Golkar Buka Pintu Lebar untuk Jokowi, Pengumuman Jadi Kader di Puncak HUT ke-60 Partai?

Selasa, 10 Desember 2024 | 16:43 WIB
Golkar Buka Pintu Lebar untuk Jokowi, Pengumuman Jadi Kader di Puncak HUT ke-60 Partai?
Joko Widodo atau Jokowi. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono, bicara soal peluang Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi bergabung dan diumumkan saat peryaan HUT Golkar ke-60 pada 12 Desember 2024 mendatang.

Dave memang belum bicara secara tegas soal adanya hal tersebut. Ia hanya meminta semua pihak menunggu saja apa yang akan terjadi pada HUT Golkar.

"Tunggu nanti," kata Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/12/2024).

Menurutnya merupakan hal yang wajar jika Jokowi banyak melakukan komunikasi dengan Golkar. Apalagi dengan Ketua Umum Parta Golkar saat ini yakni Bahlil Lahadalia.

"Katanya Pak Jokowi sudah dikomunikasi kan ya, itulah kita kuote dari Pak Jokowi dengan Pak Bahlil saja. Kalau komunikasi kan memang rutin Pak Bahlil kan dulu menterinya Pak Jokowi, jadi komunikasi hal yang wajar," katanya.

Ia menyebut kalau Jokowi merupakan tokoh bangsa dan telah menjadi penutan banyak orang. Tentu kehadirannya memang dibutuhkan buat bangsa dan negara.

"Ya Pak Jokowi itu kan tokoh bangsa, beliau kan adalah panutan banyak orang, jadi pasti beliau memiliki daya jual yang luar biasa kepada siapapun, jadi Beliau tetap dibutuhkan seluruh bangsa Indonesia," katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan Partai Golkar pada prinsipnya terbuka menerima siapa pun yang akan bergabung ke partai.

"Jangan terlalu jauh kita membahasnya lah. kita selalu welcome lah pak Jokowi untuk menjadi bagian dari partai Golkar, karena beliau sebagai mantan presiden mantan kepala daerah itu sudah memberikan sumbangsih besar kepada bangsa Indonesia dan itu yang harus kita hormati dan hargai," pungkasnya.

Baca Juga: Rekam Jejak Agung Laksono, Klaim Terpilih Jadi Ketua Umum PMI Versi Munas Tandingan

Sebelumnya Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M Sarmuji, mengaku partainya terbuka untuk menampung Joko Widodo atau Jokowi. Hal ini setelah PDIP menyatakan Jokowi dan keluarganya bukan lagi bagian dari PDIP.

Ia mengatakan, Jokowi kekinian pasti masih merenungi untuk masuk bergabung dengan partai politik.

"Pak Jokowi adalah orang yang merdeka, bebas, beliau bebas menentukan pilihan. Saya meyakini Pak Jokowi pasti akan melakukan pertimbangan banyak untuk masuk ke partai politik. Bahwa Pak Jokowi setelah menimbang lalu merenung kemudian menentukan pilihan ke Golkar misalkan tentu Golkar akan menerima dengan tangan terbuka sebagaimana Golkar menerima orang lain juga," kata Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/12/2024).

Ia meyakini jika Jokowi sebagai mantan Presiden pasti punya pengaruh jika bergabung dengan Golkar.

"Orang biasa saja kita terima secara terbuka apalagi seorang mantan presiden, seorang presiden periode lalu yang kami yakin pengaruhnya masih cukup besar di masyarakat," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI