Sebut Efisiensi Anggaran Dijegal 'Raja-raja Kecil', Jubir Prabowo Diskakmat Netizen: Dapet Salam dari Deddy Corbuzier

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:30 WIB
Sebut Efisiensi Anggaran Dijegal 'Raja-raja Kecil', Jubir Prabowo Diskakmat Netizen: Dapet Salam dari Deddy Corbuzier
Prabowo Subianto dan Dahnil Anzar Simanjuntak. (Twitter/@Dahnilanzar)

Suara.com - Juru Bicara (Jubir) Presiden Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak ikut angkat bicara terkait ucapan sang kepala negara yang curhat adanya perlawanan dari 'raja-raja kecil' di pemerintahannya.

Lewat cuitan di akun X pribadinya pada Selasa (11/2/2025), Dahnil mengaku ikut merasakan soal 'raja-raja kecil' yang disebut mau menjegal kebijakan Prabowo terkait pemangkasan anggaran terhadap kementerian/lembaga dengan dalih efisiensi.

"Upaya menjegal kebijakan Presiden @prabowo oleh "raja-raja kecil" seperti yang disampaikan Presiden, memang terasa," cuit Dahnil dilihat Suara.com, Selasa.

Diketahui, Prabowo memang sempat menyinggung soal 'raja-raja kecil' dari kalangan birokrat yang disebut melakukan upaya perlawanan terhadap program di pemerintahannya.

Menurut Dahnil, 'raja-raja kecil' yang dimaksudnya itu terganggu dengan adanya efisiensi anggaran yang dilakukan Prabowo karena dianggap kehilangan potensi untuk mengeruk rente.

"Kebijakan institusionalisasi baru demi efisiensi dan efektifitas program Presiden pun secara halus banyak dijegal dan dipreteli oleh mereka yang merasa kehilangan potensi rente. Diganggu agar gagal dll," beber Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji itu.

Meski disebut ada perlawanan terhadap raja-raja kecil terhadap kebijakan Prabowo, politisi Partai Gerindra itu pun masih meyakini masih banyak birokrasi yang menginginkan perubahan ke arah yang lebih baik.

"Memang jalan menuju perbaikan dan perubahan tidak mudah, namun saya yakin masih banyak birokrat yang ingin perbaikan," tulisnya.

Sontak cuitan Dahnil Anzar pun turut diramaikan oleh netizen dengan beragam komentar. Namun, kebanyakan netizen justru memberikan komentar pedas kepada Dahnil yang mengaku ikut merasakan adanya perlawan dari 'raja-raja kecil' seperti curhatan Prabowo. Atas ucapannya soal raja-raja kecil, Dahnil diskatmat netizen terkait sikap pemerintah yang dianggap tebang-pilih soal pemotongan anggaran.

Bahkan, ada juga yang mencurigai jika raja-raja kecil yang disebut-sebut penjegal itu cuma rekayasa pemerintahan demi bisa memangkas anggaran kementerian/lembaga. Sebab, adanya pemangkasan anggaran itu dianggap sangat kontras dengan kebijakan lain Prabowo, salah satunya adanya penambahan kementerian dan wakil menteri yang membuat kabinet makin gemuk.

"Efisiensi kok tebang pilih, bisanya nyalahin yg di bawah dengan sebutan “raja-raja kecil”. Efisiensi Polri berani gak? Anggaran paling gede sepeserpun gak kena. Ada K/L dgn anggaran kecil kena potong sampai 50 persen," kritik akun @ba**********.

"Jangan-jangan cuma sandiwara saja seolah2 ada yg menjegal, padahal sejak awal jika ingin efektif dan efisien twntunya tak akan menambah kementrian & wakil menteri? curiga akun @Ak*******.

Di sisi lain, banyak juga netizen yang merasa heran dengan sikap Prabowo yang justru lebih curhat soal klaim perlawanan dari raja-raja kecil. Padahal, masalah itu semestinya sudah diselesaikan Prabowo di internal pemerintahannya sehingga tidak usah diumbar ke publik.

"Punya polisi, kejaksaan dan KPK. Klo ada tinggal gebuk aja, gak perlu curhat. Klo rakyat jelata wajar curhat … gak punya kuasa apa apa, klo pemerintah yg curhat, jadi kayak gak bisa kerja," beber akun @de**********.

Selain itu, ada juga yang menyingung soal pengangkatan staf khusus (stafsus). Bahkan, nama Deddy Corbuzier yang baru saja diangkat menjadi stafsus Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin ikut disindir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hotman Paris Pede Izin ke Prabowo Bikin Kelab Malam di IKN, Netizen Nyeletuk: Dicariin Razman Mau Ikut Dansa Om

Hotman Paris Pede Izin ke Prabowo Bikin Kelab Malam di IKN, Netizen Nyeletuk: Dicariin Razman Mau Ikut Dansa Om

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 16:06 WIB

Curhat soal Perlawanan Raja Kecil, Elite PDIP Sindir Prabowo Tak Gamblang ke Publik: Langsung Sebut Aja Namanya!

Curhat soal Perlawanan Raja Kecil, Elite PDIP Sindir Prabowo Tak Gamblang ke Publik: Langsung Sebut Aja Namanya!

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 14:50 WIB

Usai Heboh Labrak Anak SD Ngeluh Menu MBG, Deddy Corbuzier Dilantik jadi Stafsus Kemenhan

Usai Heboh Labrak Anak SD Ngeluh Menu MBG, Deddy Corbuzier Dilantik jadi Stafsus Kemenhan

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 14:40 WIB

Prabowo Curhat Ada Pihak Mau Pisahkannya dengan Jokowi, PSI: Tertawakan Saja karena Itu Sia-sia!

Prabowo Curhat Ada Pihak Mau Pisahkannya dengan Jokowi, PSI: Tertawakan Saja karena Itu Sia-sia!

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 11:55 WIB

Terkini

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:07 WIB

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:49 WIB

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:36 WIB