Heboh Kelangkaan Gas Melon, Pengalihan Isu Pagar Laut?

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Kamis, 06 Februari 2025 | 16:16 WIB
Heboh Kelangkaan Gas Melon, Pengalihan Isu Pagar Laut?
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (kedua kiri) berdialog dengan warga yang mengamuk saat antre membeli gas 3 kilogram di Karawaci, Tangerang, Banten, Selasa (4/2/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU]

Suara.com - Belakangan ini masyarakat Indonesia terutama warga Jakarta tengah dihebohkan dengan kabar kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Gas Melon).

Kabar ini semakin menguat usai warga benar-benar kesulitan dalam mendapatkan gas melon tersebut.

Bahkan, dibeberapa daerah ada yang sampai mengantre panjang demi mendapatkan gas melon itu. Parahnya lagi, antrean tersebut sampai merenggut nyawa warga.

Kelangkaan gas melon ini juga menyeret nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Bahlil disebut tidak berkoordinasi terlebih dahulu dengan Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan kebijakan tersebut.

Usai ramai dan jadi sorotan masyarakat, Prabowo mengambil Keputusan untuk mengaktifkan kembali pengecer gas elpiji 3kg.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah yang tepat menyelesaikan polemik gas yang terjadi beberapa hari terakhir.

Hal ini dikonfirmasi oleh Wakil Ketua DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

“Setelah berkomunikasi dengan presiden, presiden telah mengintruksikan kepada ESDM,untuk mengaktifkan kembali pengecer-pengecer yang ada untuk berjualan seperti biasa,” ucap Dasco, dikutip dari tiktok @gerindra, Kamis (6/2/25).

“Sambil kemudian pengecer-pengecer itu akan dijadikan sub daripada pangkalan, sehinga dengan aturan yang ada nanti akan menertibkan harga supaya tidak mahal di masyarakat,” tambahnya.

Postingan Gerindra soal klarifikasi Dasco tersebut menuai komentar dari netizen. Banyak yang merasa bahwa kasus gas melon belakangan ini justru menjadi pengalihan isu.

“Bukan pengalihan isu pagar laut kan?,” tulis akun @Raindra_Sk.

“Kayaknya gas LPG yang dibikin susah sama pak Bahlil buat nutupin kasus pagar laut, Menteri kelautan Kerjasama sama Pak Bahlil kah,” sahut @Perwira_Waffen_SS.

“Terus untuk pagar lautnya gmn kelanjutannya min? kok langsung lenyap?... oke gas, oke gas, kompor mati kurang gas,” tulis @Dwiianggara.

“Jangan lolos berita pagar laut,” ucap @Senja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Santer Kabar Prabowo Mau Reshuffle Kabinet, Menteri-menteri Gerindra Ikut Kena Warning, Apa Pesannya?

Santer Kabar Prabowo Mau Reshuffle Kabinet, Menteri-menteri Gerindra Ikut Kena Warning, Apa Pesannya?

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 16:06 WIB

Cek Fakta: Jejak Digital Peresmian Pagar Laut

Cek Fakta: Jejak Digital Peresmian Pagar Laut

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 16:06 WIB

Menteri Prabowo Segel Proyek KEK Lido Besutan Hary Tanoe dan Donald Trump

Menteri Prabowo Segel Proyek KEK Lido Besutan Hary Tanoe dan Donald Trump

Bisnis | Kamis, 06 Februari 2025 | 15:58 WIB

Terkini

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:27 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:17 WIB

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:15 WIB

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:11 WIB

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:59 WIB

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:54 WIB

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:50 WIB

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB