Bantah Staf Wapres Gibran Gusur Jemaah Salat, Ketua Baznas: Kami Minta Rapatkan Shaf

Chandra Iswinarno | Suara.com

Kamis, 19 Desember 2024 | 13:11 WIB
Bantah Staf Wapres Gibran Gusur Jemaah Salat, Ketua Baznas: Kami Minta Rapatkan Shaf
Kolase Gibran Rakabuming. [Instagram & TikTok]

Suara.com - Beberapa waktu lalu, media sosial (medsos) ramai memperbincangkan video viral yang menayangkan staf Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming tampak menyuruh jemaah lain yang sudah duduk di shaf tersebut, untuk berpindah tempat.

Perlakuan tersebut diduga dilakukan untuk memberi ruang bagi Wapres Gibran Rakabuming dan rombongannya.

Beberapa orang yang diduga Staf Gibran meminta jemaah di barisan depan berpindah agar Wapres dan rombongan bisa salat di shaf kedua.

Merespons kabar penggusuran jemaah saat Gibran Salat Jumat, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Noor Achmad membantahnya.

Ia menegaskan bahwa tidak ada upaya mengusir jemaah oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) jelang Salat Jumat di Masjid Baiturrahman, Semarang pada Jumat (13/12/2024) silam.

Ketua Baznas RI Noor Achmad saat konferensi pers pelaksanaan Konferensi Zakat Internasional ke-8 (ICONZ) di Sasana Budaya Ganesha, Kota Bandung, Rabu (18/12/2024). (ANTARA/HO-BAZNAS RI)
Ketua Baznas RI Noor Achmad saat konferensi pers pelaksanaan Konferensi Zakat Internasional ke-8 (ICONZ) di Sasana Budaya Ganesha, Kota Bandung, Rabu (18/12/2024). (ANTARA/HO-BAZNAS RI)

Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa pada saat itu, seluruh rombongan telah diarahkan ke tempat yang telah disediakan.

"Karena shaf masih longgar, kami meminta jemaah untuk merapatkan shaf," tuturnya seperti dikutip Antara, Kamis (19/12/2024.

Namun Wapres Gibran memilih menempati shaf yang tersedia, yakni di barisan tengah, bukan berada di posisi terdepan seperti narasi informasi yang beredar.

"Wakil Presiden berada di tengah bersama saya dan beberapa jamaah lainnya," paparnya.

Kemudian ia menegaskan bahwa tidak ada pemindahan jemaah seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial, justru yang terjadi penataan shaf sesuai dengan kaidah shalat berjamaah.

"Sesuai ajaran Islam, merapatkan dan memenuhi shaf adalah bagian dari adab shalat berjemaah. Semua dilakukan dalam kerangka menjaga kesempurnaan shalat," tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Baznas RI Bantah Keras Staf Wapres Gibran Gusur Jamaah di Masjid: Shaf Depan Masih Kosong!

Ketua Baznas RI Bantah Keras Staf Wapres Gibran Gusur Jamaah di Masjid: Shaf Depan Masih Kosong!

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 10:16 WIB

Gibran Rakabuming 'Gusur' Jemaah Saat Salat Jumat, Adabnya Dibandingkan dengan Erdogan yang Salat di Saf Belakang

Gibran Rakabuming 'Gusur' Jemaah Saat Salat Jumat, Adabnya Dibandingkan dengan Erdogan yang Salat di Saf Belakang

Lifestyle | Selasa, 17 Desember 2024 | 16:24 WIB

Viral Video Paspampres Usir Jamaah di Saf Depan Saat Gibran Akan Salat

Viral Video Paspampres Usir Jamaah di Saf Depan Saat Gibran Akan Salat

Entertainment | Selasa, 17 Desember 2024 | 09:28 WIB

Terkini

Duduk Perkara Kasus Chromebook: Kenapa Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara?

Duduk Perkara Kasus Chromebook: Kenapa Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan

Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa

Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 05:45 WIB

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:05 WIB

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:55 WIB

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:51 WIB

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:47 WIB

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:18 WIB

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:15 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB