Israel Setujui Pembebasan 737 Tahanan Sebagai Bagian Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza

Bella Suara.Com
Sabtu, 18 Januari 2025 | 17:20 WIB
Israel Setujui Pembebasan 737 Tahanan Sebagai Bagian Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza
Ilustrasi sandera atau tahanan perang. (freepik)

Suara.com - Kementerian Kehakiman Israel mengumumkan bahwa 737 tahanan dan narapidana akan dibebaskan dalam tahap pertama kesepakatan gencatan senjata Gaza dan pertukaran sandera yang disetujui pada Sabtu (16/1).

Dalam pernyataan di situs resminya, kementerian menyebutkan bahwa "pemerintah menyetujui" pembebasan 737 tahanan dan narapidana yang saat ini berada dalam tahanan layanan penjara. Pembebasan ini dijadwalkan tidak akan dimulai sebelum Minggu pukul 16:00 waktu setempat (1400 GMT).

Keputusan ini menyusul persetujuan kabinet Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan oleh kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Langkah ini mengakhiri ketidakpastian selama berhari-hari terkait implementasi gencatan senjata tersebut.

Kementerian Kehakiman sebelumnya telah merilis daftar 95 tahanan Palestina, sebagian besar perempuan, yang akan dibebaskan dalam pertukaran dengan sandera Israel di Gaza.

Nama-nama yang tercantum di daftar tersebut mencakup individu seperti Zakaria Zubeidi, seorang pemimpin sayap bersenjata Fatah, dan Khalida Jarar, anggota parlemen Palestina dari Front Populer untuk Pembebasan Palestina.

Zakaria Zubeidi dikenal setelah melarikan diri dari penjara Gilboa Israel pada 2021 bersama lima tahanan lainnya, yang memicu perburuan besar-besaran selama berhari-hari.

Sementara itu, Khalida Jarar, yang beberapa kali ditangkap oleh Israel, saat ini ditahan tanpa dakwaan sejak penangkapannya pada Desember lalu di Tepi Barat.

Menurut sumber dari Hamas, kelompok pertama sandera yang akan dibebaskan mencakup tiga wanita Israel. Namun, istilah "tentara" yang digunakan Hamas untuk menggambarkan para sandera juga bisa merujuk pada warga sipil Israel yang diculik dalam serangan yang memicu konflik saat ini.

Jumlah akhir tahanan yang akan dibebaskan dalam pertukaran pertama ini, menurut juru bicara Kementerian Kehakiman Noga Katz, akan bergantung pada jumlah sandera yang dibebaskan Hamas dalam kondisi hidup.
 

Baca Juga: PBB Sebut 35 Anak Palestina Tewas Tiap Hari Akibat Agresi Israel di Gaza

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI