Alasan Kenapa Gus Miftah Harus Dipecat dari Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama Menurut Aktivis

Bangun Santoso

Kamis, 05 Desember 2024 | 13:56 WIB
Alasan Kenapa Gus Miftah Harus Dipecat dari Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama Menurut Aktivis
Gus Miftah (Instagram/@gusmiftah)

Suara.com - Usai heboh ucapan menghina penjual es teh oleh Utusan Khusus Presiden Miftah Maulana alias Gus Miftah jadi sorotan. Muncul desakan publik agar sosok Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan itu dipecat dari jabatannya.

Kelakuan Gus Miftah yang memantik kritikan publik disebut bukan kali ini saja. Ucapannya yang mengolok-olok pedagang es teh di sebuah pengajian pun viral.

Warganet menilai apa yang dilakukan Gus Miftah sangat tidak mencerminkan perilaku seorang tokoh agama. Apalagi saat ini dia dipercaya menjadi salah satu staf Presiden Prabowo di bidang keagamaan.

Salah satu desakan agar Gus Miftah dipecat dilontar penulis sekaligus aktivis gender, Kalis Mardiasih. Dia jadi salah satu pemengaruh yang intens menyoroti kelakuan Gus Miftah yang viral.

Di salah satu cuitannya di X, Kalis Mardiasih membeberkan alasan kenapa Gus Miftah layak dipecat dari jabatannya sebagai utusan khusus Presiden bidang keagamaan.

"Mengapa Miftah harus dipecat dari Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama?," tulis Kalis Mardiasih mengawali cuitannya sebagaimana dikutip, Kamis (5/12/2024).

Ada lima poin dia jelaskan. Pertama, Indonesia dengan penduduk 270 juta, adalah negara dengan permasalahan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) yang kompleks.

"Keberagaman agama dan keyakinan harus dikelola dengan benar agar tidak ada kelompok yang dipersekusi karena keyakinan berbeda, pendirian rumah ibadah dan kegiatan keagamaan berjalan damai, dan lain-lain. Mungkin masih banyak yang berpikir isu toleransi dan perdamaian itu remeh, sebetulnya tidak," kata Kalis.

Kedua, sejarah mencatat sejumlah rentetan konflik terkait isu agama mulai dari Poso, Ambon, perundungan murid-murid penghayat kepercayaan hingga ibu-ibu dan perempuan Ahmadiyah Transito NTB yang tinggal di pengungsian sejak 17 tahun lalu.

baca juga

"Demikian pula pengungsi Syiah Sampang. Anak-anak perempuan beranjak pubertas tanpa air bersih dan tinggal dibatasi sekat kain yang tak nyaman. Mereka punya cita-cita jadi dokter dan pilot sedangkan mereka tidak bisa pergi ke sekolah karena diskriminasi. Bagaimana dengan Ibu hamil? See, isu toleransi bukan isu mudah," kata Kalis Mardiasih.

Ketiga, menurut Kalis, sebagai Utusan Khusus Presiden, Miftah menerima gaji dan tunjangan setara dengan pejabat setingkat menteri. Hal ini diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 137 Tahun 2024.

"Digaji pakai uang kita! Tapi, Miftah tidak memiliki latar keilmuan resolusi konflik KBB, tidak secara formal, tidak juga pengalaman meriset, berorganisasi atau advokasi lapangan untuk konflik KBB yang realitanya amat kompleks," katanya.

Keempat, menurut Kalis, jejak-jejak digital Miftah yang ada justru menampakkan ujaran diskriminatifnya ke kelompok yang berbeda, atau statement-statement mendukung kriminalisasi warga sipil, seperti Lina Mukherji, Komika Lampung Aulia Rakhman.

"Bagaimana jika suatu saat, mulutnya yang ngawur sebagai utusan khusus Presiden justru memicu konflik KBB yang berdampak merusak ke masyarakat sipil?," ujarnya.

Kelima, Kalis menyebut sudah terlalu banyak jejak digital Miftah mengolok-olok mereka yang lemah. Pedagang kecil, mereka yang dianggap jelek, seksisme akut melecehkan perempuan.

"Basis dari toleransi/perdamaian aktif adalah tidak bias dan tidak menindas mereka yang lemah. Kita tidak bisa memberikan keadilan jika kita menindas mereka yang lemah. Dan keadilan, tidak segampang cara-cara instan boikot dagangan untuk konten," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Silsilah Keluarga Habib Zaidan, Disorot Usai Ikut Tertawa Saat Gus Miftah Hina Penjual Es Teh

Silsilah Keluarga Habib Zaidan, Disorot Usai Ikut Tertawa Saat Gus Miftah Hina Penjual Es Teh

Lifestyle | Kamis, 05 Desember 2024 | 13:42 WIB

Benarkah Hinaan Membawa Rezeki? Pelajaran dari Kasus Gus Miftah

Benarkah Hinaan Membawa Rezeki? Pelajaran dari Kasus Gus Miftah

Your Say | Kamis, 05 Desember 2024 | 13:15 WIB

Penjual Es Teh yang Dihina Gus Miftah Diangkat Jadi Anggota Kehormatan Banser Jogja

Penjual Es Teh yang Dihina Gus Miftah Diangkat Jadi Anggota Kehormatan Banser Jogja

Entertainment | Kamis, 05 Desember 2024 | 13:37 WIB

Tyo Pakusadewo Desak Gus Miftah Agar Dipecat: Gak Pantas Jadi Utusan Khusus Presiden!

Tyo Pakusadewo Desak Gus Miftah Agar Dipecat: Gak Pantas Jadi Utusan Khusus Presiden!

Entertainment | Kamis, 05 Desember 2024 | 12:54 WIB

Kasih Kritik Keras, Joko Anwar Dukung Gus Miftah Dicopot dari Jabatan Sebagai Utusan Khusus Presiden

Kasih Kritik Keras, Joko Anwar Dukung Gus Miftah Dicopot dari Jabatan Sebagai Utusan Khusus Presiden

Entertainment | Kamis, 05 Desember 2024 | 12:29 WIB

Ikut Menertawakan Hinaan Gus Miftah ke Penjual Es Teh, Permintaan Maaf Gus Yusuf Disentil Fedi Nuril

Ikut Menertawakan Hinaan Gus Miftah ke Penjual Es Teh, Permintaan Maaf Gus Yusuf Disentil Fedi Nuril

Entertainment | Kamis, 05 Desember 2024 | 12:38 WIB

Viral Perkataan Lawas Gus Baha Soal Memuliakan Pedagang, Bak Sentil Gus Miftah

Viral Perkataan Lawas Gus Baha Soal Memuliakan Pedagang, Bak Sentil Gus Miftah

Entertainment | Kamis, 05 Desember 2024 | 12:19 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×