Sebut Rezim Israel Gagal, Sheikh Naim Qassem: Hizbullah Tak Akan Menyerah

Andi Ahmad S

Minggu, 15 Desember 2024 | 16:18 WIB
Sebut Rezim Israel Gagal, Sheikh Naim Qassem: Hizbullah Tak Akan Menyerah
Ilustrasi hizbullah (X/@p_alqsa)

Suara.com - Rezim Israel disebut telah gagal dalam upaya untuk menghancurkan gerakan perlawanan Hizbullah. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sheikh Naim Qassem.

Menurutnya, meski saat ini gencatan di Lebanon sudah dilakukan, namun dia menegaskan bahwa Hizbullah tidak akan pernah menyerah.

“Kami telah menggagalkan tujuan musuh untuk menghancurkan perlawanan. Kami telah mengusir para pemukim… tidak mungkin bagi kami untuk menyerah atau tunduk pada penghinaan dan ini mustahil bagi Gerakan Perlawanan Hizbullah,” kata Sheikh Qassem pada Sabtu, menurut Al-Manar TV Lebanon.

Qassem juga mengatakan bahwa Hizbullah muncul sebagai pemenang karena rezim Israel gagal mencapai tujuan utamanya, yaitu membinasakan gerakan tersebut dan mengembalikan para pemukim ke rumah mereka di wilayah utara yang diduduki tanpa kesepakatan gencatan senjata.

Perlawanan bukanlah masalah, tambahnya, menegaskan bahwa agresi rezim Israel adalah masalahnya. Musuh memahami bahwa mereka tidak memiliki prospek untuk menghadapi Hizbullah, dan itulah mengapa mereka setuju untuk gencatan senjata guna menghentikan agresinya terhadap Lebanon, kata Sheikh Qassem.

Dia juga mengatakan bahwa Hizbullah senantiasa bersabar di tengah ratusan pelanggaran Israel terhadap gencatan senjata demi membantu menerapkan kesepakatan tersebut dan menahan agar tidak menjadi penghalang bagi kesepakatan itu.

“Kami menolak agresi terhadap Lebanon, dan membuat musuh terhenti di perbatasan dengan ketangguhan pejuang kami dan dukungan rakyat. Jika pejuang perlawanan tidak teguh, Israel akan sampai ke Beirut dan memulai rencana selanjutnya termasuk perluasan pemukiman,” lanjut pemimpin Hizbullah tersebut.

Dia menambahkan bahwa rezim Israel ingin menghancurkan setiap perlawanan terhadap rencana ekspansionisnya di seluruh wilayah Asia Barat.

Qassem turut membahas perkembangan terbaru di Suriah, di mana pemerintah Bashar al-Assad digulingkan sepekan lalu oleh sejumlah kelompok bersenjata yang dipimpin Hayat Tahrir al-Sham (HTS).

baca juga

Dia mengatakan kelompok-kelompok itu tidak bisa dihakimi sampai situasi di Suriah stabil dan mereka mengadopsi sikap yang jelas, serta berharap sebuah pemerintahan inklusif terbentuk di Suriah yang akan menganggap Israel sebagai musuh.

Dengan jatuhnya pemerintah Assad, sebutnya, Hizbullah kehilangan jalur bantuan militer melalui Suriah, namun yang penting adalah perlawanan akan terus berlanjut. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hamas: Israel Sengaja Lancarkan Serangan Bom di Jalur Gaza Untuk Bunuh Para Sandera

Hamas: Israel Sengaja Lancarkan Serangan Bom di Jalur Gaza Untuk Bunuh Para Sandera

News | Minggu, 15 Desember 2024 | 15:46 WIB

Mantan PM Bangladesh Terlibat Penghilangan Paksa Ratusan Orang, Ini Buktinya

Mantan PM Bangladesh Terlibat Penghilangan Paksa Ratusan Orang, Ini Buktinya

News | Minggu, 15 Desember 2024 | 15:33 WIB

Perintahkan Tangkap Pemimpin Partai Berkuasa, Letnan Jenderal Yeo In-hyung Jadi Tersangka

Perintahkan Tangkap Pemimpin Partai Berkuasa, Letnan Jenderal Yeo In-hyung Jadi Tersangka

News | Minggu, 15 Desember 2024 | 15:06 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Situs Militer di Damaskus

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Situs Militer di Damaskus

News | Minggu, 15 Desember 2024 | 04:00 WIB

Terkini

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:26 WIB

Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027

Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:26 WIB

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:20 WIB

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

×