Gencatan Senjata Gaza: PBB Berpacu Kirim Bantuan dan Evaluasi Kerusakan

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Kamis, 23 Januari 2025 | 18:47 WIB
Gencatan Senjata Gaza: PBB Berpacu Kirim Bantuan dan Evaluasi Kerusakan
Bendera PBB (UN)

Suara.com - Lembaga kemanusiaan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama para mitranya sedang memanfaatkan setiap peluang dari gencatan senjata untuk meningkatkan pengiriman bantuan dan layanan kepada warga Gaza. Ini termasuk mengevaluasi kerusakan bagi mereka yang kembali ke rumah dan menemukan tempat tinggal mereka hancur.

Pada hari Rabu (22/1), Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengungkapkan bahwa mereka sedang memperluas dukungan bagi penduduk di seluruh Jalur Gaza, mempercepat pasokan bantuan, dan memperbesar kapasitas penyimpanan serta layanan yang dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa. Mereka juga mendistribusikan paket makanan, tepung, dan berupaya membuka kembali toko roti.

Farhan Haq, wakil juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, menyampaikan informasi kepada wartawan mengenai upaya PBB dalam membantu masyarakat yang terdampak di Jalur Gaza. Ia menjelaskan berbagai inisiatif yang dilakukan oleh PBB di wilayah konflik dan pascakonflik, seperti membersihkan puing reruntuhan, menjinakkan ranjau, serta penanganan senjata yang tidak meledak.

Haq menambahkan bahwa PBB saat ini berada di tahap awal, yaitu tahap evaluasi, dan menyatakan bahwa upaya ini memerlukan waktu.

Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Tengah (UNRWA) melaporkan hampir 1.000 truk masuk ke Gaza pada hari kedua gencatan senjata, dengan 118 truk membawa lebih dari 53.000 paket makanan untuk warga di Khan Younis dan tempat penampungan UNRWA di Deir al Balah.

Dana Kependudukan PBB (UNFPA) juga melaporkan pengiriman 20 truk yang membawa pasokan penting, termasuk untuk kelahiran yang aman dan perawatan kebidanan darurat, ke Deir al Balah. Sementara itu, 20 truk lainnya mengantarkan bantuan ke Gaza utara.

UNOPS telah mendistribusikan bahan bakar untuk memastikan layanan penting seperti kesehatan dan pemompaan air dapat beroperasi dengan generator cadangan saat tidak ada listrik. OCHA juga menyatakan dukungan untuk perbaikan infrastruktur, termasuk sumur air dan fasilitas desalinasi.

OCHA mencatat bahwa para mitra kemanusiaan sedang melakukan evaluasi cepat di area yang baru dapat diakses untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat, seperti air, sanitasi, dan layanan kesehatan. Mereka juga meningkatkan pengawasan penyakit.

Ditambahkan bahwa OCHA berencana mendirikan titik-titik stabilisasi trauma untuk menangani darurat dan menugaskan tim perawatan khusus.

Sementara itu, di Tepi Barat, OCHA memperingatkan bahwa operasi Israel di Jenin mengancam keselamatan warga dan merusak infrastruktur esensial. Sepuluh orang dilaporkan tewas dan banyak yang terluka.

Operasi militer yang dimulai pada hari Selasa melibatkan serangan udara dan taktik letal lainnya yang tampaknya melanggar standar hukum. OCHA menerima laporan tentang semakin banyak orang yang terpaksa meninggalkan kamp Jenin akibat operasi Israel yang berlanjut dan kekurangan air.

Rumah Sakit Pemerintah Jenin kini terputus dari pasokan air dan listrik, sehingga tergantung pada cadangan air yang mulai menipis. OCHA menyatakan bahwa para mitra kemanusiaan akan segera mengisi ulang cadangan air di rumah sakit tersebut setelah situasi keamanan memungkinkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Australia Desak Israel Hentikan Genosida di Palestina: Ancaman Putus Hubungan Diplomatik

Australia Desak Israel Hentikan Genosida di Palestina: Ancaman Putus Hubungan Diplomatik

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 17:36 WIB

Israel Tewaskan 2 Warga Palestina Terkait Serangan Bus yang Telan 3 Korban Jiwa

Israel Tewaskan 2 Warga Palestina Terkait Serangan Bus yang Telan 3 Korban Jiwa

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 17:14 WIB

Runtuhnya Keamanan Israel?  Pejabat Tinggi Mundur Massal Pasca Serangan Hamas

Runtuhnya Keamanan Israel? Pejabat Tinggi Mundur Massal Pasca Serangan Hamas

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 16:54 WIB

Baku Tembak di Tepi Barat: 2 Militan Tewas, Tentara Israel Terluka

Baku Tembak di Tepi Barat: 2 Militan Tewas, Tentara Israel Terluka

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 16:49 WIB

20 Tahun untuk Membersihkan Puing? Masa Depan Suram Menanti Penduduk Gaza

20 Tahun untuk Membersihkan Puing? Masa Depan Suram Menanti Penduduk Gaza

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 15:50 WIB

Heboh, Trump Mau Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia, Netizen: Tukar Jokowi Aja!

Heboh, Trump Mau Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia, Netizen: Tukar Jokowi Aja!

Video | Kamis, 23 Januari 2025 | 06:00 WIB

Terkini

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:50 WIB

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:30 WIB

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:13 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:30 WIB

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:29 WIB

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:27 WIB

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:05 WIB