Cegah TBC, DPRD DKI Jakarta Ajak Masyarakat Jalani Pola Hidup Sehat dan Bersih

Kamis, 05 Desember 2024 | 12:08 WIB
Cegah TBC, DPRD DKI Jakarta Ajak Masyarakat Jalani Pola Hidup Sehat dan Bersih
Gedung DPRD DKI Jakarta (Dok. DPRD DKI Jakarta)

Suara.com - Guna mencegah penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBC), dibutuhkan sosialisasi secara masif. Di antaranya, memperkuat sinergi antara Puskesmas dan kantor kelurahan. Dengan demikian, upaya pencegahan TBC dapat lebih efektif.

DPRD DKI Jakarta berharap sinergitas antarinstansi berjalan secara maksimal lewat Dinas Kesehatan (Dinkes). “Melalui kolaborasi antara Puskesmas dan kelurahan serta jajaran terkait,” ujar Dina Masyusin, Selasa (3/12/2024).

Berdasarkan data Dinkes DKI, pada tahun 2023 tercatat 60.420 kasus TBC. Sedangkan pada Triwulan III 2024, tercatat sebanyak 47.782 kasus.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Dina Masyusin menekankan, sosialisasi pencegahan TBC perlu lebih massif. Terutama di kawasan permukiman padat dan kumuh.

Anggota Komisi E DPRD DKI, Dina Masyusin (Dok. DPRD DKI Jakarta)
Anggota Komisi E DPRD DKI, Dina Masyusin (Dok. DPRD DKI Jakarta)

Sosialisasi diharapkan dapat membantu masyarakat untuk lebih memahami faktor-faktor penyebab TBC dan cara-cara mencegahnya.Penggunaan masker oleh pasien TBC juga sangat penting dalam upaya mencegah penularan kepada orang lain.

“Supaya warga masyarakat memahami dan dapat menjaga dari semua unsurnya (faktor penyebab),” ungkap Dina Masyusin.

Selain pencegahan, Dina juga menekankan pentingnya edukasi mengenai penanganan penyakit TBC. Pola hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari pencegahan TBC juga sangat penting.

Terhadap pasien TBC yang menjalani perawatan di Puskesmas atau rumah sakit tidak, bercampur dengan pasien lainnya. Hal itu untuk mencegah penularan.

“Supaya tidak menyebar ke pasien lain. Serta imbauan menggunakan masker, itu juga penting supaya tidak menularkan ke yang lain,” tutur Dina.

Baca Juga: DPRD DKI Jakarta Tekankan Pentingnya Reformasi dan Edukasi Wajib Pajak

Di sisi lain, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Elva Farhi Qolbina menuturkan, terdapat 15 kelurahan di Jakarta yang belum memiliki Puskesmas.

Karena itu, Komisi E berkomitmen mendorong pembangunan fasilitas kesehatan di wilayah-wilayah yang belum memiliki akses langsung terhadap layanan kesehatan.

Anggota Komisi E DPRD DKI, Elva Farhi Qolbina  (Dok. DPRD DKI Jakarta)
Anggota Komisi E DPRD DKI, Elva Farhi Qolbina (Dok. DPRD DKI Jakarta)

"Sehingga setiap warga dapat merasakan pelayanan (kesehatan) yang merata," ucap Elva.

DPRD DKI Jakarta terus mendorong peningkatan fasilitas RSUD dan Puskesmas. Seperti peningkatan status RSUD Tugu Koja dan RSUD Cilincing dari tipe D menjadi tipe C.

"Peningkatan status ini diharapkan bisa memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah Jakarta Utara," tutur Elva.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI