Kemlu RI Tegaskan Tak Pernah Terima Usulan Relokasi Pengungsi Palestina ke Indonesia

Bella | Suara.com

Senin, 20 Januari 2025 | 21:24 WIB
Kemlu RI Tegaskan Tak Pernah Terima Usulan Relokasi Pengungsi Palestina ke Indonesia
Warga Palestina melakukan shalat Idul Adha di lapangan kompleks Masjid Al Aqsa yang oleh Muslim dikenal sebagai 'Tempat Suci' dan untuk Yahudi dikenal sebagai 'Temple Mount' di Kota Tua Yerusalem, 11 Agustus 2019. (ANTARA/Reuters/Ammar Awad/aww/cfo)

Suara.com - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak pernah menerima usulan dari pihak manapun, termasuk Amerika Serikat, terkait wacana relokasi besar-besaran pengungsi Palestina dari Jalur Gaza ke Indonesia.

"Pemerintah RI tidak pernah mendapatkan informasi apa pun mengenai hal ini," ujar Juru Bicara Kemlu RI Rolliansyah Soemirat dalam keterangannya, Senin (20/1).

Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas pemberitaan yang beredar di media Amerika Serikat, NBC News, mengenai kemungkinan relokasi warga Palestina ke negara lain, termasuk Indonesia. Wacana ini muncul di tengah rencana kunjungan Steve Witkoff, utusan presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump untuk Timur Tengah, ke Jalur Gaza yang saat ini masih dilanda konflik.

Upaya Gencatan Senjata dan Wacana Relokasi

Steve Witkoff disebut akan mengunjungi Gaza sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Kesepakatan ini terdiri dari tiga tahap, dengan tahap pertama mencakup pembebasan sandera dan tahanan, diikuti dengan negosiasi lanjutan, dan diakhiri dengan upaya rekonstruksi Gaza.

Namun, salah satu isu yang muncul dalam perundingan tersebut adalah kemungkinan merelokasi sebagian warga Palestina ke negara lain. Rencana ini menuai kontroversi, terutama di kalangan negara-negara Arab yang khawatir hal tersebut dapat mengarah pada pengusiran permanen warga Palestina dari tanah mereka.

Indonesia Tegas Dukung Palestina

Indonesia selama ini konsisten menyuarakan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina dan penyelesaian konflik berdasarkan solusi dua negara (two-state solution). Pemerintah Indonesia juga secara aktif terlibat dalam forum internasional untuk menggalang dukungan bagi Palestina dan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Konflik yang berkepanjangan di Jalur Gaza telah menyebabkan lebih dari 45.000 warga Palestina tewas sejak serangan Israel dimulai pasca-insiden 7 Oktober 2023. Selain itu, serangan tersebut juga menyebabkan kehancuran besar-besaran terhadap infrastruktur dan sistem kesehatan di wilayah tersebut.

Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada komunikasi resmi ataupun usulan terkait relokasi pengungsi Palestina ke Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Utusan Donald Trump Pertimbangkan Indonesia sebagai Lokasi Relokasi Warga Palestina

Utusan Donald Trump Pertimbangkan Indonesia sebagai Lokasi Relokasi Warga Palestina

News | Senin, 20 Januari 2025 | 20:58 WIB

Warga Palestina Pulang ke Gaza yang 'Sudah Tak Dikenali': Di Mana Rumah Kami?

Warga Palestina Pulang ke Gaza yang 'Sudah Tak Dikenali': Di Mana Rumah Kami?

News | Senin, 20 Januari 2025 | 20:56 WIB

3 Hambatan Timnas Indonesia Jelang Laga Penting Kontra Australia Serta Bahrain

3 Hambatan Timnas Indonesia Jelang Laga Penting Kontra Australia Serta Bahrain

Bola | Senin, 20 Januari 2025 | 21:15 WIB

Harapan Warga Israel pada Trump: dari "Make America Great Again" Menjadi "Akhiri Perang Sialan Ini"

Harapan Warga Israel pada Trump: dari "Make America Great Again" Menjadi "Akhiri Perang Sialan Ini"

News | Senin, 20 Januari 2025 | 20:42 WIB

Naturalisasi Tak Juga Rampung, Mauro Zijlstra Tunggu Dikontrak Tim Lain

Naturalisasi Tak Juga Rampung, Mauro Zijlstra Tunggu Dikontrak Tim Lain

Bola | Senin, 20 Januari 2025 | 20:24 WIB

Menebak Tandem Ole Romeny di Timnas Indonesia, Siapa Pilihan Kluivert?

Menebak Tandem Ole Romeny di Timnas Indonesia, Siapa Pilihan Kluivert?

Bola | Senin, 20 Januari 2025 | 20:02 WIB

"Kemenangan Rakyat Palestina":  Peran Kunci Iran Disorot Pasca Gencatan Senjata Gaza

"Kemenangan Rakyat Palestina": Peran Kunci Iran Disorot Pasca Gencatan Senjata Gaza

News | Senin, 20 Januari 2025 | 19:46 WIB

Siapa Jenson Seelt? Pemain Keturunan Ambon Punya Harga Pasar 'Gila' di Usianya

Siapa Jenson Seelt? Pemain Keturunan Ambon Punya Harga Pasar 'Gila' di Usianya

Bola | Senin, 20 Januari 2025 | 19:21 WIB

Egy Maulana Vikri Dapat Penghargaan, Auto Dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia?

Egy Maulana Vikri Dapat Penghargaan, Auto Dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia?

Bola | Senin, 20 Januari 2025 | 19:21 WIB

Akhirnya Damai! Gencatan Senjata Gaza Dimulai, Akhiri 15 Bulan Penderitaan

Akhirnya Damai! Gencatan Senjata Gaza Dimulai, Akhiri 15 Bulan Penderitaan

Video | Senin, 20 Januari 2025 | 19:45 WIB

Terkini

Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini

Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:03 WIB

Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total

Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:58 WIB

AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump

AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:47 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!

Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:36 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:35 WIB

Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan

Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:24 WIB

Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:11 WIB

Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen

Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:55 WIB

Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan

Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:46 WIB

Usut Kebrutalan Oknum TNI, Komnas HAM Kantongi Laporan Medis Andrie Yunus dari Tim Dokter RSCM

Usut Kebrutalan Oknum TNI, Komnas HAM Kantongi Laporan Medis Andrie Yunus dari Tim Dokter RSCM

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:37 WIB