Israel-Hizbullah Gencatan Senjata, Warga Palestina Makin Terancam

M Nurhadi

Rabu, 27 November 2024 | 12:33 WIB
Israel-Hizbullah Gencatan Senjata, Warga Palestina Makin Terancam
Seorang anak laki-laki Palestina duduk ketika orang-orang memeriksa kehancuran menyusul serangan tentara Israel di sekitar tenda-tenda pengungsi di dalam tembok Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah, di Jalur Gaza, Palestina, Senin (14/10/2024). [Eyad BABA / AFP]

Suara.com - Gencatan senjata aantara Israel dan Lebanon resmi diberlakukan pada hari ini, Rabu (27/11/2024), waktu setempat usai Presiden Amerika Serikat, Joe Biden memberikan keterangan terkait.

Hal ini memperkuat ucapan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu yang mengklaim, Israel memilih gencatan senjata dengan Hizbullah dan mengaku fokus melawan Hamas dan Iran.

"Gencatan senjata dimulai pagi, waktu setempat," ujar Joe Biden, seperti yang dikutip via AFP.

AS melaporkan bahwa 10 menteri Israel memberikan suara mendukung kesepakatan ini, sementara satu orang menolak. Biden menyebut langkah ini sebagai kabar baik bagi Lebanon.

Kesepakatan tersebut dirancang untuk menjadi penghentian permusuhan secara permanen antara Israel dan Hizbullah yang didukung oleh Iran.

"Sesuai dengan perjanjian ini, tentara Lebanon akan mengambil alih kendali di wilayah perbatasan. Hizbullah dan kelompok lainnya tidak akan diizinkan untuk mengancam keamanan Israel lagi," lanjut dia.

Pengumuman ini disampaikan usai adanya serangan besar-besaran di Beirut, termasuk serangkaian serangan di pusat kota oleh Israel pada hari Selasa. Israel sebelumnya membombardir Lebanon selama lebih dari 5 pekan sebelum akhirnya menyerang melalui jalur darat.

Sebelumnya, Biden dan Presiden Prancis Emmanuel Macron dijadwalkan untuk mengumumkan gencatan senjata antara Hizbullah dan Israel dalam waktu 36 jam pada hari Senin. Rencana yang dibocorkan oleh empat sumber senior dari Lebanon ini dianggap sebagai terobosan diplomatik penting setelah konflik yang telah menewaskan ribuan orang.

Netanyahu mengungkapkan rasa terima kasihnya atas keterlibatan Biden sebagai perantara. Namun, dalam pidato yang disiarkan televisi menjelang pemungutan suara kabinet keamanannya, ia mengatakan bahwa "durasi gencatan senjata tergantung pada situasi di Lebanon."

baca juga

Namun, pemimpin Zionis itu juga menunjukkan bahwa ia tidak peduli dengan kedamaian dan menegaskan untuk tetap melakukan penyerangan secara bebas bahkan meski sudah ada gencatan senjata.

Gencatan senjata ini juga memungkinkan Israel untuk mengalihkan fokusnya kembali ke Gaza, tempat mereka berperang melawan Hamas, sekutu Hizbullah, sejak Oktober tahun lalu.

"Ketika Hizbullah tidak terlibat, Hamas akan ditinggalkan sendirian dalam pertempuran. Tekanan kami terhadapnya akan meningkat," ujarnya.

"Perjanjian ini juga akan memungkinkan fokus pada ancaman dari Iran dan memberi waktu bagi militer Israel untuk melakukan persiapan kembali," tambahnya.

Perdana Menteri Lebanon, Najib Mikati, menuntut agar masyarakat internasional segera bertindak untuk memastikan gencatan senjata dilaksanakan. Ia juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat kehadiran tentara di selatan.

Salah seorang anggota parlemen Hizbullah yang identitasnya dirahasiakan menyebut, Israel berusaha membalas dendam terhadap para pendukung perlawanan dan seluruh warga Lebanon menjelang gencatan senjata. Salah satu serangan bahkan menghantam kawasan perbelanjaan populer Hamra hanya beberapa menit setelah pidato Netanyahu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Biden Hingga Von der Leyen: Dunia Bereaksi Atas Gencatan Senjata Lebanon-Israel

Dari Biden Hingga Von der Leyen: Dunia Bereaksi Atas Gencatan Senjata Lebanon-Israel

News | Rabu, 27 November 2024 | 12:20 WIB

Akankah Gencatan Senjata Israel-Lebanon Kali Ini Bertahan? AS Janjikan Mekanisme Pencegahan Pelanggaran

Akankah Gencatan Senjata Israel-Lebanon Kali Ini Bertahan? AS Janjikan Mekanisme Pencegahan Pelanggaran

News | Rabu, 27 November 2024 | 12:00 WIB

Israel Tarik Mundur Pasukan dari Lebanon, Kesepakatan Gencatan Senjata Ditandatangani

Israel Tarik Mundur Pasukan dari Lebanon, Kesepakatan Gencatan Senjata Ditandatangani

News | Rabu, 27 November 2024 | 09:07 WIB

Isi Perjanjian Gencatan Senjata Israel-Lebanon: Hamas Terisolasi?

Isi Perjanjian Gencatan Senjata Israel-Lebanon: Hamas Terisolasi?

News | Rabu, 27 November 2024 | 08:30 WIB

3 Alasan Netanyahu Sepakat Akhiri Perang di Lebanon

3 Alasan Netanyahu Sepakat Akhiri Perang di Lebanon

News | Rabu, 27 November 2024 | 05:50 WIB

Liga Arab Bersatu Tolak Agresi Israel, Perang Regional di Depan Mata?

Liga Arab Bersatu Tolak Agresi Israel, Perang Regional di Depan Mata?

News | Rabu, 27 November 2024 | 04:10 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB