Penyergapan Berdarah! 14 Polisi Tewas di Suriah, Rezim Assad Dituding Bertanggung Jawab

Aprilo Ade Wismoyo

Jum'at, 27 Desember 2024 | 17:28 WIB
Penyergapan Berdarah! 14 Polisi Tewas di Suriah, Rezim Assad Dituding Bertanggung Jawab
Presiden Suriah Bashar al-Assad menunggu kedatangan mitranya dari Prancis di Damaskus, Suriah, pada tanggal 3 September 2008. [Louai BESHARA / AFP]

Suara.com - Lebih dari 14 anggota polisi Suriah tewas dalam "penyergapan" oleh pasukan yang setia kepada pemerintah yang digulingkan di pedesaan Tartous, kata pemerintahan transisi pada Kamis pagi, sementara demonstrasi dan jam malam di tempat lain menandai kerusuhan paling luas sejak Bashar al-Assad digulingkan lebih dari dua minggu lalu.

Menteri dalam negeri Suriah yang baru mengatakan di Telegram bahwa 10 anggota polisi juga terluka oleh apa yang disebutnya "sisa-sisa" pemerintah Assad di Tartous, bersumpah untuk menindak "siapa pun yang berani merusak keamanan Suriah atau membahayakan nyawa warganya."

Sebelumnya, polisi Suriah memberlakukan jam malam di kota Homs, media pemerintah melaporkan, setelah kerusuhan di sana terkait dengan demonstrasi yang menurut penduduk dipimpin oleh anggota komunitas agama minoritas Alawite dan Syiah.

Reuters tidak dapat segera mengonfirmasi tuntutan para demonstran maupun tingkat gangguan yang terjadi.

Beberapa warga mengatakan demonstrasi tersebut terkait dengan tekanan dan kekerasan dalam beberapa hari terakhir yang ditujukan kepada anggota minoritas Alawite, sebuah sekte yang telah lama dianggap loyal kepada Assad, yang digulingkan oleh faksi oposisi pada 8 Desember.

Juru bicara pemerintahan baru Suriah yang dipimpin oleh kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS), mantan afiliasi al Qaeda, tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang jam malam tersebut.

Media pemerintah mengatakan jam malam diberlakukan selama satu malam, mulai pukul 6 sore waktu setempat (1500 GMT) hingga pukul 8 pagi pada Kamis pagi.

Para pemimpin baru negara tersebut telah berulang kali berjanji untuk melindungi kelompok agama minoritas, yang khawatir para mantan pemberontak yang sekarang berkuasa dapat berupaya memaksakan bentuk pemerintahan Islamis yang konservatif.

Demonstrasi kecil juga terjadi di daerah lain di atau dekat pantai Suriah, tempat sebagian besar minoritas Alawite negara itu tinggal, termasuk di Tartous.

baca juga

Demonstrasi tersebut terjadi sekitar waktu beredarnya video yang tidak bertanggal di media sosial yang memperlihatkan kebakaran di dalam tempat suci Alawite di kota Aleppo, dengan orang-orang bersenjata berjalan di dalam dan berpose di dekat mayat manusia.

Kementerian dalam negeri mengatakan di akun Telegram resminya bahwa video tersebut berasal dari serangan pemberontak di Aleppo pada akhir November dan kekerasan tersebut dilakukan oleh kelompok-kelompok yang tidak dikenal, seraya menambahkan siapa pun yang menyebarkan video tersebut kini tampaknya berusaha memicu pertikaian sektarian.

Kementerian tersebut juga mengatakan beberapa anggota rezim sebelumnya telah menyerang pasukan kementerian dalam negeri di wilayah pesisir Suriah pada hari Rabu, yang mengakibatkan sejumlah orang tewas dan terluka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal DWP, IPW Desak 34 Oknum Polisi Pemeras Penonton Dipecat

Skandal DWP, IPW Desak 34 Oknum Polisi Pemeras Penonton Dipecat

News | Jum'at, 27 Desember 2024 | 14:44 WIB

Polisi Gerebek 8 Wanita dan 1 Pria di Indekos Pesanggrahan, Jejak Prostitusi Terbongkar dari Bungkus Kondom

Polisi Gerebek 8 Wanita dan 1 Pria di Indekos Pesanggrahan, Jejak Prostitusi Terbongkar dari Bungkus Kondom

News | Kamis, 26 Desember 2024 | 21:08 WIB

Wawancara Eksklusif! Rudianto Lallo Bicara Evaluasi Polri: Penyalahgunaan Senpi Polisi Berujung Maut

Wawancara Eksklusif! Rudianto Lallo Bicara Evaluasi Polri: Penyalahgunaan Senpi Polisi Berujung Maut

wawancara | Kamis, 26 Desember 2024 | 20:31 WIB

Klaim Serap Aspirasi Warga, Program Polisi 'Warbin Keliling' Banjir Kritikan: Saingan Starling?

Klaim Serap Aspirasi Warga, Program Polisi 'Warbin Keliling' Banjir Kritikan: Saingan Starling?

News | Kamis, 26 Desember 2024 | 19:30 WIB

Dari AKBP hingga Briptu 'Diparkir' Kapolda Irjen Karyoto, 34 Polisi Dimutasi Terkait Skandal Peras Pengunjung DWP?

Dari AKBP hingga Briptu 'Diparkir' Kapolda Irjen Karyoto, 34 Polisi Dimutasi Terkait Skandal Peras Pengunjung DWP?

News | Kamis, 26 Desember 2024 | 17:12 WIB

Disenggol Susi Pudjiastuti soal Video Polisi Bawa Motor Pria Berpeci di Jalan, Begini Reaksi Ajudan Prabowo

Disenggol Susi Pudjiastuti soal Video Polisi Bawa Motor Pria Berpeci di Jalan, Begini Reaksi Ajudan Prabowo

News | Kamis, 26 Desember 2024 | 14:28 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×