Mesir dan Negara Arab Tolak Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Bella

Sabtu, 08 Februari 2025 | 05:05 WIB
Mesir dan Negara Arab Tolak Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Mesir menyatakan siap menjadi tuan rumah konferensi internasional untuk rekonstruksi Jalur Gaza setelah tercapainya harapan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Palestina. /ANTARA/Anadolu/py

Suara.com - Mesir meningkatkan koordinasi dengan mitra-mitra Arab, termasuk Yordania, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, guna menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza. Dalam sebuah pernyataan resmi pada Jumat, Kementerian Luar Negeri Mesir menegaskan bahwa tindakan semacam itu bertentangan dengan prinsip hukum internasional dan hak asasi manusia.

Seruan ini muncul sebagai respons terhadap usulan kontroversial yang sebelumnya disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dalam sebuah konferensi pers bersama Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Trump menyarankan agar AS mengambil alih Gaza dan mendesak Mesir serta Yordania untuk menerima warga Palestina yang direlokasi. Usulan tersebut langsung memicu kecaman global, termasuk dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas hukum internasional.

Pelanggaran Hukum Internasional

Kepala Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk, menegaskan bahwa pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza melanggar hukum internasional. Ia mengacu pada Pasal 49 Konvensi Jenewa yang secara tegas melarang deportasi atau pemindahan paksa individu maupun kelompok dari wilayah pendudukan.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, juga memperingatkan bahwa rencana ini dapat berujung pada praktik pembersihan etnis. Ia menegaskan bahwa kebijakan semacam itu hanya akan memperburuk krisis kemanusiaan yang telah lama berlangsung di Gaza dan berpotensi meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Kecaman Dunia Internasional

Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB untuk hak asasi manusia di wilayah Palestina, menyebut usulan tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap hak-hak rakyat Palestina. Senada dengan itu, Vincent Chetail, profesor hukum internasional dari Geneva Graduate Institute, mengingatkan bahwa jika pemindahan paksa ini dilakukan tanpa persetujuan Dewan Keamanan PBB, maka tindakan tersebut dapat dianggap sebagai kejahatan agresi yang dapat dirujuk ke Mahkamah Kriminal Internasional (ICC).

Meskipun pemerintahan Trump telah menarik kembali usulan tersebut setelah menuai kontroversi, pada Kamis lalu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, kembali memicu perdebatan dengan menginstruksikan militer Israel untuk merancang rencana keberangkatan sukarela bagi warga Palestina dari Gaza. Hal ini semakin menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut di wilayah tersebut.

Dengan meningkatnya tekanan internasional, Mesir bersama negara-negara Arab lainnya berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina dan menolak segala bentuk pemindahan paksa yang bertentangan dengan hukum internasional. Komunitas global kini menantikan langkah konkret yang akan diambil untuk menanggapi situasi yang semakin memanas ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Sebut Ekonomi AS Makin Kuat, Kok Bisa?

BI Sebut Ekonomi AS Makin Kuat, Kok Bisa?

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2025 | 16:09 WIB

Efek Perang Dagang AS, BI Waspadai Produk China Banjiri Indonesia

Efek Perang Dagang AS, BI Waspadai Produk China Banjiri Indonesia

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2025 | 16:09 WIB

Trump Sebut Israel akan Serahkan Gaza ke Amerika setelah Konflik Berakhir

Trump Sebut Israel akan Serahkan Gaza ke Amerika setelah Konflik Berakhir

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 15:15 WIB

Pesawat Berpenumpang 10 Orang Hilang di Alaska, Pencarian Dramatis Berlangsung

Pesawat Berpenumpang 10 Orang Hilang di Alaska, Pencarian Dramatis Berlangsung

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 15:14 WIB

Hamas Kecam Rencana Trump Ambil Alih Gaza, Sebut sebagai Deklarasi Niat Menduduki Wilayah Palestina

Hamas Kecam Rencana Trump Ambil Alih Gaza, Sebut sebagai Deklarasi Niat Menduduki Wilayah Palestina

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 14:44 WIB

Badai Musim Dingin Perparah Derita Warga Gaza di Tengah Ancaman Pengusiran

Badai Musim Dingin Perparah Derita Warga Gaza di Tengah Ancaman Pengusiran

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 14:33 WIB

Israel Lancarkan Serangan ke Lebanon, Tuduh Hizbullah Langgar Gencatan Senjata

Israel Lancarkan Serangan ke Lebanon, Tuduh Hizbullah Langgar Gencatan Senjata

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 14:12 WIB

Trump Kembali Jatuhkan Sanksi terhadap Penyelidik ICC atas Kasus Warga AS dan Israel

Trump Kembali Jatuhkan Sanksi terhadap Penyelidik ICC atas Kasus Warga AS dan Israel

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 13:48 WIB

Tentara Israel Dihukum Tujuh Bulan Penjara atas Penyiksaan Warga Palestina

Tentara Israel Dihukum Tujuh Bulan Penjara atas Penyiksaan Warga Palestina

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 13:23 WIB

Cek Fakta: Warga Palestian Mulai Mengungsi ke Yordania dan Mesir

Cek Fakta: Warga Palestian Mulai Mengungsi ke Yordania dan Mesir

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 13:22 WIB

Terkini

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×