Trump Tetapkan Houthi Yaman Sebagai Organisasi Teroris, Bagaimana Sepak Terjangnya?

Eviera Paramita Sandi

Jum'at, 24 Januari 2025 | 12:03 WIB
Trump Tetapkan Houthi Yaman Sebagai Organisasi Teroris, Bagaimana Sepak Terjangnya?
Cuplikan rekaman dari selebaran yang dirilis oleh Pusat Media Houthi Ansarullah Yaman, menunjukkan anggota kelompok pemberontak Houthi saat menangkap sebuah kapal kargo yang terkait dengan Israel di lokasi yang tidak ditentukan di Laut Merah, Senin (19/11/2023). [ANSARULLAH MEDIA CENTRE / AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menetapkan milisi Houthi Yaman sebagai organisasi teroris global.

Dalam pernyataannya di Gedung Putih, pada Rabu (23/1/2025), Trump mengatakan aktivitas Houthi telah mengancam keamanan warga sipil.

"Aktivitas Houthi mengancam keamanan warga sipil dan personel Amerika di Timur Tengah, keselamatan mitra regional terdekat kita, dan stabilitas perdagangan maritim global," sebut pernyataan tersebut.

Lalu siapa itu Houthi dan bagaimana sepak terjangnya selama ini?

Seperti diketahui, Houthi belakangan ini terlibat di tengah konflik yang terjadi antara Israel dan Hizbullah di Lebanon. Mereka bahkan mengeklaim telah meluncurkan serangan rudal balistik ke selatan ibu kota Tel Aviv dan serangan drone ke Kota Pesisir Ashkelon di Israel pada Jumat (27/9).

Houthi merupakan partai politik dan kelompok milisi asal Yaman. Parpol dan kelompok milisi yang juga dikenal dengan sebutan Ansar Allah (pendukung Tuhan). Kelompok ini menguasai sebagian besar wilayah di Yaman, termasuk ibu kota Sanaa serta beberapa wilayah barat dan utara Yaman yang berbatasan dengan Arab Saudi.

Dilansir Al Jazeera, Houthi resmi didirikan pada 1990-an. Namanya diambil dari nama mendiang sang pendiri, Hussein Badr al-Din al-Houthi. Al-Houthi sendiri merupakan aktivis spiritual Islam Syiah Zaydi sekaligus politikus senior asal Yaman.

Dikutip dari BBC, Houthi kemudian mulai muncul dan melakukan pemberontakan kepada pemerintah Yaman pada awal 2000-an. Pemberontakan tersebut dilakukan untuk menggulingkan rezim Presiden Yaman yang telah lama berkuasa, Ali Abdullah Saleh hingga berhasil mengambil alih ibukota Sanaa.

Hingga 1 dekade perseteruan antara kelompok milisi Houthi dan pemerintah Yaman masih terjadi hingga saat ini. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahkan menyebut perang saudara yang terjadi antara Houthi dan Yaman ini sebagai "krisis kemanusiaan terburuk di dunia".

baca juga

Pemberontak Houthi menguasai sebagian besar garis pantai Laut Merah, tempat di mana mereka melancarkan serangan terhadap kapal-kapal pelayaran.

PBB juga mengatakan bahwa hampir 1.500 anak-anak yang direkrut oleh Houthi tewas dalam pertempuran pada tahun 2020, dan ratusan lainnya tewas pada tahun berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Tetapkan Houthi Yaman Sebagai Organisasi Teroris

Trump Tetapkan Houthi Yaman Sebagai Organisasi Teroris

News | Jum'at, 24 Januari 2025 | 05:05 WIB

Yaman Bebaskan Kapal Inggris Terkait Israel, Isyarat Perdamaian di Gaza?

Yaman Bebaskan Kapal Inggris Terkait Israel, Isyarat Perdamaian di Gaza?

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 21:40 WIB

Houthi Kembali Dicap Teroris: Apa Dampaknya bagi Yaman dan AS?

Houthi Kembali Dicap Teroris: Apa Dampaknya bagi Yaman dan AS?

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 18:35 WIB

Terkini

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

×