Hamas Peringatkan Penundaan Bantuan ke Gaza Bisa Pengaruhi Pembebasan Sandera

Bella

Rabu, 29 Januari 2025 | 19:44 WIB
Hamas Peringatkan Penundaan Bantuan ke Gaza Bisa Pengaruhi Pembebasan Sandera
Kondisi di Gaza akibat serangan Israel kepada Hamas. [ANTARA/Anadolu/py/am]

Suara.com - Dua pejabat Hamas pada Rabu menuduh Israel menunda pengiriman bantuan kemanusiaan penting ke Jalur Gaza sebagaimana yang telah disepakati dalam perjanjian gencatan senjata. Mereka memperingatkan bahwa keterlambatan tersebut dapat berdampak pada pembebasan sandera yang direncanakan.

"Kami memperingatkan bahwa penundaan yang berkelanjutan dan kegagalan untuk mengatasi poin-poin ini (pengiriman bantuan utama) akan memengaruhi perkembangan alami perjanjian, termasuk pertukaran tahanan," ujar seorang pejabat senior Hamas yang enggan diungkap identitasnya.

Pejabat lainnya, yang juga berbicara secara anonim, mengatakan bahwa kelompoknya telah meminta mediator untuk turun tangan dalam menyelesaikan masalah ini.

Menurut Hamas, Israel gagal mengirimkan barang-barang bantuan utama, termasuk bahan bakar, tenda, mesin berat, dan peralatan lainnya ke Gaza. Barang-barang tersebut seharusnya dikirim pada minggu pertama sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 19 Januari.

“Ada ketidakpuasan di antara faksi-faksi perlawanan karena pendudukan menunda-nunda dan gagal melaksanakan ketentuan gencatan senjata, khususnya yang menyangkut aspek kemanusiaan,” tambah pejabat Hamas.

Hamas telah mengangkat isu ini dalam pertemuan dengan mediator Mesir di Kairo pada Rabu. Mereka berharap para mediator dapat memastikan Israel mematuhi ketentuan yang telah disepakati.

Peringatan ini muncul menjelang rencana pembebasan tiga sandera pada Kamis, termasuk dua wanita, serta tiga sandera lainnya yang dijadwalkan dibebaskan pada Sabtu.

Saat ini, Israel dan Hamas tengah menjalankan fase pertama gencatan senjata selama 42 hari yang bertujuan untuk mengakhiri perang di Gaza. Dalam kesepakatan tersebut, tujuh sandera Israel telah dibebaskan sebagai imbalan atas pembebasan 290 tahanan, sebagian besar merupakan warga Palestina, dengan satu orang berkewarganegaraan Yordania.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Soroti Dana untuk Distribusi Kondom di Gaza Senilai Rp800 Miliar

Donald Trump Soroti Dana untuk Distribusi Kondom di Gaza Senilai Rp800 Miliar

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 15:41 WIB

Tantangan Baru di Timur Tengah, Israel Perkuat Cengkeraman di Dataran Tinggi Golan

Tantangan Baru di Timur Tengah, Israel Perkuat Cengkeraman di Dataran Tinggi Golan

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 15:39 WIB

Mesir Tegas Tolak Pemindahan Paksa Penduduk Palestina, Tanggapi Krisis Pengungsi Global

Mesir Tegas Tolak Pemindahan Paksa Penduduk Palestina, Tanggapi Krisis Pengungsi Global

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 15:01 WIB

Kadet Palestina Ungkap Kesan Mendalam Bisa Kuliah Gratis di Unhan Berkat Prabowo

Kadet Palestina Ungkap Kesan Mendalam Bisa Kuliah Gratis di Unhan Berkat Prabowo

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 13:02 WIB

Hamas dan Mesir Bahas Pembentukan Pemerintahan Persatuan di Gaza, Israel Menolak

Hamas dan Mesir Bahas Pembentukan Pemerintahan Persatuan di Gaza, Israel Menolak

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 11:54 WIB

Prancis Sebut Pemindahan Paksa Warga Gaza Tidak Dapat Diterima

Prancis Sebut Pemindahan Paksa Warga Gaza Tidak Dapat Diterima

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 04:10 WIB

Mesir Bantah Presiden al-Sisi Bahas Pemindahan Warga Gaza dengan Donald Trump

Mesir Bantah Presiden al-Sisi Bahas Pemindahan Warga Gaza dengan Donald Trump

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 23:06 WIB

Ali Khamenei: Gaza Berhasil Buat Israel Bertekuk Lutut

Ali Khamenei: Gaza Berhasil Buat Israel Bertekuk Lutut

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 22:57 WIB

Qatar Tolak Usul Trump Pindahkan Warga Gaza ke Yordania atau Mesir

Qatar Tolak Usul Trump Pindahkan Warga Gaza ke Yordania atau Mesir

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 05:05 WIB

300.000 Pengungsi Palestina Kembali ke Gaza Utara Setelah Gencatan Senjata

300.000 Pengungsi Palestina Kembali ke Gaza Utara Setelah Gencatan Senjata

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 02:05 WIB

Terkini

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

×