Koalisi Permanen Prabowo Disebut Tak Hanya Kunci Gibran, Sekaligus Jadi Alat Tawar Yakinkan Megawati Bergabung

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Senin, 17 Februari 2025 | 13:56 WIB
Koalisi Permanen Prabowo Disebut Tak Hanya Kunci Gibran, Sekaligus Jadi Alat Tawar Yakinkan Megawati Bergabung
Presiden yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat perayaan HUT Ke-17 Partai Gerindra di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/agr]

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengirim pesan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri lewat rencana pembentukan koalisi permanen.

Pembentukan koalisi permanen yang sudah lebih dulu ditawarkan Prabowo kepada partai-partai di Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu dinilai untuk mengunci posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar tidak mencalonkan diri sebagai calon presiden di Pilpres 2029.

Pengamat Yusak Farchan menilai, di balik kepentingan mengadang Gibran, manuver Ketua Umum Partai Gerindra membentuk koalisi permanen sekaligus untuk meyakinkan Megawati untuk bergabung.

"Dalam konteks kepentingan politik jangka pendek, Prabowo sedang mengirim pesan kepada Mega melalui desain koalisi permanen. Koalisi permanen yang akan mengunci Gibran merupakan upaya prabowo untuk meyakinkan Mega agar PDIP mau bergabung ke dalam pemerintahan Prabowo," kata Yusak dalam keterangannya kepada Suara.com, Senin (17/2/2025).

Yusak berpandangan hal yang membuat PDIP masih maju mundur bergabung ke KIM ialah karena masih adanya pengaruh Jokowi di pemerintahan Prabowo. Sikap PDIP tersebut yang menurut Yusak juga disadari oleh Gerindra.

"Salah satu faktor kenapa PDIP masih maju mundur mendukung Prabowo adalah kongsi politik Prabowo-Jokowi. Meskipun Prabowo sering memuji Jokowi, tapi Gerindra bisa membaca adanya tuntutan luas masyarakat yang tidak menghendaki Jokowi-Gibran berkuasa," kata Yusak.

Kunci Gibran dan Jegal Anies

Prabowo menawarkan pembentukan koalisi permanen kepada partai-partai di Koalisi Indonesia Maju (KIM). Tawaran itu disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut saat menjamu mereka dalam acara silaturahmi KIM di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/2).

Lantas mengapa Prabowo menawarkan pembentukan koalisi permanen kepada KIM? Menangapi niatan Prabowo tersebut, pengamat politik Yusak Farchan menilai pembentukan koalisi permanen untuk mengunci posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2029.

baca juga

"Koalisi permanen akan mempersempit ruang Gibran maju sebagai capres di 2029 karena sebagian besar parpol (KIM Plus) akan terkunci di Prabowo," kata Yusak dalam keterangannya kepada Suara.com, Senin (17/2/2025).

Menurut Yusak, manuver Gerindra membentuk koalisi permanen juga didesain untuk mengunci partai politik lain agar tidak mencalonkan kadernya di Pilpres 2029. Langkah tersebut sekaligus untuk mengantisipasi munculnya banyak calon presiden seiring adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus batas pencalonan presiden atau presidential threshold.

"Dengan dihapuskannya presidential threshold oleh MK, arena kompetisi capres sebenarnya semakin terbuka di 2029. Ini yang akan menjadi pertimbangan partai-partai karena sejumlah figur seperti Cak Imin, AHY, Anies, Yusril bisa dengan mudah melenggang sebagai Capres dengan dukungan satu partai saja," kata Yusak.

Yusak mengatakan Gerindra punya bargaining kuat dalam menggulirkan manuver pembentukan koalisi permanen. Bargaining utama yang dimiliki Gerindra adalah modal elektoral Prabowo sebagai capres terkuat 2029.

"Sejauh ini belum ada figur yang bisa menandingi elektabilitas Prabowo. Ini yang membuat Gerindra percaya diri menggulirkan koalisi permanen," kata Yusak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kader Pecatan PDIP Sujud Syukur di KPK, Sudarsono Tantang Hasto Legawa jadi Tersangka: Mari Ksatria, Taati Proses Hukum

Kader Pecatan PDIP Sujud Syukur di KPK, Sudarsono Tantang Hasto Legawa jadi Tersangka: Mari Ksatria, Taati Proses Hukum

News | Senin, 17 Februari 2025 | 12:56 WIB

Curhat Jokowi di HUT Gerindra, Selalu Jadi Sasaran Dan Tak Ada yang Kritik Prabowo

Curhat Jokowi di HUT Gerindra, Selalu Jadi Sasaran Dan Tak Ada yang Kritik Prabowo

News | Senin, 17 Februari 2025 | 12:49 WIB

Sosok Hendy Setiono, Pengusaha dan Timses Prabowo yang Diguncang Dugaan Pencucian Uang

Sosok Hendy Setiono, Pengusaha dan Timses Prabowo yang Diguncang Dugaan Pencucian Uang

Bisnis | Senin, 17 Februari 2025 | 12:48 WIB

PAN Tegaskan Dukung Prabowo Keempat Kalinya di Pilpres 2029: Kader Kami Siap Diajak

PAN Tegaskan Dukung Prabowo Keempat Kalinya di Pilpres 2029: Kader Kami Siap Diajak

News | Senin, 17 Februari 2025 | 12:24 WIB

Pengamat Bongkar Strategi Koalisi Permanen Gerindra: Kunci Gibran, Jegal Anies hingga AHY di 2029

Pengamat Bongkar Strategi Koalisi Permanen Gerindra: Kunci Gibran, Jegal Anies hingga AHY di 2029

News | Senin, 17 Februari 2025 | 12:04 WIB

Silsilah Fedi Nuril yang Malu dengan Gestur Presiden Prabowo: Ayahnya Dekat dengan Presiden Pertama

Silsilah Fedi Nuril yang Malu dengan Gestur Presiden Prabowo: Ayahnya Dekat dengan Presiden Pertama

Entertainment | Senin, 17 Februari 2025 | 12:03 WIB

Prabowo Koar-koar Teriak 'Hidup Jokowi', Balasan Menohok Anies Tuai Pujian: Nilai 11 Masih Kegedean

Prabowo Koar-koar Teriak 'Hidup Jokowi', Balasan Menohok Anies Tuai Pujian: Nilai 11 Masih Kegedean

Tekno | Senin, 17 Februari 2025 | 11:28 WIB

Terkini

Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Satpam terhadap Siswa SMAN 1 Sentolo, Disdikpora DIY Turun Tangan

Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Satpam terhadap Siswa SMAN 1 Sentolo, Disdikpora DIY Turun Tangan

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 08:31 WIB

Harga Minyak Dunia Perlahan Turun, Tapi Konsisten di Angka 100 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Perlahan Turun, Tapi Konsisten di Angka 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:30 WIB

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 08:23 WIB

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:18 WIB

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:12 WIB

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:11 WIB

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:09 WIB

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:06 WIB

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

×