marah Besar Gara-gara Hal Ini

Donald Trump Pernah Bikin Ratu Elizabeth II Marah Besar Gara-gara Hal Ini

News | Sabtu, 23 November 2024 | 16:11 WIB

Biden Sebut Surat Perintah Penangkapan Netanyahu 'Keterlaluan', Irlandia Berjanji Akan Mencekal

Biden Sebut Surat Perintah Penangkapan Netanyahu 'Keterlaluan', Irlandia Berjanji Akan Mencekal

News | Sabtu, 23 November 2024 | 14:45 WIB

MUI Sentil Keras Isa Zega yang Umrah Pakai Hijab: Operasi Kelamin Tidak Mengubah Status dalam Islam!

MUI Sentil Keras Isa Zega yang Umrah Pakai Hijab: Operasi Kelamin Tidak Mengubah Status dalam Islam!

Lifestyle | Jum'at, 22 November 2024 | 17:39 WIB

Siapa Shella Saukia? Crazy Rich Aceh Diduga Biayai Umrah Transgender Isa Zega

Siapa Shella Saukia? Crazy Rich Aceh Diduga Biayai Umrah Transgender Isa Zega

Lifestyle | Jum'at, 22 November 2024 | 12:26 WIB

Transgender Tiongkok Menang Gugatan atas Terapi Kejut Listrik Saat Dimasukkan ke Rumah Sakit Jiwa

Transgender Tiongkok Menang Gugatan atas Terapi Kejut Listrik Saat Dimasukkan ke Rumah Sakit Jiwa

News | Jum'at, 22 November 2024 | 10:47 WIB

Biden Kecam ICC atas Surat Perintah Penangkapan terhadap Netanyahu: Keterlaluan!

Biden Kecam ICC atas Surat Perintah Penangkapan terhadap Netanyahu: Keterlaluan!

News | Jum'at, 22 November 2024 | 08:24 WIB

Ellen DeGeneres Benar-Benar Hengkang dari AS Pasca Kemenangan Trump, Anak Elon Musk Menyusul?

Ellen DeGeneres Benar-Benar Hengkang dari AS Pasca Kemenangan Trump, Anak Elon Musk Menyusul?

News | Jum'at, 22 November 2024 | 04:45 WIB

Usai Kemenangan Telak di Pilpres AS, Apa yang Diharapkan Pendukung Donald Trump?

Usai Kemenangan Telak di Pilpres AS, Apa yang Diharapkan Pendukung Donald Trump?

Your Say | Kamis, 21 November 2024 | 15:12 WIB

Terkini

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:26 WIB

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:12 WIB

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:06 WIB

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB