Video Mengerikan Ungkap Kekejaman di Rumah Jagal Penjara Saydnaya, Penampakan Mesin Pemeras Besi Jadi Sorotan

Bella

Selasa, 10 Desember 2024 | 09:30 WIB
Video Mengerikan Ungkap Kekejaman di Rumah Jagal Penjara Saydnaya, Penampakan Mesin Pemeras Besi Jadi Sorotan
Seorang wanita mengibarkan bendera oposisi Suriah saat merayakan kemenangan di Lapangan Umayyah di Damaskus, Suriah, Minggu (8/12/2024). [Bakr AL KASSEM / AFP]

Suara.com - Sebuah video mengejutkan yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi mengerikan di Penjara Saydnaya, Suriah—tempat yang dikenal sebagai "rumah jagal manusia" di bawah rezim diktator terguling Bashar al-Assad. Dalam rekaman tersebut, tampak sebuah mesin pemeras besi yang diklaim digunakan untuk membunuh tahanan dengan cara mengerikan.

Penjara Saydnaya, yang terletak di dekat Damaskus, telah lama menjadi simbol penyiksaan dan eksekusi brutal terhadap ribuan tahanan politik selama bertahun-tahun. Amnesty International memperkirakan sekitar 13.000 warga Suriah dieksekusi antara tahun 2011 hingga 2016.

Video terbaru yang direkam oleh kelompok pemberontak memberikan gambaran tentang salah satu metode keji yang digunakan.

Dalam video yang belum terverifikasi tersebut, mesin pemeras hidrolik terlihat berdiri di dalam penjara yang kini sebagian telah jatuh ke tangan pemberontak. Rekaman itu menunjukkan bagaimana tahanan-tahanan yang disiksa hingga tewas menjadi bagian dari strategi brutal rezim Assad.

Kelompok pemberontak Suriah saat ini berlomba-lomba untuk membebaskan ribuan tahanan yang dikurung di dalam sel bawah tanah. Diperkirakan, masih ada banyak tahanan yang terkunci dalam sel berlapis-lapis di bawah gedung utama penjara, yang hanya bisa diakses melalui terowongan rahasia dan dikendalikan dengan keypad elektronik.

Pihak berwenang di wilayah pinggiran Damaskus memperingatkan risiko para tahanan “mati kehabisan napas” jika ventilasi di sel-sel bawah tanah tidak berfungsi.

Rekaman lain yang beredar menunjukkan momen haru ketika puluhan tahanan berlari keluar dari penjara setelah dibebaskan oleh kelompok pemberontak. Sebagian dari mereka terlihat tanpa alas kaki dan berpakaian compang-camping. Dalam salah satu adegan emosional, seorang tahanan berteriak penuh kemenangan setelah mengetahui rezim yang menahan mereka telah tumbang.

Omar Alshogre, mantan tahanan yang selamat dari penyiksaan selama tiga tahun di penjara rezim Assad, menyaksikan momen tersebut dari tempat pengasingannya di Swedia dan Amerika Serikat.

“Seratus negara demokrasi di dunia tidak melakukan apa-apa untuk membantu mereka, dan sekarang beberapa kelompok militer datang dan membuka penjara satu per satu,” kata Alshogre, yang kini aktif sebagai advokat hak asasi manusia.

Namun, di balik euforia ini, keluarga para tahanan yang hilang memilih untuk tidak ikut merayakan. Mereka berkumpul di sekitar penjara dan pusat keamanan, berharap menemukan anggota keluarga mereka yang hilang sejak awal pemberontakan Suriah pada 2011.

Bassam Masri, yang kehilangan putranya selama 13 tahun, mengatakan, “Kebahagiaan ini tidak akan lengkap sampai saya melihat anak saya keluar dari penjara dan tahu dia di mana.”

Seorang wanita mengibarkan bendera oposisi Suriah saat merayakan kemenangan di Lapangan Umayyah di Damaskus, Suriah, Minggu (8/12/2024). [Bakr AL KASSEM / AFP]
Seorang wanita mengibarkan bendera oposisi Suriah saat merayakan kemenangan di Lapangan Umayyah di Damaskus, Suriah, Minggu (8/12/2024). [Bakr AL KASSEM / AFP]

Heba, seorang perempuan yang hanya memberikan nama depannya, masih mencari saudara laki-laki dan iparnya yang ditangkap sejak 2011 hanya karena melaporkan mobil yang dicuri.

“Mereka (rezim Assad) mengambil begitu banyak dari kami,” ujar Heba dengan mata berkaca-kaca.

“Kami tidak tahu apa-apa tentang mereka... Mereka membakar hati kami.” lanjutnya.

Dengan rezim Assad yang kini runtuh, kekacauan di Suriah belum sepenuhnya reda. Para pemberontak berusaha mengendalikan situasi di tengah lautan keluarga yang putus asa mencari orang-orang yang mereka cintai. Sementara itu, dunia terus menyaksikan dengan rasa ngeri akan skala kekejaman yang dilakukan di Saydnaya dan penjara-penjara lain di bawah kendali rezim Assad selama bertahun-tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Benteng Kristen Menjadi Pusat Islam: Kisah Transformasi Suriah

Dari Benteng Kristen Menjadi Pusat Islam: Kisah Transformasi Suriah

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 04:50 WIB

Pidato Jolani di Masjid Umayyah: Pesan Tersembunyi untuk Assad, Iran, dan Dunia

Pidato Jolani di Masjid Umayyah: Pesan Tersembunyi untuk Assad, Iran, dan Dunia

News | Senin, 09 Desember 2024 | 21:44 WIB

Israel Akui Serang "Senjata Kimia" di Suriah Pasca Jatuhnya Assad

Israel Akui Serang "Senjata Kimia" di Suriah Pasca Jatuhnya Assad

News | Senin, 09 Desember 2024 | 21:34 WIB

Iran: Israel Manfaatkan Kekacauan Suriah untuk Genosida Palestina

Iran: Israel Manfaatkan Kekacauan Suriah untuk Genosida Palestina

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 03:10 WIB

Rusia Beri Suaka Bashar al-Assad dan Keluarga, Lokasi Persis Mantan Pemimpin Suriah Tak Diketahui

Rusia Beri Suaka Bashar al-Assad dan Keluarga, Lokasi Persis Mantan Pemimpin Suriah Tak Diketahui

News | Senin, 09 Desember 2024 | 21:19 WIB

Istana Mewah Assad Dikuasai Pemberontak, Mobil Ferrari dan Harta Karun Dijarah!

Istana Mewah Assad Dikuasai Pemberontak, Mobil Ferrari dan Harta Karun Dijarah!

News | Senin, 09 Desember 2024 | 18:23 WIB

Inggris Pertimbangkan Ulang Status HTS sebagai Organisasi Terlarang

Inggris Pertimbangkan Ulang Status HTS sebagai Organisasi Terlarang

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 05:10 WIB

Israel Ekspansi Wilayah, Rebut Jabal el-Sheikh Suriah dalam 1 Jam!

Israel Ekspansi Wilayah, Rebut Jabal el-Sheikh Suriah dalam 1 Jam!

News | Senin, 09 Desember 2024 | 16:01 WIB

Akankah Suriah Ganti Bendera usai Kejatuhan Assad? Makna Warna dan Bintang di Balik Simbol Revolusi

Akankah Suriah Ganti Bendera usai Kejatuhan Assad? Makna Warna dan Bintang di Balik Simbol Revolusi

News | Senin, 09 Desember 2024 | 15:40 WIB

Jatuhnya Pemerintahan Bashar al-Assad Timbulkan Banyak Pertanyaan, Rusia Desak Lakukan Pertemuan Darurat

Jatuhnya Pemerintahan Bashar al-Assad Timbulkan Banyak Pertanyaan, Rusia Desak Lakukan Pertemuan Darurat

News | Senin, 09 Desember 2024 | 15:03 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB