Rusia Siap Gunakan Cara Apa Pun untuk Pertahankan Diri Dari Serangan Barat

Bella | Suara.com

Jum'at, 06 Desember 2024 | 17:50 WIB
Rusia Siap Gunakan Cara Apa Pun untuk Pertahankan Diri Dari Serangan Barat
Api membakar bangunan usai serangan Rusia di kota Irpin, Kiev, Ukraina, Rabu (30/3/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Oleksandr Ratushniak/foc.

Suara.com - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada Kamis (6/12) mengirimkan peringatan keras kepada sekutu Ukraina dan dunia internasional. Dalam wawancaranya dengan jurnalis Amerika Serikat Tucker Carlson, Lavrov menegaskan bahwa Rusia siap menggunakan "cara apa pun" untuk mempertahankan diri dan mencegah kekalahan strategis yang disebut-sebut oleh Barat.

“Kami berharap sinyal terbaru kami, termasuk penggunaan rudal hipersonik Oreshnik, diambil dengan serius,” ujar Lavrov, merujuk pada serangan rudal canggih tersebut ke kota Dnipro dua pekan lalu.

Rudal Oreshnik, yang diklaim oleh Presiden Rusia Vladimir Putin memiliki kecepatan sepuluh kali lipat dari kecepatan suara dan tidak dapat dicegat oleh sistem pertahanan udara, telah menambah dimensi baru dalam konflik Ukraina yang kini memasuki tahun ketiga.

Regu penyelamat melakukan tindakan di sebuah pusat perbelanjaan yang terkena serangan rudal di Kremenchuk, Poltava, Ukraina, pada Senin (27/06/2022). [Dok.Antara]
Regu penyelamat melakukan tindakan di sebuah pusat perbelanjaan yang terkena serangan rudal di Kremenchuk, Poltava, Ukraina, pada Senin (27/06/2022). [Dok.Antara]

Serangan ini menuai kecaman internasional, termasuk dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, yang menyebut aksi tersebut sebagai "bentuk kegilaan terbaru Rusia." Zelenskyy juga menyerukan dukungan tambahan untuk sistem pertahanan udara negaranya guna menghadapi ancaman baru ini.

Di tengah eskalasi konflik, Lavrov mengklaim Rusia tetap mengutamakan penyelesaian damai melalui negosiasi, tetapi dengan syarat yang berat. Kyiv, menurut Lavrov, harus menerima kontrol Rusia atas wilayah Donetsk, Kherson, Luhansk, dan Zaporizhzhia, yang kini dianggap sebagai bagian dari Federasi Rusia berdasarkan konstitusi negara tersebut.

“Ini adalah kenyataan yang harus diterima,” tegas Lavrov.

Lavrov juga melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Amerika Serikat, menuding pemerintahan Presiden Joe Biden sengaja memperburuk situasi di Ukraina demi meninggalkan warisan buruk bagi pemerintahan Donald Trump yang akan datang.

Mengenai Trump, yang berjanji akan mengakhiri perang dengan cepat tanpa merinci langkah-langkahnya, Lavrov menyebutnya sebagai “pribadi yang kuat” dan “fokus pada hasil.”

Dalam wawancara yang mencakup berbagai isu global, Lavrov juga menyoroti konflik di Gaza dan Suriah. Ia mengecam operasi militer Israel di Gaza sebagai bentuk “hukuman kolektif yang melanggar hukum humaniter internasional.”

Selain itu, Lavrov menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya kekerasan di Suriah, di mana kelompok oposisi bersenjata terus memperluas wilayah kontrol mereka. Ia dijadwalkan bertemu dengan pejabat Turki dan Iran pada Jumat untuk membahas situasi di negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

California Diguncang Gempa Kuat, Peringatan Tsunami Sempat Berlaku

California Diguncang Gempa Kuat, Peringatan Tsunami Sempat Berlaku

News | Jum'at, 06 Desember 2024 | 11:31 WIB

Vladimir Putin: Amerika Serikat Lakukan Tindakan Agresif di Timur Tengah

Vladimir Putin: Amerika Serikat Lakukan Tindakan Agresif di Timur Tengah

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 21:35 WIB

AS Lindungi Israel dari ICC: Sanksi Menanti Usai Surat Perintah Penangkapan Netanyahu

AS Lindungi Israel dari ICC: Sanksi Menanti Usai Surat Perintah Penangkapan Netanyahu

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 17:12 WIB

Donald Trump Ingin Gencatan Senjata di Gaza Sebelum Dilantik, PM Qatar: Kami Akan Berusaha

Donald Trump Ingin Gencatan Senjata di Gaza Sebelum Dilantik, PM Qatar: Kami Akan Berusaha

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 09:26 WIB

Setelah Dua Tahun Disiksa Hingga Tewas, Mayat Wali Kota Ukraina yang Diculik Rusia Akhirnya Dipulangkan

Setelah Dua Tahun Disiksa Hingga Tewas, Mayat Wali Kota Ukraina yang Diculik Rusia Akhirnya Dipulangkan

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 19:24 WIB

Bayangan Kudeta di Korea Selatan: Peringatan Keras untuk Era Trump Kedua?

Bayangan Kudeta di Korea Selatan: Peringatan Keras untuk Era Trump Kedua?

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 12:44 WIB

Darurat Militer di Korea Selatan: Ujian Bagi Demokrasi dan Aliansi AS

Darurat Militer di Korea Selatan: Ujian Bagi Demokrasi dan Aliansi AS

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 10:54 WIB

Perintah Penangkapan Netanyahu dan Gallant, Pengamat: Secercah Harapan Bagi Warga Palestina

Perintah Penangkapan Netanyahu dan Gallant, Pengamat: Secercah Harapan Bagi Warga Palestina

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 03:30 WIB

Warren Stephens, Bos Wall Street, Jadi Utusan Khusus Trump ke Inggris

Warren Stephens, Bos Wall Street, Jadi Utusan Khusus Trump ke Inggris

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 22:16 WIB

Trump Ancam "Neraka yang Harus Dibayar" Jika Sandera di Timur Tengah Tak Dibebaskan Sebelum Pelantikan

Trump Ancam "Neraka yang Harus Dibayar" Jika Sandera di Timur Tengah Tak Dibebaskan Sebelum Pelantikan

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 03:10 WIB

Terkini

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08 WIB

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:20 WIB

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:14 WIB

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:52 WIB

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:02 WIB

Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45 WIB

Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas

Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:39 WIB

Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara

Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:17 WIB

Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak

Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:13 WIB

Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok

Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:53 WIB