Geger! Korea Selatan Darurat Militer, Ada Apa?

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 04 Desember 2024 | 14:22 WIB
Geger! Korea Selatan Darurat Militer, Ada Apa?
Apa Itu Darurat Militer (Allkpop)

Langkah tersebut memunculkan berbagai dampak sosial, politik, dan ekonomi, yaitu sebagai berikut:

1. Prinsip Demokrasi yang Diabaikan

Darurat militer juga dianggap sebagai cara untuk melindungi demokrasi yang menjadi dasar sistem pemerintahan Korea Selatan. Namun, langkah ini banyak dikritik karena dianggap mengabaikan prinsip-prinsip demokrasi, terutama dalam hal pembatasan kebebasan berbicara dan berkumpul.

2. Larangan Demonstrasi dan Kegiatan Partai Politik

Dengan darurat militer, semua bentuk kegiatan politik, termasuk aktivitas partai politik, majelis nasional, dan demonstrasi, dilarang. Kebijakan ini membatasi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat mereka, baik lewat protes maupun forum politik resmi.

Demonstrasi, yang menjadi cara masyarakat menyuarakan aspirasi, kini dianggap ilegal. Pembentukan organisasi politik baru juga dilarabiasanya ng selama darurat militer, sehingga oposisi atau kritik terhadap pemerintah terbatas.

3. Pengendalian Media

Salah satu aspek yang paling kontroversial dari darurat militer adalah pengawasan ketat terhadap media dan penyebaran informasi. Semua media, termasuk surat kabar, televisi, dan platform digital, diawasi oleh pemerintah. Penyebaran berita yang dianggap tidak benar atau yang bisa mempengaruhi opini publik dilarang keras.

Media dan wartawan yang melaporkan informasi yang tidak sesuai dengan kebijakan pemerintah bisa menghadapi risiko besar. Beberapa media juga melaporkan adanya gangguan internet sebagai bagian dari usaha pemerintah untuk membatasi informasi kepada masyarakat.

4. Nilai Mata Uang Won Anjlok

Darurat militer juga turut memengaruhi perekonomian Korea Selatan. Nilai mata uang won turun drastis karena ketidakpastian yang ditimbulkan oleh kebijakan ini.

Mata uang won merosot ke level 1.443,40 won per dolar AS, terendah sejak Oktober 2022 setelah Presiden Yoon mengumumkan darurat militer.

5. Acara Hiburan Terancam Batal

Mengutip dari Allkpop, agensi hiburan besar telah memberi tahu artis mereka untuk membatalkan acara yang dijadwalkan pada 4 Desember 2024. Pesan darurat menegaskan bahwa menyelenggarakan acara di bawah darurat militer sangat sulit dan dapat menimbulkan masalah.

baca juga

Acara pribadi seperti konser atau jumpa penggemar, yang telah direncanakan oleh perusahaan hiburan juga diimbau untuk batal. Beberapa agensi hiburan besar dilaporkan sudah menyiapkan tim tanggap darurat untuk menangani masalah ini, yang dapat berdampak luas pada industri hiburan.

Imbauan dari KBRI Seoul untuk WNI

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul, Korea Selatan, mengeluarkan imbauan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) terkait perkembangan situasi di negara tersebut setelah Presiden Yoon Suk Yeol mengumumkan darurat militer.

KBRI meminta WNI untuk tetap tenang, waspada, dan selalu memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah masing-masing. WNI juga diminta untuk menghindari kerumunan massa serta daerah yang menjadi pusat pertemuan massa atau unjuk rasa.

Selain itu, WNI diimbau untuk mematuhi hukum yang berlaku, mengikuti instruksi aparat keamanan setempat, dan selalu membawa identitas atau tanda pengenal.

Status Darurat Militer Kini Dicabut

Setelah mendapatkan kritik keras baik dari dalam maupun luar negeri, pemerintah Korea Selatan akhirnya mencabut status darurat militer pada Rabu (4/12/2024).

Namun, dampak dari kebijakan ini masih terasa oleh masyarakat dan berbagai sektor. Memulihkan kepercayaan terhadap demokrasi dan kebebasan sipil menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Presiden Yoon Suk Yeol.

Pemerintah memutuskan untuk mencabut darurat militer setelah mengklaim bahwa ancaman yang dapat menggoyahkan negara sudah berhasil diatasi. Namun, banyak pihak yang merasa kebijakan ini telah meninggalkan dampak negatif, seperti trauma politik yang bisa memperburuk perpecahan di masyarakat.

Meskipun darurat militer sudah selesai, banyak orang masih meragukan keputusan pemerintah dan khawatir tentang dampaknya bagi masa depan demokrasi di Korea Selatan. Tantangan bagi pemerintah ke depan adalah mengembalikan stabilitas politik dan sosial tanpa mengorbankan prinsip-prinsip demokrasi.

Demikianlah informasi terkait apa itu darurat militer seperti yang dialami Korea Selatan. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

"Saya Tidak Tahan Lagi": Selebriti Korsel Serukan Kegelisahan Atas Darurat Militer Presiden Yoon

"Saya Tidak Tahan Lagi": Selebriti Korsel Serukan Kegelisahan Atas Darurat Militer Presiden Yoon

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 14:12 WIB

Presiden Korea Selatan Berusaha Rebut Kekuasaan Penuh? Rakyat dan Parlemen Melawan!

Presiden Korea Selatan Berusaha Rebut Kekuasaan Penuh? Rakyat dan Parlemen Melawan!

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 13:42 WIB

Diktator atau Putus Asa? Presiden Korsel Deklarasi Darurat Militer, Dikecam Sekutu Sendiri

Diktator atau Putus Asa? Presiden Korsel Deklarasi Darurat Militer, Dikecam Sekutu Sendiri

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 13:14 WIB

Terkini

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:51 WIB

Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!

Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat

Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK

Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI

Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:38 WIB

×