2025 Tahun Kritis Bagi Korut, Kim Jong-un Fokus Produksi Nuklir, Akan Ada Perang Besar?

Andi Ahmad S | Suara.com

Rabu, 29 Januari 2025 | 19:24 WIB
2025 Tahun Kritis Bagi Korut, Kim Jong-un Fokus Produksi Nuklir, Akan Ada Perang Besar?
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un [Suara.com/Istimewa]

Suara.com - Dugaan akan ada perang besar terjadi di dunia pada tahun 2025 ini. Hal itu terlihat adanya gerakan dari Korea Utara yang fokus kepada produksi senjata nuklir.

Baru-baru ini Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un telah memeriksa pangkalan produksi bahan nuklir dan lembaga senjata nuklir.

Kantor berita resmi negara berhaluan komunis itu mengatakan bahwa tahun 2025 sebagai tahun kritis bagi negara Kim Jong-un.

Selama kunjungan tersebut, Kim memeriksa proses inti utama produksi bahan nuklir tingkat senjata dan diberi pengarahan tentang keadaan terkini produksi bahan nuklir, lapor Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

"Tahun ini adalah tahun yang krusial karena merupakan tahun di mana tugas-tugas penting diselesaikan dan dialihkan ke tugas berikutnya dalam rangka melaksanakan garis penguatan kekuatan nuklir yang ditempuh oleh Partai dan pemerintah kita," kata Kim seperti dikutip KCNA.

Namun, Kim tidak menjelaskan tugas apa yang akan diselesaikan pada 2025 itu.

Bulan lalu, media Korea Selatan melaporkan Pyongyang dapat melakukan uji coba nuklir baru sesegera mungkin.

Sementara itu, Gedung Putih, Selasa (28/1), mengatakan Presiden Donald Trump akan mengupayakan "denuklirisasi penuh Korea Utara."

Trump mengatakan awal pekan lalu bahwa dia akan menghubungi Kim, karena selama masa jabatan pertamanya dia mengadakan pertemuan bersejarah dengan pemimpin Korea Utara itu.

Selama kunjungannya ke fasilitas nuklir tersebut, Kim juga berjanji akan memperkuat daya tangkal perang nuklir untuk pertahanan diri negaranya.

"Lingkungan eksternal yang kita hadapi masih suram, dan tantangan dari kekuatan musuh yang berusaha menguasai kekuasaan menjadi lebih berat," kata Kim.

"Kekuatan absolut yang mampu menekan musuh secara menyeluruh dan secara aktif mengendalikan situasi bukanlah deklarasi atau slogan apa pun, tetapi penimbunan dan peningkatan eksponensial dari kekuatan fisik yang sebenarnya tersedia," katanya menambahkan. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Tarik Diri Lagi dari Perjanjian Iklim Paris, Pengunduran Diri Resmi pada 2026

AS Tarik Diri Lagi dari Perjanjian Iklim Paris, Pengunduran Diri Resmi pada 2026

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 18:19 WIB

AS 'Tiru' Argentina, Diprediksi Hemat Anggaran Triliunan Usai Potong Dana ASN

AS 'Tiru' Argentina, Diprediksi Hemat Anggaran Triliunan Usai Potong Dana ASN

Bisnis | Rabu, 29 Januari 2025 | 18:12 WIB

Desak-desakan Maut di Kumbh Mela India, 15 Jemaah Tewas Terinjak-injak

Desak-desakan Maut di Kumbh Mela India, 15 Jemaah Tewas Terinjak-injak

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 17:53 WIB

Terkini

KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus

KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:47 WIB

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:44 WIB

Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan

Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:41 WIB

Pesawat Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, 277 Penumpang Dievakuasi

Pesawat Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, 277 Penumpang Dievakuasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:24 WIB

Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI

Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:21 WIB

Gerebek Gudang Kemandoran! Polisi Sita 1.496 Motor Ilegal Siap Ekspor, Terkuak Modus Pakai KTP Orang

Gerebek Gudang Kemandoran! Polisi Sita 1.496 Motor Ilegal Siap Ekspor, Terkuak Modus Pakai KTP Orang

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:18 WIB

Peluncuran Panduan Antikorupsi, Wamendagri Wiyagus: Momentum Perkuat Reformasi Hukum dan Birokrasi

Peluncuran Panduan Antikorupsi, Wamendagri Wiyagus: Momentum Perkuat Reformasi Hukum dan Birokrasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:11 WIB

Potong Ucapan Nadiem dalam Sidang, Jaksa: Jangan Mudah Bawa Nama Presiden

Potong Ucapan Nadiem dalam Sidang, Jaksa: Jangan Mudah Bawa Nama Presiden

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:07 WIB

DPR Minta Pemerintah Tak Tunggu Lonjakan Kasus Hantavirus Baru Bertindak

DPR Minta Pemerintah Tak Tunggu Lonjakan Kasus Hantavirus Baru Bertindak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:52 WIB

Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!

Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:51 WIB