Skandal Korupsi Netanyahu: Sidang Perdana Menteri Israel Digelar di Bunker Geng Kriminal

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 11 Desember 2024 | 13:16 WIB
Skandal Korupsi Netanyahu: Sidang Perdana Menteri Israel Digelar di Bunker Geng Kriminal
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. [AFP]

Suara.com - Perana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dibawa masuk ke ruang bawah tanah yang sebelumnya digunakan untuk mengadili para pemimpin geng kriminal, untuk memberikan pembelaan dalam tiga kasus korupsi yang dihadapi.

Menurut laporan dari Pusat Informasi Palestina, pada hari Selasa, Netanyahu bersaksi di Pengadilan Distrik Tel Aviv di ruang bawah tanah antirudal yang dikenal sebagai Aula 512, yang merupakan salah satu bagian teraman dari sistem peradilan Israel dan sebelumnya digunakan untuk mengadili penjahat terorganisir.

Ruang ini pernah menjadi lokasi persidangan untuk para pemimpin kejahatan terorganisasi yang sulit diadili di cabang pengadilan biasa karena alasan keamanan yang ketat. Aula ini terletak di lantai dasar gedung pengadilan dan sepenuhnya terbuat dari beton bertulang, tanpa jendela untuk mencegah risiko keamanan.

Beberapa individu terkenal, seperti pemimpin kartel narkoba Isaac Abergel dan pelaku pembunuhan Muti Hussein, pernah diadili di belakang kaca antipeluru di aula yang sama beberapa tahun lalu.

Ruang ini kembali menarik perhatian karena untuk pertama kalinya seorang perdana menteri yang sedang menjabat menghadapi persidangan atas tuduhan pidana di lokasi tersebut sejak berdirinya rezim Israel.

Keamanan sangat ketat selama kesaksian Netanyahu, mengingat perhatian publik yang besar dan demonstrasi anti-rezim di luar gedung pengadilan, yang juga melarang media untuk menyiarkan persidangan secara langsung.

Netanyahu telah membantah semua tuduhan korupsi dan menjadi perdana menteri pertama dalam sejarah Israel yang menjadi terdakwa pidana. Ia menghadapi dakwaan korupsi, penerimaan suap, dan pelanggaran kepercayaan sejak Januari 2019, dengan persidangan pertamanya dimulai pada April 2020.

Dia dijadwalkan untuk bersaksi selama enam jam setiap minggu pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis hingga kesaksiannya selesai.

Dakwaan tersebut berasal dari kasus-kasus yang disebut "Kasus 2000" dan "Kasus 4000", yang mengindikasikan upayanya untuk mendapatkan liputan media yang menguntungkan bagi dirinya dan keluarganya.

baca juga

Sebelumnya, sebuah komite investigasi kabinet Israel juga memberikan peringatan kepada lima pejabat rezim, termasuk Netanyahu, terkait kasus korupsi dalam pembelian kapal selam dari Jerman, dengan penilaian bahwa prosedur yang diikuti antara tahun 2009 dan 2016 melanggar hukum yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netanyahu di Pengadilan: Dari Korupsi Hingga Krisis Tawanan Gaza, Makin Terpojok?

Netanyahu di Pengadilan: Dari Korupsi Hingga Krisis Tawanan Gaza, Makin Terpojok?

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 23:12 WIB

Netanyahu Tolak Hentikan Perang Gaza: Hamas Harus Dimusnahkan!

Netanyahu Tolak Hentikan Perang Gaza: Hamas Harus Dimusnahkan!

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 15:46 WIB

Netanyahu Tuding Tergulingnya Assad Sebagai 'Jatuhnya Mata Rantai Kejahatan Iran'

Netanyahu Tuding Tergulingnya Assad Sebagai 'Jatuhnya Mata Rantai Kejahatan Iran'

News | Minggu, 08 Desember 2024 | 23:23 WIB

AS Lindungi Israel dari ICC: Sanksi Menanti Usai Surat Perintah Penangkapan Netanyahu

AS Lindungi Israel dari ICC: Sanksi Menanti Usai Surat Perintah Penangkapan Netanyahu

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 17:12 WIB

Perintah Penangkapan Netanyahu dan Gallant, Pengamat: Secercah Harapan Bagi Warga Palestina

Perintah Penangkapan Netanyahu dan Gallant, Pengamat: Secercah Harapan Bagi Warga Palestina

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 03:30 WIB

Netanyahu Terbuka soal Pengusiran Warga Palestina dari Gaza, Bakal Jadi Pemukiman Yahudi?

Netanyahu Terbuka soal Pengusiran Warga Palestina dari Gaza, Bakal Jadi Pemukiman Yahudi?

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 12:29 WIB

Terkini

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:49 WIB

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 09:40 WIB

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

News | Minggu, 20 September 2026 | 09:11 WIB

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:10 WIB

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:04 WIB

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Batam | Minggu, 20 September 2026 | 08:58 WIB

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Jogja | Minggu, 20 September 2026 | 08:30 WIB

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:28 WIB

×