Goodie Bag Bertuliskan Bantuan Wapres Gibran Disebut Aneh Hingga Memalukan

Eviera Paramita Sandi

Rabu, 04 Desember 2024 | 13:58 WIB
Goodie Bag Bertuliskan Bantuan Wapres Gibran Disebut Aneh Hingga Memalukan
Tangkap Layar [Youtube Abraham Samad SPEAK UP]

Suara.com - Jurnalis senior, Lukas Luwarso angkat bicara soal Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang bagi-bagi bantuan pada korban banjir di Jakarta Timur.

Bukan mengatasnamakan pemerintah, Gibran justru secara blak-blakan memberi bantuan sembako tersebut dengan nama pribadinya.

Pasalnya, goodie bag yang digunakan sebagai wadah sembako tersebut bertuliskan ‘Bantuan Wapres Gibran’.

Melihat fenomena tersebut, Lukas sontak mengatakan bahwa Gibran kini tengah membuat pencitraan.

“Fufufafa atau Wapres Gibran itu kan sedang ingin mencitrakan, membuat pencitraan, maka segala sesuatu yang bersifat politik akan dia buat secara personal. Sebagai itu proyek dia, program dia,’’ ujar Lukas, dikutip dari Youtube Abraham Samad SPEAK UP, Rabu (4/12/24).

Menurutnya, hal ini bukanlah hal yang wajar, bahkan disebut aneh. Pasalnya, Gibran bukan sedang kampanye, sehingga tulisan ‘Bantuan Wapres Gibran’ dianggap bukan hal yang lazim.

“Sebagai politik nalar itu kan agak aneh ya, kenapa memberi bantuan harus dikasih label tasnya ‘Bantuan Wapres’ gitu, inikan tidak lazim. Kalau saat kampanye orang masih bisa memahami, tapi kalau sudah jadi wapres, kenapa itu harus dilakukan,” ucapnya.

“Itu sebenarnya agak memalukan,” tambahnya.

Lukas sontak mengatakan jika masyarakat Indonesia memberi kesempatan dan membiarkan Gibran berkuasa selama 5 tahun, maka Indonesia akan mengalami Nausea.

baca juga

“Kalau tingkah Fufufafa dan bapaknya ini kita biarkan, dan bisa bertahan 5 tahun, Indonesia akan mengalami Nausea. Nausea itu perasaan mual, perasaan pening pengen muntah, karena melihat perilaku seorang pemimpin menjadi wakil presiden itu kan bukan main-main,” urainya.

“Manusia yang seharusnya hebat, punya bibit, bobot dan bebet, bagus, tapi ini kita mendapatkan proses politik yang sangat curang, kita mendapat orang yang tidak punya track record, tidak punya kemampuan berpikir yang baik, tidak punya pemahaman etika yang bagus untuk menjadi pemimpin,” tambahnya.

Bukan hanya masyarakat secara umum, Lukas pun mengaku pasti akan mengalami gejala Nausea jika membiarkan Gibran tetap berkuasa.

“Setiap kegiatan dia akan selalu disorot media, dan akan disebarkan oleh buzzer-buzzernya, dan itu akan membuat kita kaum yang memiliki nalar dan etika yang bagus menjadi mual, pening, pengen muntah,” ujarnya.

“Terganggu pasti psikologis kita, tidak bisa dibiarkan 5 tahun ini. Kita kasih waktu lah, 5 bulan maksimal,” tandasnya.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Warga Jakarta: KJP Plus dan KJMU Tahap II 2024 Mulai Cair Bertahap pada 6 Desember

Dear Warga Jakarta: KJP Plus dan KJMU Tahap II 2024 Mulai Cair Bertahap pada 6 Desember

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 07:05 WIB

'Bantuan Wapres Gibran' jadi Kontroversi, Gibran Harusnya Paham Bansos Itu Bukan buat Branding Pejabat!

'Bantuan Wapres Gibran' jadi Kontroversi, Gibran Harusnya Paham Bansos Itu Bukan buat Branding Pejabat!

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 20:03 WIB

Segini Jatah Dana Operasional Wakil Presiden: Jadi Modal Bantuan Wapres Gibran?

Segini Jatah Dana Operasional Wakil Presiden: Jadi Modal Bantuan Wapres Gibran?

Lifestyle | Selasa, 03 Desember 2024 | 17:07 WIB

Terkini

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:14 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Kronologi Demo Ricuh di Malioboro Versi Polisi, Massa Misterius Bawa Sajam dan Miras

Kronologi Demo Ricuh di Malioboro Versi Polisi, Massa Misterius Bawa Sajam dan Miras

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Karakter Shio Naga saat Hadapi Masalah Keuangan dan Tekanan Pekerjaan

Karakter Shio Naga saat Hadapi Masalah Keuangan dan Tekanan Pekerjaan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku

Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Viral Diduga Oknum Bagi-bagi Teh Kemasan Isi Sabun untuk Meracuni Peserta Demo

Viral Diduga Oknum Bagi-bagi Teh Kemasan Isi Sabun untuk Meracuni Peserta Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:06 WIB

KPK Geledah Kantor Bea Cukai dan PT Djarum, Ada Kongkalikong Cukai Rokok?

KPK Geledah Kantor Bea Cukai dan PT Djarum, Ada Kongkalikong Cukai Rokok?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:04 WIB

×