Masuk Babak Baru, Sidang 3 Tersangka Kosmestik Berbahaya di Makassar Digelar Pekan Depan

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 31 Januari 2025 | 04:50 WIB
Masuk Babak Baru, Sidang 3 Tersangka Kosmestik Berbahaya di Makassar Digelar Pekan Depan
Ilustrasi hakim pengadilan pegang palu sidang. [shutterstock]

Suara.com - Tiga tersangka kasus kepemilikan dan peredaran kosmetik berbahaya di Makassar, Sulawesi Selatan bakal memasuki babak baru. Ketiganya akan diadili di Pengadilan Negeri Kelas IA Makassar pada pekan depan.

Persidangan terhadap ketiga tersangka itu setelah berkas perkara mereka dinyatakan lengkap alias P21. Soal sidang perdana para tersangka kasus kosmetik ilegal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulsel Soetarmi. 

"Sidang minggu depan, tidak ada penyerahan tersangka. Ini sudah lewat penyerahan tersangkanya. Intinya, sidang minggu depan," bebernya dikutip dari Antara, Kamis (30/1/2025). 

Saat ditanyakan kapan waktu jadwal persidangannya di gelar di PN Makassar, kata dia, belum mendapatkan informasi pasti kapan dan hari apa tiga tersangka ini disidang, namun pastinya pekan depan.

"Yang saya tahu dari penuntut umumnya, sidang itu minggu depan. Tidak jelas harinya. Jelasnya minggu depan. Tidak ada pemberitahuan hari dari jaksanya, yang jelas sidang minggu depan," tutur dia kembali menegaskan

Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sulsel AKBP Yerlin Tandin Kate yang coba dikonfirmasi ihwal perkembangan kasus dan pelimpahan berkas dan tersangka beserta barang buktinya ke JPU Kejaksaan Tinggi Sulsel, sejauh ini belum merespons.

Hanya saja sebelumnya, Yerlin menyampaikan penyidik telah menetapkan ketiganya sebagai tersangka dan telah menahan dua orang masing-masing berinisial MS dan AS di Rutan Tahanan Penitipan (Tahti) Polda Sulsel, sedangkan MH masih menjalani perawatan di RS Ibu dan Anak Permata Hati Makassar.

"Sudah lengkap berkasnya, sudah P21 dan akan dilakukan pelimpahan tahap dua yaitu pengiriman TSK (tersangka) dan barang bukti ke JPU," ujarnya kepada wartawan beberapa waktu lalu di Mapolda Sulsel.

Sebelumnya, penyidik Polda Sulsel menetapkan tiga tersangka kepemilikan dan peredaran kosmetik berbahaya berbahan Kimia merkuri setelah di uji BPOM masing-masing Mira Hayati (MH) dengan produk Mira Hayati, Mustadir daeng Sila (MS) dengan produk Fenny Frans serta Agus Salim (AS) dengan produk Raja Glowing.

baca juga

Usai ditetapkan tersangka saat hendak di tahan pada Senin (20/1) di Rutan Tahti Polda Sulsel, dua tersangka MS serta AS tiba-tiba sakit sehingga harus dibantarkan di rumah sakit berbeda. AS dirawat di RS Ibnu Sina selama dua hari dan sudah dinyatakan sehat kemudian ditahan. Sedangkan MS kini masih di RS.

Penahanan para tersangka oleh polisi tersebut setelah mendapat sorotan publik. Alasannya, usai dinyatakan produk kosmetik yang dipasarkan itu mengandung bahan kimia berbahaya oleh BPOM, mereka masih bebas berkeliaran.

Sorotan juga mengalir dari Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar Abdul Azis Dumpa bahwa ada perlakuan berbeda, padahal di mata hukum semua orang sama ketika berkasus. Contohnya, tersangka kasus penipuan dan penggelapan inisial DY, perempuan ini tengah hamil lima bulan, tapi tetap ditahan di sel.

"Tersangka DY akhirnya ditangguhkan penahanannya setelah dilakukan pendampingan hukum dengan pertimbangan kemanusiaan. Sering kali memang aparat penegak hukum dinilai jarang mempertimbangkan kondisi tersangkanya dan terkesan subjektif, apalagi tersangkanya kaya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sidang DKPP, Pimpinan KPU Barito Utara Disebut Langgar Etik karena Acuhkan Rekomendasi Bawaslu

Sidang DKPP, Pimpinan KPU Barito Utara Disebut Langgar Etik karena Acuhkan Rekomendasi Bawaslu

News | Kamis, 30 Januari 2025 | 20:20 WIB

Mahfud MD ke Prabowo: Benang Merah Mafia Tanah dan Laut Mudah Dibaca, Tugas Bapak Sangat Berat

Mahfud MD ke Prabowo: Benang Merah Mafia Tanah dan Laut Mudah Dibaca, Tugas Bapak Sangat Berat

News | Kamis, 30 Januari 2025 | 14:05 WIB

Sebut Sertifikat Ilegal Pagar Laut Berbau Korupsi-Kolusi, Mahfud MD: Aneh, Kok Aparat Tak Bersikap Tegas?

Sebut Sertifikat Ilegal Pagar Laut Berbau Korupsi-Kolusi, Mahfud MD: Aneh, Kok Aparat Tak Bersikap Tegas?

News | Minggu, 26 Januari 2025 | 13:18 WIB

Tertawa Ada HGB di Atas Laut, Mahfud MD: Hukum Diinjak-injak Bandit, Masak Kita Diam Aja?

Tertawa Ada HGB di Atas Laut, Mahfud MD: Hukum Diinjak-injak Bandit, Masak Kita Diam Aja?

News | Jum'at, 24 Januari 2025 | 19:25 WIB

Terkini

BYD Beri Sinyal Datangkan Atto 2 di Indonesia Dalam Waktu Dekat

BYD Beri Sinyal Datangkan Atto 2 di Indonesia Dalam Waktu Dekat

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Hyundai Hadirkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Worry Free, Lebih dari Sekadar Memiliki SUV

Hyundai Hadirkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Worry Free, Lebih dari Sekadar Memiliki SUV

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:38 WIB

Asap Karhutla Ganggu Jarak Pandang, BNPB Coba Cara Baru Pakai Dry Ice

Asap Karhutla Ganggu Jarak Pandang, BNPB Coba Cara Baru Pakai Dry Ice

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:36 WIB

MK Minta UU Peradilan Militer Direvisi dalam 2 Tahun, DPR: Jangan Jadi Alasan Menunda Pembahasan!

MK Minta UU Peradilan Militer Direvisi dalam 2 Tahun, DPR: Jangan Jadi Alasan Menunda Pembahasan!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Joheirry Mola Bakal Dampingi Audrey Bianca di Penobatan Miss Indonesia 2026

Joheirry Mola Bakal Dampingi Audrey Bianca di Penobatan Miss Indonesia 2026

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Uji Coba Penyaluran Bansos di Koperasi Desa, Gus Ipul Pastikan Tanpa Potongan

Uji Coba Penyaluran Bansos di Koperasi Desa, Gus Ipul Pastikan Tanpa Potongan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:32 WIB

6 Cara Menetralkan Kulit Wajah yang Perih Akibat Salah Pilih Serum, Cegah Iritasi Makin Parah

6 Cara Menetralkan Kulit Wajah yang Perih Akibat Salah Pilih Serum, Cegah Iritasi Makin Parah

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Inisiatif Pilah Sampah Warga Srengseng Sawah Bakal Tampil di Dutch Design Week 2026

Inisiatif Pilah Sampah Warga Srengseng Sawah Bakal Tampil di Dutch Design Week 2026

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Api Mengamuk Merembet ke 4 Puncak, Jalur Pendakian Bukit Cendono Mojokerto Ditutup Total

Api Mengamuk Merembet ke 4 Puncak, Jalur Pendakian Bukit Cendono Mojokerto Ditutup Total

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Kupas Sisi Horor, Trauma, dan Kekejaman Manusia dalam Serial Carrie 2026

Kupas Sisi Horor, Trauma, dan Kekejaman Manusia dalam Serial Carrie 2026

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:30 WIB

×