Kerajaan Bisnis Aguan, Bos Agung Sedayu Grup Pemegang Sertifikat Pagar Laut

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 27 Januari 2025 | 16:49 WIB
Kerajaan Bisnis Aguan, Bos Agung Sedayu Grup Pemegang Sertifikat Pagar Laut
Bos pengembang PT. Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan [suara.com/Oke Atmaja] - Kerajaan Bisnis Aguan, Pemilik Perusahaan Agung Sedayu Grup Pemegang Sertifikat Pagar Laut

Suara.com - Keberadaan pagar laut di Tangerang, Banten, terus menjadi perhatian publik seiring ditemukannya ratusan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang berada di permukaan laut. Salah satu yang mencuri perhatian, Agung Sedayu Grup, tercatat memegang sertifikat hak guna bangunan (HGB) atas pagar laut itu. Atas penemuan ini, gurita bisnis Aguan pun turut menjadi perbincangan.

Sebelumnya, perusahaan milik Sugianto Kusuma alias Aguan, Agung Sedayu Group telah buka suara terkait Sertifikat Hak Milik (SHM) dan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) yang ditemukan di pagar laut, Tangerang itu. Saat dikonformasi, Agung Sedayu Group tak menampik jika pihaknya memiliki SHM dan SHGB pagar laut di Tangerang tersebut.

Kendati membenarkan, Kuasa Hukum Agung Sedayu Group Muannas Alaidid menjelaskan bahwa lahan itu dulunya merupakan daratan yang kemudian terkena abrasi. Menurut Muannas, fakta itu diketahui melalui dokumen pengajuan sertifikat yang diterbitkan pada tahun 1982 silam.

Tak sampai di situ, pihaknya pun juga telah mencocokkan dengan google earth. Di mana terlihat lahan SHGB dan SHM yang terkavling di sekeliling kawasan pagar bambu di desa Kohod, bukanlah lautan. Tampak tempat itu dulunya merupakan lahan bekas tambak atau sawah yang kini terabrasi. 

Gurita bisnis dan daftar emiten Sugianto Kusuma selaku pemilik Agung Sedayu Group pun kini menyita perhatian publik. Pasalnya, bukan menjadi rahasia lagi jika Agung Sedayu Grup merupakan pengusaha di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Bahkan pada akhir tahun 2023 lalu, perusahaan baru saja meresmikan Aloha, pantai pasir putih bak Hawaii yang berada di kawasan Pantai Indah Kosambi (PIK 2). Tak main-main, saham PANI, bahkan melejit lebih dari 11% sejak Desember 2024. Saham itu sendiri adalah emiten Agung Sedayu dan Salim Group. Dalam daftar bursa saham, PANI banyak diincar oleh investor asing.

Kerajaan Bisnis Aguan

1. Agung Sedayu

Agung Sedayu Group (ASG) menjadi perusahaan yang mampu membuktikan diri sebagai pemain utama dalam industri properti Indonesia. Hal ini tak lepas dari peran Sugianto Kusuma alias Aguan sebagai pemimpin perusahaan tersebut.

Berbekal pengalaman yang luas, proyek-proyek ikonik, serta kemampuan untuk bertahan dalam segala kondisi, ASG telah membuktikan diri bahwa pihaknya mampu menjadi salah satu ikon kesuksesan bisnis properti di Tanah Air.

Aguan diketahui menikah dengan seorang wanita bernama Rebecca Halim. Dari pernikahannya itu, ia dikaruniai 4 orang anak, bernama Alexander Halim Kusuma, Richard Halim Kusuma, Lareina Halim Kusuma, dan Luvena Katherine Halim Kusuma. Kini, Aguan juga telah dikaruniai tiga belas cucu.

Rebecca Halim alias Li Ping tak hanya berperan sebagai istri yang mendukung usaha suaminya dari belakang saja. Namun ia juga memiliki peran signifikan di berbagai sektor bisnis yang dikelola oleh Aguan.

2. Erajaya

Rebecca tercatat menjabat sebagai Direktur PT Erajaya Swaswembada Tbk. Adapun PT Erajaya Swaswembada Tbk merupakn perusahaan terkemuka di Indonesia yang bergerak di bidang distribusi dan ritel perangkat telekomunikasi, seperti halnya iPhone, DJI, dan GoPro.

Bisnis Aguan juga bersumber dari PT Catur Kusuma Abadi Sejahtera yang menguasai saham PT Eralink International sejumlah 10,79%. Eralink International sendiri adalah pengendali PT Erajaya Swasembada Tbk dan sebanyak 54,51% dimiliki Aguan. Selain itu, Aguan juga menggenggam langsung saham Eralink International sebanyak 3%.

Sejalan dengan itu, Rebecca Halim tercatat memiliki 32,04% saham dari Eralink International secara langsung dan terdaftar sebagai penerima manfaat akhir dari Erajaya Swasembada.

Bahkan Rebecca Halim merupakan pemilik dan penerima manfaat dari PT Sinar Eka Selaras Tbk  yang telah terafiliasi dengan Agung Sedayu Group (ASG).

3. Yayasan Budha

Tak hanya berbisnis, sejak tahun 2002, Rebecca juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial melalui Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Di yayasan itu, Rebecca ditunjuk sebagai Wakil Ketua. Ia pun banyak terlibat dalam sejumlah misi yayasan, seperti program penanggulangan bencana serta kegiatan budaya humanis.

Selain dengan sang istri, Aguan terdaftar sebagai pemegang saham PT Catur Kusuma Abadi Sejahtera (CKAS) sebanyak 25%.Komposisi kepemilikannya terbagu atas ketiga anaknya Alexander Halim Kusuma, Richard Halim Kusuma dan Lareina Halim Kusuma.

4. Saham Anak Aguan

Anak Aguan, Alexander Halim Kusuma kini menjabat sebagai Direktur Utama/CEO Agung Sedayu Realestat Indonesia (ASRI) dan Wakil Presiden Direktur PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI).

Selain menjadi pemilik 25% saham CKAS, Alexander Halim Kusuma yang merupakan putera Mahkota Aguan tercatat menguasai 50% saham PT Agung Sedayu. Selain itu, Alexander juga menguasai 50% saham di PT Cahaya Bintang Sejahtera (CBS).

Di siai lain, anak Aguan yang lain yaitu Richard Halim Kusuma saat ini ditunjuk sebagai Direktur PT Agung Sedayu, Direktur PT Erafone Artha Retailindo, serta menjabat sebagai Komisaris PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI).

Satu-satunya anak Aguan yang tidak terlibat dalam bisnis keluarga ini hanya Lareina Halim Kusuma. Sosoknya tidak pernah tercatat dalam bisnis Agung Sedayu Group mana pun. Sedangkan, Luvena Katherine Halim mempunyai 25% saham di PT Catur Kusuma Abadi Sejahtera (CKAS).

5. SCBD

Di luar berbagai bisnis keluarga, Aguan juga menjalin kerja sama dengan salah satu sahabat kentalnya Tomy Winata. Bersama dengan Tomy Winata, Aguan melalui PT Jakarta International Hotels & Developments Tbk membangun dan memiliki Sudirman Central Business District.

Kolaborasi dua pebisnis ini juga berlanjut dengan pengembangan Sudirman Central Business District (SCBD). Sebagaimana diketahui, SCBD saat ini jadi pusat bisnis paling bergengsi di Jakarta dengan gedung-gedung pencakar langit, berbagai perusahaan ternama, hotel bintang lima, serta sejumlah pusat perbelanjaan kelas atas.

Demikian tadi gurita bisnis Aguan, pemilik sertifikat hak guna bangunan (HGB) yahg ditemukan di kawasan pagar laut di Tangerang. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekayaan Titiek Soeharto di LHKPN, Naik Tank Pantau Pembongkaran Pagar Laut Tangerang

Kekayaan Titiek Soeharto di LHKPN, Naik Tank Pantau Pembongkaran Pagar Laut Tangerang

Lifestyle | Senin, 27 Januari 2025 | 16:46 WIB

Gempar! Kades Kohod Arsin Disebut Sogok Warga Uang Rp15 Juta Agar Tutup Mulut soal Pagar Laut

Gempar! Kades Kohod Arsin Disebut Sogok Warga Uang Rp15 Juta Agar Tutup Mulut soal Pagar Laut

News | Senin, 27 Januari 2025 | 16:17 WIB

Profil Kades Arsin: Terseret Kasus Pagar Laut Tangerang, Gaya Hidup Mewah Viral

Profil Kades Arsin: Terseret Kasus Pagar Laut Tangerang, Gaya Hidup Mewah Viral

Lifestyle | Senin, 27 Januari 2025 | 15:33 WIB

Saking Panjangnya Pagar Laut, Target Pembongkaran 10 Hari Terancam Molor, TNI AL: Ayo Bareng-bareng

Saking Panjangnya Pagar Laut, Target Pembongkaran 10 Hari Terancam Molor, TNI AL: Ayo Bareng-bareng

News | Senin, 27 Januari 2025 | 15:27 WIB

Sindiran Telak Mahfud MD Soal Pagar Laut: Kalau Merasa Tak Terlibat Bongkar Saja Pak Menteri

Sindiran Telak Mahfud MD Soal Pagar Laut: Kalau Merasa Tak Terlibat Bongkar Saja Pak Menteri

News | Senin, 27 Januari 2025 | 15:11 WIB

Terkini

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:05 WIB

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:55 WIB

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:51 WIB

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:47 WIB

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:18 WIB

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:15 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:52 WIB

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:42 WIB

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:38 WIB