Curigai Cuma Panggung Pemerintah Pusat, Ray Rangkuti Tolak Retret Kepala Daerah: Batalkan Saja!

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Selasa, 18 Februari 2025 | 20:09 WIB
Curigai Cuma Panggung Pemerintah Pusat, Ray Rangkuti Tolak Retret Kepala Daerah: Batalkan Saja!
Para kepala daerah sedang mengikuti latihan baris-berbaris di Monas, Jakarta, Selasa (18/2/2025). (ANTARA/Narda)

Suara.com - Pelaksanaan retret kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 dikritik sebagai bentuk inkonsistensi Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan pemerintahan. Kritik itu dilontarkan oleh Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, yang juga mendesak keras agar acara tersebut dibatalkan. 

Ray menyebutkan bahwa acara retret kepala daerah tidak hanya memakan anggaran negara terlalu besar, tapi juga isi materi yang akan diberikan dianggap kurang penting.

"Kelihatan materinya itu lebih memilih agar daerah memahami pusat. Bahasanya saja koordinasi. Daripada yang sebaliknya, pemerintah pusat memahami lokalitas itu. Saya tidak tahu apakah misalnya ada materi di dalam retret itu bahwa pemerintah pusat mendengar apa saja keluhan pemerintah daerah tentang apa saja persoalan mereka," kritik Ray, dalam diskusi media secara virtual, Selasa (18/2/2025).

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti bersama pembicara lainnya menyampaikan pandangan dalam acara Konsolidasi Pro-Demokrasi di Jakarta, Minggu (21/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti bersama pembicara lainnya menyampaikan pandangan dalam acara Konsolidasi Pro-Demokrasi di Jakarta, Minggu (21/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Oleh karena itulah, saya mendesak Menteri Dalam Negeri membatalkan retret itu," imbuhnya.

Kendati retret memang harus diadakan, Ray berharap harusnya acara tersebut lebih banyak menjadi forum agar pemerintah pusat mendengarkan kendala dari pemerintah daerah. Terutama isu mengenai efisiensi anggaran yang turut memangkas transfer dana daerah.

"Tapi rasanya itu tidak ada di forum itu. Karena forum itu lebih bersifat bagaimana pemerintah daerah memahami pemerintah pusatnya alias ada semacam arahan untuk melakukan sentralisme," ujarnya.

Ray menjelaskan bahwa upaya sentralisme itu menunjukkan bahwa pemerintah pusat ingin programnya turut disukseskan oleh pemerintah-pemerintah daerah.

Sementara itu pemerintah daerah belum tentu dibantu oleh pemerintah pusat untuk dapat menjalankan program-program prioritasnya.

Retret yang dijalankan selama tujuh hari itu juga menunjukan nuansa militerisme yang kuat. Padahal, menurut Ray, tidak ada urgensi dari praktik pembudayaan militerisme di dalam pejabat negara.

"Saya justru mempertanyakan sekarang, apakah di dalam retret itu ada materi anti-korupsi? Ada materi tentang bagaimana meningkatkan partisipasi publik? Apakah di dalam retret itu ada materi tentang bagaimana melakukan dialog dengan publik? Apakah di dalam retret itu ada materi yang memaksa kepala daerah itu untuk transparan dalam semua aspek pengolahan pemerintahan daerah? Saya kira enggak ada," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unggah 'Ndasmu' Berlatar Hitam, Joko Anwar Sebut Krisis Keteladanan Kini Paling Menyedihkan di Indonesia

Unggah 'Ndasmu' Berlatar Hitam, Joko Anwar Sebut Krisis Keteladanan Kini Paling Menyedihkan di Indonesia

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 19:59 WIB

Sikapi Tren #Kabur Aja Dulu, Menaker Yassierli dan Wamenaker Noel Dinilai Beda Kelas: Berpendidikan vs Buzzer!

Sikapi Tren #Kabur Aja Dulu, Menaker Yassierli dan Wamenaker Noel Dinilai Beda Kelas: Berpendidikan vs Buzzer!

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 14:17 WIB

Istana Macet Parah Gegara Parkir Sembarangan saat Acara Kepala Daerah di Monas, Mobil Plat Merah Diderek Dishub!

Istana Macet Parah Gegara Parkir Sembarangan saat Acara Kepala Daerah di Monas, Mobil Plat Merah Diderek Dishub!

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 12:32 WIB

Panas-panasan Ikut Gladi Bersih, Begini Tampang 481 Kepala Daerah saat 'Dijemur' di Monas

Panas-panasan Ikut Gladi Bersih, Begini Tampang 481 Kepala Daerah saat 'Dijemur' di Monas

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 12:15 WIB

Saat Prabowo Koar-koar Efisiensi, Viral Acara Glamping Kepala Daerah di Magelang: Dana Rp11 M Disetor ke PT Lembah Tidar

Saat Prabowo Koar-koar Efisiensi, Viral Acara Glamping Kepala Daerah di Magelang: Dana Rp11 M Disetor ke PT Lembah Tidar

News | Kamis, 13 Februari 2025 | 10:56 WIB

Terkini

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB