Sebut Jateng Bukan Lagi Kandang Banteng, PDIP: Sekarang Jadi Kandang Bansos dan Partai Cokelat

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 28 November 2024 | 20:20 WIB
Sebut Jateng Bukan Lagi Kandang Banteng, PDIP: Sekarang Jadi Kandang Bansos dan Partai Cokelat
Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Sitorus menegaskan bahwa Jawa Tengah (Jateng) kini bukan lagi Kandang Banteng dalam Pilkada.

Ia menyebut, justru Jateng kini jadi 'Kandang Bansos' dan 'Partai Cokelat'.

"Dan jika saudara-saudara bertanya, apakah Jawa Tengah bukan lagi Kandang Banteng? Ya, dalam arti pemilihan gubernur," kata Deddy dalam jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2024).

Ia mengatakan bahwa dari Pilkada Jateng, PDIP justru mengalami kenaikan suara dari hasil Pileg 2024 lalu. Menurutnya, hal itu menandakan Jateng masih 'Kandang Banteng' secara keseluruhan.

Tapi dalam soal pilkada, kata Deddy, justru kini Jateng telah menjadi Kandang Bansos dan Partai Cokelat. Hal itu mengacu dugaan kecurangan yang terjadi di Jateng untuk memenangkan pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

"Apakah masih Kandang Banteng? Yes, pemilih kami masih tetap setia bahkan bertambah. Tetapi sekarang rekan-rekan wartawan semua mulai hari ini bisa menyebut Jawa Tengah bukan sebagai Kandang Banteng lagi, tapi sebagai kandang Bansos dan Parcok," ujarnya.

"Jadi jangan lagi sebut Jawa Tengah sebagai kandang banteng, tetapi sebagai kandang Bansos dan Parcok," sambungnya.

Ia pun menjelaskan bahwa Kandang Banteng kini berada di wilayah lainnya. Ia menyinggung kemenangan PDIP di Jajarta di Pilkada 2024.

"Mau tanya di mana kandang banteng? DKI Jakarta memenangkan pemilu provinsi, Legislatif, Ketua DPRD, dan kemarin Gubernur dan Wakil Gubernur di Provinsi Riau. Belum pernah dalam sejarah PDI Perjuangan menjadi Ketua DPRD Provinsi di sana sekaligus memenangkan pemilu Gubernur. Dari 6 provinsi di Papua kami memenangkan 4 provinsi," katanya.

baca juga

"Kami bisa mengembalikan kehormatan partai di Kalimantan Barat yang dulu terlepas, sekarang kembali lagi. Jadi coba lihat bagaimana hasilnya kemarin di Bali, kami bisa memenangkan dengan 80 persen. Walaupun influencer menteri-menteri turun ke sana, bahkan seorang Kaesang turun ke sana, tetapi tetap menjadi kandang banteng," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Desak Prabowo Copot Kapolri, Singgung 'Syahwat Politik Jokowi'

PDIP Desak Prabowo Copot Kapolri, Singgung 'Syahwat Politik Jokowi'

News | Kamis, 28 November 2024 | 19:57 WIB

Tudingan Keras! 'Partai Cokelat' jadi Alat Politik, Elite PDIP Sebut Budaya Jokowisme Bikin Pemilu Cacat

Tudingan Keras! 'Partai Cokelat' jadi Alat Politik, Elite PDIP Sebut Budaya Jokowisme Bikin Pemilu Cacat

Kotak Suara | Kamis, 28 November 2024 | 19:51 WIB

Sebut Airin Kalah karena Intervensi Kekuasaan, PDIP Bersiap Layangkan Gugatan ke MK

Sebut Airin Kalah karena Intervensi Kekuasaan, PDIP Bersiap Layangkan Gugatan ke MK

Kotak Suara | Kamis, 28 November 2024 | 18:46 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×